Wartatrans.com, JAKARTA – Pembangunan dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung di kawasan Teluk Ratai, Kabupaten Pesawaran, Lampung, memasuki tahap akhir untuk menyambut kedatangan kapal induk Giuseppe Garibaldi.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, pekerjaan sempat terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau selama satu hari pada Sabtu (5/9/2026), tetapi kembali berjalan normal.

“Untuk terkait pembangunan dermaga hanya terganggu satu hari saja pada hari Sabtu (5/9), namun saat ini sudah normal kembali,” kata Tunggul, Selasa (8/9/2026).
Gangguan terjadi ketika pembangunan dermaga berada pada tahap finishing. Tunggul mengatakan penyelesaian fisik terus dikejar agar dermaga dapat digunakan saat Garibaldi tiba di Indonesia pada akhir September.
“Untuk kesiapan infrastruktur Pangkalan di Lampung sementara progress finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia di akhir September sudah rampung,” ujar Tunggul.
Kebutuhan dermaga berkaitan dengan ukuran kapal. Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo mengatakan dermaga diperlebar dan dipanjangkan hingga sekitar 500-600 meter agar mampu mendukung kapal induk beserta unsur pendukungnya.
“Kapal induk itu tidak bisa berdiri sendiri. Dia satuan gugus tugas, tentunya ada kapal eskort, satuan kapal penyapu ranjau, satuan kapal cepat, semuanya nanti akan bersandar di sini,” kata Kanang.
Pengembangan dermaga Teluk Ratai tidak berhenti pada struktur sandar.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut sebelumnya menjelaskan pekerjaan di Lanal Lampung meliputi pengerukan alur pelayaran, pembangunan fasilitas tambat, serta peningkatan pasokan listrik untuk mendukung operasional kapal induk.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyebut pembangunan fasilitas pelabuhan untuk Garibaldi di Teluk Ratai telah mencapai 76 persen per 20 Juli 2026.
Di September kata Tunggul, pekerjaan telah memasuki tahap finishing.
Nilai kontrak atau total anggaran khusus pengembangan dermaga dan fasilitas pendukung untuk Garibaldi pada 2026 belum dapat dikunci dari sumber pengadaan yang berhasil diverifikasi.
Paket Pembangunan Dermaga I Tahap 2 Teluk Ratai Lampung (Paket II) senilai Rp123,642 miliar merupakan paket lama sehingga tidak digunakan sebagai nilai proyek 2026. (Artha Tidar)
































