Menu ✖

Mode Gelap
Arif H. Rumagesan Resmi Dilantik Jadi Sekda Fakfak DAMRI Sampaikan Permohonan Maaf Atas Potensi Gangguan Perjalanan Akibat Kelangkaan BBM ​Seleksi Ketat! 60 Calon Kepala Sekolah di Fakfak Ikuti Pelatihan dan OJT Hingga 28 Oktober Peringati Maulid Nabi, POC IND Aceh Gelar Kopdar ke-II di Bireuen, Perkuat Silaturahmi dan Solidaritas Mari Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri Dua Rangkaian KRL INKA Masih Diperbaiki, 7 Perjalanan Bogor Dibatalkan

BANDARA

Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi

badge-check


 Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Ditarget Naik 75% usai Revitalisasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kapasitas Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta ditargetkan naik 75 persen, dari sekitar 5,7 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun.

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mendapat kontrak lanjutan revitalisasi terminal tersebut senilai Rp1,19 triliun termasuk PPN, dengan masa pengerjaan 365 hari sejak 21 Agustus 2026.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, proyek tersebut memperkuat peran perseroan, dalam pengembangan infrastruktur transportasi udara.

“PTPP berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1 (T1A) Bandara Soekarno-Hatta. Dengan pengalaman, kapabilitas, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi digital dalam proses konstruksi,” ujar Joko dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).

Lingkup pekerjaannya mencakup preliminary, struktur, arsitektur, interior, lanskap, mekanikal, elektrikal, dan elektronik.

PTPP juga menggunakan pemodelan 3D, 4D, dan 5D, Building Information Modeling (BIM), virtual reality, augmented reality, serta Ground Penetrating Radar (GPR) untuk mendeteksi utilitas bawah tanah.

Peningkatan kapasitas sekitar 4,3 juta penumpang per tahun berlangsung ketika trafik Soekarno-Hatta tetap tinggi.

Sepanjang semester I-2026, bandara tersebut melayani 25,9 juta penumpang dan mencatat 177.724 pergerakan pesawat, dengan 70 maskapai yang menghubungkan 202 destinasi.

Jauh sebelum itu, Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan revitalisasi juga menyasar kualitas fasilitas Terminal 1A.

“Setelah revitalisasi, Terminal 1A hadir dengan wajah baru, serta standar kualitas layanan yang jauh lebih baik didukung fasilitas lebih lengkap dan modern untuk seamless journey experience,” ujar Pahlevi, Kamis (18/6/2026).

Revitalisasi mencakup area komersial, check-in, pintu keberangkatan, serta penambahan konter check-in dari 25 menjadi 36 unit. Conveyor bagasi juga bertambah, dari lima menjadi tujuh unit.

Bagi PTPP, kontrak Rp1,19 triliun setara sekitar 5,1 persen dari target kontrak baru 2026 sebesar Rp23,5 triliun.

Nilai tersebut tidak otomatis menjadi pendapatan tahun berjalan karena pengakuannya mengikuti progres pekerjaan.

Revitalisasi Terminal 1A akhirnya tidak hanya soal menambah daya tampung. Proyek ini juga menjadi ujian bagi PTPP untuk menjaga mutu, biaya, keselamatan, dan waktu pengerjaan di tengah tingginya aktivitas Bandara Soekarno-Hatta. (Artha Tidar)

 

Baca Lainnya

Aplikasi All Indonesia Kini Terhubung ke Whoosh

18 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Dampak Karhutla pada Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gandeng EIGER, Garuda Daur Ulang Pelampung dan Pelapis Kursi Pesawat jadi Koleksi Menarik

17 Oktober 2026 - 18:16 WIB

ASDP Jajaki Pembukaan Rute Dumai-Malaka

17 Oktober 2026 - 11:49 WIB

IPC TPK Catat Arus Barang 2,8 Juta TEUs pada Q3 2026, Efisiensi Logistik Nasional Diperkuat

17 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua

16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Hingga September 2026, Jasa Raharja Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp2,19 Triliun

15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Trending di EKOBIS