Menu

Mode Gelap
Pembukaan MTQ Nasional XXXI tidak Dihadiri Presiden Prabowo, Acara Spektakuler tidak Terintegrasi dengan Baik 14 Tahun AirNav Indonesia, Perkuat Fondasi Pelayanan Navigasi Penerbangan Catatan Iwan Piliang: Ketika X Membawa Menteri Kebudayaan ke PFN Menteri Kebudayaan Dinilai Beri Teladan Positif dalam Berkomunikasi di Media Sosial KN Kunyit Disnav Banjarmasin Bergerak Evakuasi Penumpang Feri Virgo Transport 8 MT Mauhau Bantu Penyelamatan Penumpang Kapal Feri Virgo Transport 8 yang Tenggelam

SENI BUDAYA

Menteri Kebudayaan Dinilai Beri Teladan Positif dalam Berkomunikasi di Media Sosial

badge-check


 Menteri Kebudayaan Dinilai Beri Teladan Positif dalam Berkomunikasi di Media Sosial Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Respons Menteri Kebudayaan Fadli Zon terhadap masukan yang disampaikan masyarakat melalui media sosial dinilai menjadi contoh positif pola komunikasi pejabat publik di era digital.

Hal itu disampaikan Iwan Piliang, yang mengungkapkan pengalamannya setelah menyampaikan gagasan melalui platform X mengenai rencana pengembangan museum film.

“Bila ada rencana bikin Museum Film, kenapa tak coba lihat Produksi Film Negara, berdiri 1934, ada artefak, memiliki historical value?” tulis Iwan melalui akun X Menteri Kebudayaan Fadli Zon beberapa waktu lalu.

Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah pengguna X. Gagasan itu juga berlanjut melalui komunikasi langsung dengan sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Kebudayaan.

Menurut Iwan, Kamis malam, 10 September 2026, ia mendapat telepon dari Putu Supadma Rudana, Ketua Asosiasi Museum Indonesia sekaligus staf ahli Menteri Kebudayaan. Saat itu Putu tengah bersama Fadli Zon.

Putu kemudian meyakinkan Menteri Kebudayaan untuk melihat langsung kondisi Produksi Film Negara (PFN).

Sehari kemudian, Jumat, 11 September 2026, Fadli Zon berkunjung ke PFN selepas Magrib. Dalam suasana santai, Fadli menyapa Iwan sembari berseloroh bahwa kedatangannya ke PFN bermula dari unggahan di X tersebut.

“Saya kemari karena X ini,” ujar Fadli sambil menunjuk Iwan.

Kunjungan itu dilanjutkan dengan pembahasan mengenai potensi pengembangan PFN. Pihak PFN memaparkan rencana pengembangan perusahaan dan aset bersejarahnya di ruang Great Again.

Dalam perbincangan yang berlangsung informal sambil menikmati rujak cingur, muncul gagasan mengenai kemungkinan PFN dikembangkan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Kebudayaan.

Fadli meminta kedua pihak mempelajari dan menjajaki kemungkinan tersebut dalam waktu ke depan.

Bagi Iwan, peristiwa tersebut tidak hanya penting dari sisi pengembangan PFN dan pelestarian sejarah perfilman Indonesia. Lebih jauh, ia melihatnya sebagai contoh bagaimana komunikasi antara masyarakat, komunitas digital dan pejabat publik dapat menghasilkan dialog konstruktif.

Sebagai seorang content director, Iwan menilai respons tersebut menunjukkan bahwa media sosial dapat menjadi ruang pertukaran gagasan antara masyarakat dan pemerintah.

Ia bahkan menyebutnya sebagai salah satu terobosan positif dalam membangun peradaban komunikasi di media sosial.

“Komunitas netizen di media sosial berkomunikasi, saling silang memberi input, dan mendapat respons positif dari pejabat,” ujar Iwan.

Setelah Fadli meninggalkan PFN, pembicaraan informal kembali berlanjut antara Iwan, Putu Supadma Rudana dan Agus Widitmoko, Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan. Mereka membicarakan sejumlah kemungkinan tindak lanjut dari pertemuan tersebut.

Iwan melihat perhatian terhadap kebudayaan semakin menonjol dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, berbagai agenda kebudayaan, termasuk museum dan kegiatan pelestarian budaya, mendapat perhatian yang semakin besar.

Ia menilai langkah tersebut berpotensi memperkuat martabat Indonesia melalui kebudayaan.

“Tak berlebihan bila langkah Menteri kini membangkitkan Indonesia kian berdignity,” pungkas Iwan.*** (PG)

Baca Lainnya

Sapa Warga Berbasis Budaya, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pelestarian Budaya Sunda di Kabupaten Bogor

13 September 2026 - 08:19 WIB

Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, KKP Dorong Pengembangan Budi Daya Lobster

11 September 2026 - 08:35 WIB

AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita” 

9 September 2026 - 21:06 WIB

Menelusuri Jejak Kereta Api Masa Lalu lewat KAI Explore Kedungjati–Tuntang

9 September 2026 - 13:54 WIB

FKSTIM Desak Transparansi Pemilihan DKJ, Wacana PTUN hingga Pembubaran AJ Mengemuka

8 September 2026 - 22:18 WIB

Kholbi Berani Dorong Expert Saat Casting Dhot Design The Movie, Dream Ticket Masih Lepas

8 September 2026 - 15:59 WIB

SANFFEST 2026 Kembali, Hadirkan Nilai Al-Qur’an untuk Menjawab Tantangan Zaman

8 September 2026 - 12:17 WIB

Satu Dekade IDPFEST, Amin Abdullah: Ekki Soekarno Berhasil Bikin Drum dan Perkusi Jadi Populer

7 September 2026 - 10:38 WIB

Dica Melo Curi Perhatian di Panggung Satu Dekade IDPFest, Madeena Tampil Patriotik

6 September 2026 - 13:01 WIB

Delisha Okta Mahasiswi di Jogya, Mendekati 1 Juta Streams dari Playlist di Spotify, Kini Rilis ‘Akhir Cerita’ Single Ke-19

6 September 2026 - 08:09 WIB

Trending di SENI BUDAYA