Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter mulai mengembalikan operasional rangkaian KRL iE305 atau CLI-225 setelah satu trainset menyelesaikan proses General Check Up yang dilakukan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama KAI Commuter.
Rangkaian yang telah menjalani pemeriksaan menyeluruh tersebut kembali digunakan untuk mendukung pelayanan Commuter Line, khususnya pada lintas Bogor. Pengoperasian kembali dilakukan setelah seluruh pemeriksaan dan pengujian terhadap sistem serta komponen utama dinyatakan selesai.
Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA, Nanang Agung Rohmandiyas, mengatakan pemeriksaan terhadap enam trainset lainnya masih berlangsung secara bertahap.
“Satu trainset telah menyelesaikan seluruh tahapan General Check Up dan sudah kami serahkan kembali kepada KAI Commuter untuk digunakan dalam pelayanan. Selanjutnya, dua trainset ditargetkan selesai pada minggu keempat September, dua trainset berikutnya pada akhir September atau awal Oktober, dan dua trainset terakhir pada akhir minggu pertama Oktober,” ujar Nanang.
Menurut dia, General Check Up dilakukan untuk memastikan kondisi sarana tetap memenuhi aspek keselamatan, keandalan, serta fungsi operasional. Pemeriksaan melibatkan tim engineering dan quality assurance INKA bersama KAI Commuter, KAI, serta pemangku kepentingan terkait.
Proses pemeriksaan dilaksanakan di dua fasilitas overhaul, yakni Depok dan Manggarai.
Nanang menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan yang muncul selama rangkaian perawatan berlangsung.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan selama proses ini berlangsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menuntaskan seluruh tahapan pemeriksaan dengan tetap menjaga standar keselamatan dan keandalan sarana,” tutup Nanang.
Sementara itu, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan kembalinya satu rangkaian CLI-225 memungkinkan perusahaan menambah kembali perjalanan Commuter Line Bogor.
Mulai Senin, 21 September 2026, KAI Commuter akan menambah empat perjalanan pada lintas Bogor. Dengan penambahan tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line di seluruh lintas kembali menjadi 1.065 perjalanan per hari, dari sebelumnya 1.061 perjalanan sejak 10 September 2026.
“Dengan pengoperasian rangkaian yang telah selesai perawatan mulai Senin 21 September 2026 besok perjalanan Commuter Line lintas Bogor ditambah kembali sebanyak 4 perjalanan sehingga total perjalanan di seluruh lintas kembali normal sebanyak 1.065 perjalanan yang sebelumnya hanya 1.061 perjalanan mulai 10 september kemarin,” jelas Karina.
Penambahan perjalanan tersebut membuat total perjalanan Commuter Line lintas Bogor kembali menjadi 392 perjalanan. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas angkut, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan layanan Commuter Line Bogor untuk mobilitas sehari-hari.
KAI Commuter masih menerapkan rekayasa peredaran sarana di sejumlah lintas, termasuk Tanjung Priok. Pengoperasian kembali rangkaian CLI-225 belum membuat sarana Commuter Line di lintas Tanjung Priok kembali seperti kondisi sebelumnya.
Adapun layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta juga masih menjalani penyesuaian dengan jumlah perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan per hari.
“Untuk layanan perjalanan Commuter Line Bandara Soetta juga masih dilakukan penyesuaian, dengan masih melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap harinya,” jelasnya.
Karina mengatakan penyesuaian pola operasi sebelumnya berdampak terhadap volume pengguna di lintas Bogor. Sebelum perawatan sarana, jumlah pengguna pada awal pekan tercatat lebih dari 492 ribu orang.
Pada awal masa perawatan, rata-rata jumlah pengguna yang terlayani berada di kisaran 440 ribu orang per hari atau turun sekitar 10,6 persen. Setelah dilakukan pengaturan pola peredaran sarana, jumlah pengguna yang terlayani kembali meningkat menjadi lebih dari 454 ribu orang.
“Dengan pengoperasian kembali 4 perjalanan Commuter Line Bogor diharapkan memberikan ruang gerak pengguna untuk kembali menyesuaikan perjalanannya. Terutama pada awal minggu yang merupakan hari dengan volume tertinggi,” tambah Karina.
KAI Commuter memastikan evaluasi terhadap pola perjalanan akan terus dilakukan selama proses perawatan rangkaian KRL masih berlangsung. Evaluasi mencakup penyesuaian jadwal perjalanan dengan ketersediaan dan peredaran sarana di seluruh lintas.
“Dengan telah beroperasinya 1 rangkaian CLI 225 ini dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna. Keselamatan merupakan prioritas dan komitmen kami mengoptimalkan layanan dan selama masa perawatan ini,” tandas Karina.(fahmi)


























