Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

EKOBIS

Cilegon Jadi Klaster Industri Baru, Proyeksi Pabrik Kendaraan Listrik Rp10 Triliun

badge-check


 Kawasan Industri Cilegon Perbesar

Kawasan Industri Cilegon

Wartatrans.com, JAKARTA – Cilegon, Banten, mulai masuk peta klaster industri baru, di antaranya untuk pembangunan kendaraan listrik (EV) Greater Jakarta.

Knight Frank mencatat aktivitas EV-related mulai masuk koridor Barat, sementara proyek pabrik truk, alat berat, dan tongkang listrik senilai Rp10 triliun diproyeksikan dibangun di kawasan Krakatau Industrial Estate.

Peluang tersebut muncul ketika hilirisasi kendaraan listrik menjadi salah satu sektor yang diminati investor Uni Eropa dalam proses ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

“Kalau sektor kita sudah bahas banyak, renewable energy (EBT), digital cyber security, kemudian juga beberapa sektor lain. Agrikultur, itu juga menjadi hal yang menjadi perhatian kedua negara,” kata Airlangga.

Knight Frank Indonesia merupakan konsultan properti yang melakukan riset pasar real estat, termasuk kawasan industri.
Dalam laporan semester I-2026, stok kawasan industri Greater Jakarta mencapai sekitar 16.020 hektare dengan serapan sekitar 127,5 hektare.

Bekasi, Karawang, dan Cilegon menjadi submarket dengan serapan menonjol.

Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat mengatakan Cilegon mulai mengalami diversifikasi permintaan.

Selain industri kimia, sektor EV-related mulai masuk dan membuka peluang pembentukan klaster baru.

“Cilegon memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai klaster industri kendaraan listrik, terutama kendaraan listrik komersial,” kata Syarifah dalam paparan Knight Frank, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, basis industri berat, pelabuhan dan logistik, serta infrastruktur energi menjadi modal Cilegon untuk masuk lebih jauh ke rantai pasok EV.

Cilegon juga berpotensi menjadi alternatif perluasan klaster EV supply chain yang selama ini terkonsentrasi di Jawa Barat, khususnya koridor Timur Greater Jakarta.

Hal serupa disampaikan Country Head Knight Frank Indonesia, Willson Kalip. Ia mengatakan kawasan industri Greater Jakarta berkembang menjadi ekosistem multinodal.

Ia menempatkan industri berbasis teknologi sebagai bagian dari perubahan struktur kawasan.

“Submarket industri yang ada di wilayah Greater Jakarta merupakan aglomerasi kawasan yang prima untuk pengembangan industri, tidak hanya berbasis padat karya, tetapi juga padat teknologi,” ujar Willson.

Cilegon belum dapat disebut sebagai pusat industri EV baru. Namun, kombinasi industri berat, pelabuhan, energi, dan logistik memberi koridor Barat modal yang nyata untuk menarik manufaktur, komponen, serta rantai pasok kendaraan listrik. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

Potensi Rp8.000 Triliun Industri Olahraga dan Tantangan Monetisasi

11 September 2026 - 21:36 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

FIFASTRA Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

11 September 2026 - 18:31 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

ASDP Ungkap Penyebab Antrean Ketapang-Gilimanuk

11 September 2026 - 12:33 WIB

Dari Belajar Membedakan Rasa Kacang, Cokelat dan Jeruk, Sakinah Menekuni Dunia Cupping dan Roasting Kopi

10 September 2026 - 21:19 WIB

Swasembada 8 Komoditas, Politik Pangan Prabowo Mulai Berbuah

10 September 2026 - 20:02 WIB

Investasi Tembus Rp1.010,6 Triliun, Kebijakan Prabowo Mulai Dorong Hilirisasi dan Lapangan Kerja

10 September 2026 - 19:42 WIB

Trending di EKOBIS