Menu

Mode Gelap
3 Kapal Perang Turut Dikerahkan, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Meluas Ungkap Mafia Tanah, Polda Metro  Jaya Gledah Kantor BPN Kab Bogor.  Penerbangan Kembali Dibuka, Wagub Jateng Taj Yasin Pastikan MTQ XXXI di Semarang Berjalan Lancar Pembangunan Dermaga Teluk Ratai Lampung Dikebut MTQ Nasional XXXI di Semarang, juga Mengadakan Eksibisi Disabilitas Tuli Meneilisik Skema Bagasi Baru Garuda Indonesia: Bagian Penyempurnaan Layanan

PERON

Pengguna Stasiun Sudirman Baru Naik 300 Persen Usai Pengalihan Layanan dari Stasiun Karet

badge-check


 Pengguna Stasiun Sudirman Baru Naik 300 Persen Usai Pengalihan Layanan dari Stasiun Karet Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Volume pengguna Commuter Line di Stasiun Sudirman Baru/BNI City meningkat signifikan setelah layanan naik dan turun pengguna dari Stasiun Karet dialihkan sejak 1 September 2026.

Dalam sepekan pertama pengalihan, jumlah pengguna yang naik maupun turun di stasiun tersebut tercatat meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan kondisi sebelum pengalihan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, berdasarkan evaluasi selama satu pekan pertama, rata-rata pengguna Commuter Line Jabodetabek yang naik dari Stasiun Sudirman Baru mencapai 13.450 orang per hari. Sementara itu, rata-rata pengguna yang turun di stasiun tersebut mencapai 9.860 orang per hari.

“Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 300 persen lebih jika dibanding volume sebelum masa pengalihan,” kata Karina.

Peningkatan volume pengguna juga terjadi di sejumlah stasiun yang berada di sekitar Stasiun Karet. Di Stasiun Sudirman, misalnya, jumlah pengguna yang naik meningkat rata-rata 11 persen, sedangkan pengguna yang turun bertambah 7 persen pada awal masa pengalihan.
Sementara di Stasiun Tanah Abang, jumlah pengguna yang naik tercatat meningkat 9 persen.

Karina menjelaskan, pengalihan layanan tersebut merupakan bagian dari proses integrasi Stasiun Karet dengan Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Saat ini, pembangunan integrasi telah memasuki tahap pembuatan pondasi setelah sebelumnya dilakukan pembongkaran bangunan dan peron stasiun.

“Saat ini proses pembangunan integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru sudah mulai proses tahap pembuatan pondasi yang sebelumnya telah selesai tahap proses pembongkaran bangunan serta peron stasiun,” ujar Karina.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna, KAI Commuter mengoptimalkan berbagai fasilitas layanan di Stasiun Sudirman Baru. Gate elektronik dan loket di hall baru sisi timur yang mengarah ke Jalan Sudirman serta sisi barat menuju area Stasiun Karet lama telah dioperasikan.

Selasar sisi selatan yang menjadi akses pedestrian juga telah dilengkapi penerangan serta petugas pengamanan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna.

KAI Commuter juga terus melakukan evaluasi terhadap fasilitas dan pola layanan selama masa pengalihan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menambahkan tenda di selasar akses dari sisi Stasiun Karet menuju Stasiun Sudirman Baru.

“Penambahan tenda ini untuk melindungi pengguna dari panas dan hujan saat mengakses selasar untuk menuju hall baru barat Stasiun Sudirman Baru,” ujar Karina.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna yang menunggu perjalanan Commuter Line, KAI Commuter menambah 21 unit kipas angin di area stasiun.

Selain itu, hall baru sisi timur atau river side dari arah Jalan Jenderal Sudirman juga telah dioperasikan untuk mengurai kepadatan pengguna yang menuju Stasiun Sudirman Baru. Hall tersebut berada di peron 2 dan memudahkan pengguna yang akan menuju Stasiun Manggarai, terutama pada jam sibuk sore hari.

KAI Commuter juga menyediakan fasilitas layanan bagi pengguna prioritas, seperti lansia, ibu hamil, dan pengguna disabilitas. Fasilitas berupa kursi roda disiapkan di ujung selasar yang mengarah ke Stasiun Karet.

“Pengguna prioritas bisa langsung menghubungi petugas yang berdinas di selasar akses masuk ke stasiun untuk mendapatkan layanan ini,” kata Karina.

Menurut dia, penambahan fasilitas dan penataan layanan tersebut diharapkan dapat membuat mobilitas pengguna selama masa integrasi berlangsung menjadi lebih tertib dan aman.

“Ke depannya dengan peningkatan fasilitas ini, layanan kepada pengguna Commuter Line akan lebih tertata dan aman dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Karina.(fahmi)

 

Baca Lainnya

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

9 September 2026 - 13:54 WIB

Hotel Milik Pemprov DKI Jakarta Masuk Radar Saat Menkeu Soroti Utang Daerah

8 September 2026 - 20:50 WIB

Dinkes Kabupaten Bogor Buka Tiga Posko Kesehatan, Tangani Dampak Asap Kebakaran TPA Galuga

8 September 2026 - 17:49 WIB

KAI Services Perpanjang Kerja Sama dengan Keraton Yogyakarta Kelola Loko Cafe Malioboro

8 September 2026 - 14:45 WIB

KAI Catat Pertumbuhan Angkutan Retail, Volume Distribusi Barang Naik 17 Persen dalam Dua Tahun

8 September 2026 - 14:25 WIB

KAI Operasikan 9 KA Tambahan 8 September, Layani Rute Jakarta hingga Malang

8 September 2026 - 10:13 WIB

Perawatan KRL Intensif, KAI Commuter Sesuaikan 17 Perjalanan Jabodetabek

8 September 2026 - 09:52 WIB

KAI, Gojek, dan Pemkot Bogor Kolaborasi Kembangkan Kawasan Stasiun Terintegrasi

7 September 2026 - 22:26 WIB

DAMRI Kembali Hadirkan Promo, Ada Diskon 20% Spesial Twin Date 9.9

7 September 2026 - 22:16 WIB

KAI Tambah Kapasitas Perjalanan KA untuk Penuhi Kebutuhan Mobilitas Pelanggan

7 September 2026 - 16:03 WIB

Trending di PERON