Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

SENI BUDAYA

Dica Melo Curi Perhatian di Panggung Satu Dekade IDPFest, Madeena Tampil Patriotik

badge-check


 Dica Melo Curi Perhatian di Panggung Satu Dekade IDPFest, Madeena Tampil Patriotik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA– Panggung pembukaan satu dekade Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFest) 2026 tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan para drummer dan pemain perkusi dari berbagai daerah. Dua musisi muda kakak beradik, Dica Melo dan Madeena, ikut mencuri perhatian lewat penampilan mereka di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Sabtu (5/9/2026).

Sorotan paling kuat tertuju kepada Dica Melo. Di tengah penampilan Orchestra IDPFest yang melibatkan 101 pemain perkusi dari berbagai penjuru Indonesia, aksi Dica sebagai salah satu drummer dinilai mampu mencuri perhatian penonton.

Founder IDPFest, Ekki Soekarno, bahkan secara khusus mengapresiasi penampilan drummer muda tersebut. Menurut Ekki, permainan Dica terlihat menonjol dibandingkan para drummer lainnya dan mendapat respons luar biasa dari penonton.

“Penampilan Dica sangat menonjol. Bahkan beberapa kali mendapat standing applause dari penonton. Ini tentu membanggakan, apalagi dia tampil bersama para pemain perkusi dari seluruh Indonesia,” ujar Ekki Soekarno seusai pertunjukan.

Ekki sendiri saat itu bertindak sebagai konduktor Orchestra IDPFest yang menyatukan 101 pemain perkusi dalam sebuah pertunjukan kolaboratif. Kehadiran Dica di tengah komposisi besar tersebut justru menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian.

Menariknya, Dica mengaku tidak menyangka permainan yang ditampilkannya mendapat sambutan semeriah itu.

“Saya benar-benar nggak menyangka mendapat apresiasi seperti ini. Buat saya sangat membanggakan, apalagi bisa tampil di acara sebesar IDPFest dan disaksikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Bapak Fadli Zon serta para pejabat negara,” kata Dica.

Jika Dica menunjukkan energi lewat permainan drum, sang kakak, Madeena, hadir dengan warna berbeda. Bersama Conrad dan Indrasabil, Madeena tampil dalam format trio dan membawakan tiga lagu bernuansa kebangsaan dan personal, yakni Garuda, Dari Sabang Sampai Marauke, dan Sempurnaku.

Penampilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa panggung IDPFest bukan sekadar ruang bagi para drummer, tetapi juga menjadi tempat bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan bermusik mereka di hadapan publik dan tokoh-tokoh penting kebudayaan nasional.

Madeena mengaku bersyukur mendapat kesempatan tampil dalam perhelatan yang memasuki usia satu dekade tersebut.

“Bersyukur sekali mendapat kepercayaan tampil di acara sekeren ini. Apalagi penampilannya disaksikan Menteri Kebudayaan, Direktur Perfilman, Musik dan Media Kementerian Kebudayaan dan para pejabat lainnya. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya,” ungkap Madeena.

Kehadiran Dica dan Madeena memperlihatkan bahwa regenerasi musik Indonesia terus tumbuh. Di tengah perayaan 10 tahun IDPFest, keduanya menjadi representasi talenta muda yang mulai berani mengambil panggung besar dan bersanding dengan para musisi perkusi dari berbagai generasi dan daerah.*** (Byl)

Baca Lainnya

Hisam Al Gibran dan Rekki Zakkia Hadirkan Dialog Seni tentang Cinta, Perjuangan, dan Tanah Air

10 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Zulfikar Kirbi, Seni Harus Terus Mengalir, Jangan Sampai Berhenti

7 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Hadirkan Semangat Persahabatan Lintas Negara di USK

7 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify

5 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara

5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Trending di SENI BUDAYA