Menu ✖

Mode Gelap
32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

RAGAM

MTQ Nasional XXXI di Semarang, juga Mengadakan Eksibisi Disabilitas Tuli

badge-check


 MTQ Nasional XXXI di Semarang, juga Mengadakan Eksibisi Disabilitas Tuli Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, membuka ruang partisipasi bagi teman tuli melalui Eksibisi Disabilitas Tuli (EDT). Ini upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap syiar dan layanan keagamaan yang inklusif.

Penyelenggaraan eksibisi juga sesuai amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Regulasi ini menjamin hak penyandang disabilitas untuk memperoleh akses dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pelayanan keagamaan.

EDT akan berlangsung pada 14–16 September 2026 dan diikuti 28 peserta dari 14 komunitas Tuli Muslim se Indonesia. Mereka terbagi dua golongan. Sebanyak 14 peserta mengikuti tilawah atau membaca Al-Qur’an isyarat. Sedangkan 14 peserta lainnya mengikuti kitabah atau menulis Al-Qur’an isyarat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi positif diadakannya EDT. Menurutnya, Al-Qur’an harus dapat dipelajari dan dipahami oleh seluruh umat termasuk penyandang disabilitas.

Karena itu Menag setuju MTQ Nasional XXXI juga dijadikan sarana untuk semakin memperkenalkan Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada masyarakat. Ini juga upaya memperluas akses Teman Tuli dalam membaca, mempelajari, sekaligus memahami Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah tuntunan bagi seluruh umat. Kita harus memastikan saudara – saudara kita penyandang disabilitas juga memiliki ruang dan akses yang semakin luas untuk mempelajari, memahami, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Nasaruddin, Selasa (08/09/2026).

Selanjutnya Nasaruddin berharap semangat inklusivitas tidak berhenti pada penyelenggaraan eksibisi, tetapi juga semakin menguat dalam pelayanan keagamaan sehari-hari.

“Semangat yang dihadirkan melalui MTQ ini adalah syiar Al-Qur’an yang merangkul semua. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam memperoleh layanan keagamaan,” pesan Menag.***

(Aditiya Widodo Putra)

Baca Lainnya

32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur

10 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

10 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Nazali Lempo dan Wacana Jaksa Agung: Pengalaman Militer, Kepastian Hukum, dan Perluasan Peran TNI di Era Prabowo

10 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Antrean Solar Mengular di SPBU Gintong Pidie, Pengemudi L300 Kesal Menunggu Berjam-jam

10 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Wasda di Cariu, H. Fikri Serap Aspirasi dan Dorong Penguatan Pertanian Warga

10 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Libatkan Perempuan Jagatara, Jumat Berkah Wartawan Berbagi 100 Paket Makanan di Tebet & Kuningan Jaksel

10 Oktober 2026 - 12:20 WIB

PNM dan BAZNAS Perluas Layanan Kesehatan, 15 Daerah Terima Ambulans PNM Peduli

10 Oktober 2026 - 12:16 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Kemenhaj Perkuat Integrasi Data Kependudukan untuk Lindungi Hak Jemaah Haji

10 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Anggota DPR RI FPDIP Komarudin Watubun Minta Gibran Mundur, DPR Buka Opsi Tindak Lanjuti Putusan MK

9 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Trending di RAGAM