Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

ANJUNGAN

KSOP Banten dan Tim SAR Gabungan Optimalkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

badge-check


 Tim KSOP Banten dan Tim Sar Perbesar

Tim KSOP Banten dan Tim Sar

Wartatrans.com, SERANG – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten bersama Basarnas dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten optimalkan pencarian lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepala KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha mengatakan, pihaknya turut mengerahkan personel menggunakan Kapal KN. SAR 247 Tetuka dalam operasi SAR gabungan untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur rombongan.

“Ini dilakukan dengan mengacu pada lokasi terakhir komunikasi serta mempertimbangkan kondisi arus, gelombang, dan cuaca di perairan Selat Sunda,” jelas Yogie, Rabu (9/9/2026).

Dia menegaskan, koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk mengoptimalkan pencarian, termasuk dengan Stasiun Radio Pantai (SROP), dalam hal ini VTS Merak.

Area penyisiran juga dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan dan hasil evaluasi tim di lapangan.

“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian. Harapan kami, kelima rekan jurnalis beserta rombongan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Lima jurnalis tersebut dilaporkan bertolak menggunakan speedboat dari Dermaga Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan, dengan estimasi waktu perjalanan sekitar dua jam.

Pada pukul 14.42 WIB, rombongan dilaporkan kehilangan kontak saat berada di antara kawasan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Selanjutnya, berdasarkan informasi posisi yang diterima, pada pukul 18.13 WIB rombongan diketahui berada di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

“Hingga saat ini, tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian dan penyisiran untuk memastikan keberadaan seluruh rombongan,” kata Yogie.

Selain mengoptimalkan pencarian, KSOP Banten juga menekankan pentingnya keselamatan seluruh personel yang terlibat mengingat operasi dilakukan di wilayah perairan Selat Sunda.

“Keselamatan personel yang melakukan pencarian juga menjadi perhatian. Koordinasi akan terus dilakukan dan area penyisiran akan disesuaikan dengan perkembangan serta hasil evaluasi tim di lapangan,” pungkasnya. (omy)

 

Baca Lainnya

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kemenhub Perkuat Standar Pedoman Alat Penolong Kapal

10 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Antrean Solar Mengular di SPBU Gintong Pidie, Pengemudi L300 Kesal Menunggu Berjam-jam

10 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Regional Marpolex 2026: Filipina, Jepang, dan Indonesia Sinergi Penanggulangan Pencemaran Laut

10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

KKP-Kemenkeu Integrasikan Data Perizinan Kapal untuk Optimalkan PNBP

10 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur

9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban

8 Oktober 2026 - 22:00 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Kespel Masyarakat Pesisir

8 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Trending di ANJUNGAN