Menu

Mode Gelap
Dari Bungbulang Menembus Pasar Ekspor, Gula Aren Susanti Dilirik Eksportir ASDP Pastikan Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai Mantap! PTP Nonpetikemas Terus Catat Kinerja Positif, Throughput Juli 2026 Naik 17,85% Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas KAI Services Perpanjang Kerja Sama dengan Keraton Yogyakarta Kelola Loko Cafe Malioboro Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup

SENI BUDAYA

Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas

badge-check


 Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA, — Proses pencarian talenta untuk Dhot Design The Movie semakin seru. Memasuki episode ke-17, program Main Drama Casting menghadirkan delapan peserta dengan karakter dan kemampuan berbeda untuk memperebutkan kesempatan menjadi bagian dari film live-action yang diadaptasi dari serial animasi populer Dhot Design karya Indra Sanjaya, atau yang akrab disapa Pak Badhot, bekerja sama dengan MD Pictures.

Tak sekadar mengandalkan kemampuan akting, para peserta dituntut mampu memahami karakter yang dimainkan, mulai dari ekspresi, dialog, gestur hingga membangun emosi sesuai kebutuhan adegan.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Kholbi (28) asal Jakarta. Datang dengan membawa karakter Kona, Kholbi harus membuktikan bahwa dirinya mampu menerjemahkan karakter animasi tersebut ke dalam permainan live-action.

Menurut Kholbi, Kona merupakan sosok yang menghibur, tetapi di saat bersamaan juga memiliki sifat yang cukup menyebalkan.

Pada penampilan pertama, Kholbi memerankan adegan Kona bersama karakter ayahnya. Namun, penampilannya belum sepenuhnya memuaskan para juri. Sejumlah catatan diberikan, terutama terkait penghayatan karakter.

Tak menyerah, Kholbi mendapat kesempatan kedua untuk memperbaiki penampilannya. Ia mencoba mengubah cara berbicara, ekspresi, hingga pembawaan karakter Kona.

Hasilnya, penampilan kedua Kholbi mendapat respons lebih positif. Karakter Kona mulai terasa lebih kuat dan terlihat melalui dialog serta ekspresi yang ditampilkan.

Perjuangan Kholbi pun berlanjut ke tahap berikutnya. Tantangan yang diberikan semakin berat karena ia harus berhadapan langsung dengan para expert.

Salah satu tantangan paling menarik terjadi ketika Kholbi dipasangkan dengan Karan Mahtani. Keduanya harus beradu akting sebagai anggota geng motor yang tengah terlibat konflik.

Adegan tersebut menuntut Kholbi tidak hanya mampu membangun emosi, tetapi juga merespons lawan main secara spontan.

Situasi semakin panas ketika konflik dalam adegan berkembang. Kholbi terus mempertahankan karakter yang dimainkan dan memberikan respons terhadap setiap aksi Karan.

Bahkan, dalam satu momen, Kholbi sampai mendorong Karan Mahtani sebagai bagian dari adegan yang mereka mainkan.

Aksi tersebut menjadi salah satu momen yang cukup mencuri perhatian dalam proses casting. Berhadapan langsung dengan seorang expert dalam adegan penuh tensi, Kholbi tetap berusaha menjaga karakter dan mengikuti perkembangan situasi.

Sayangnya, keberanian tersebut belum cukup untuk mengantarkan Kholbi meraih Dream Ticket.

Meski gagal mendapatkan tiket impian, penampilan Kholbi menunjukkan satu hal penting: proses casting bukan sekadar mencari peserta yang mampu berakting, tetapi juga melihat sejauh mana seorang talenta mampu menerima arahan, mengembangkan karakter, berimprovisasi, serta menghadapi tekanan ketika berada di depan para expert.

Episode ke-17 Main Drama Casting pun kembali memperlihatkan bahwa perjalanan menuju layar lebar tidak selalu mudah. Para peserta harus melewati berbagai tantangan untuk membuktikan bahwa mereka layak menjadi bagian dari Dhot Design The Movie.

Dengan karakter-karakter yang semakin beragam dan tantangan yang semakin sulit, pencarian talenta dalam *Main Drama Casting* masih terus berlanjut.

Siapa yang akhirnya mampu merebut kesempatan dan menjadi bagian dari Dhot Design The Movie?*** (Byl)

Baca Lainnya

SANFFEST 2026 Kembali, Hadirkan Nilai Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman

8 September 2026 - 12:17 WIB

Satu Dekade IDPFEST, Amin Abdullah: Ekki Soekarno Berhasil Bikin Drum dan Perkusi Jadi Populer

7 September 2026 - 10:38 WIB

Dica Melo Curi Perhatian di Panggung Satu Dekade IDPFest, Madeena Tampil Patriotik

6 September 2026 - 13:01 WIB

Delisha Okta Mahasiswi di Jogya, Mendekati 1 Juta Streams dari Playlist di Spotify, Kini Rilis ‘Akhir Cerita’ Single Ke-19

6 September 2026 - 08:09 WIB

Ketika Puisi Menjadi Langit dan Bumi

5 September 2026 - 21:54 WIB

Catatan Halimah Munawir: Belajar Harmonis dalam Perbedaan dari Tari Gandrung

5 September 2026 - 10:08 WIB

Hurriya Rahima Adabi, Siswi SMAN 1 Bukittinggi Wakili Sumatera Barat di FLS3N Nasional Cabang Baca Puisi

5 September 2026 - 08:32 WIB

Fadli Zon: Kebudayaan Bukan Cost Center, tapi Fondasi Identitas dan Kekuatan Bangsa

4 September 2026 - 19:24 WIB

Adi Bing Slamet Dilantik Ketua Paski Jabar, Dukungan Menteri Kebudayaan Membuatnya Makin Percaya Diri

4 September 2026 - 14:25 WIB

Yon Bayu dan Kegelisahan Seniman Jakarta terhadap Masa Depan DKJ

4 September 2026 - 10:31 WIB

Trending di RAGAM