Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

PERON

KAI Rampungkan Perawatan 246 Kereta di Balai Yasa Manggarai pada Semester I 2026

badge-check


 KAI Rampungkan Perawatan 246 Kereta di Balai Yasa Manggarai pada Semester I 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan keandalan sarana perkeretaapian melalui program perawatan yang dilakukan secara terencana. Sepanjang Semester I 2026, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Yasa Manggarai berhasil menyelesaikan perawatan berkala dua tahunan dan empat tahunan (P24/P48) terhadap 246 unit kereta, atau mencapai 102 persen dari target sebanyak 242 kereta.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kesiapan kereta yang beroperasi melayani pelanggan tidak terlepas dari proses perawatan yang panjang dan detail di balik layar.

“Pelanggan mungkin melihat sebuah kereta ketika sudah berada di peron dan siap diberangkatkan. Di Balai Yasa Manggarai, proses menyiapkan kereta tersebut berlangsung sejak pemeriksaan awal, pembongkaran komponen, perawatan badan kereta dan bogie, pengujian sistem pengereman serta kelistrikan, hingga pemeriksaan akhir. Seluruh tahapan diarahkan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” ujar Anne.

Balai Yasa Manggarai sendiri merupakan salah satu fasilitas perawatan kereta tertua di Indonesia. Kompleks bengkel yang mulai dibangun pada 1915 dan beroperasi pada 1920 dengan nama Hoofd-Werkplaats Manggarai itu awalnya menangani pembuatan suku cadang serta perbaikan lokomotif, kereta penumpang, dan gerbong barang. Saat ini, fokus pekerjaannya meliputi perawatan kereta penumpang, kereta makan, hingga kereta pembangkit atau genset.

Berbeda dengan dipo yang menangani pemeriksaan harian dan perawatan jangka pendek, balai yasa bertugas melakukan perawatan berkala jangka panjang, rehabilitasi, modifikasi sarana, serta perbaikan yang membutuhkan fasilitas khusus.

Dalam proses perawatan dua tahunan maupun empat tahunan, kereta menjalani pemeriksaan menyeluruh. Badan kereta dipisahkan dari bogie sehingga teknisi dapat memeriksa struktur, roda, sistem pengereman, suspensi, kelistrikan, pintu, interior, dan berbagai fasilitas lainnya secara lebih mendalam.

“Perawatan berkala berfungsi menjaga kondisi sarana tetap sesuai standar teknis. Komponen yang masih memenuhi ketentuan dirawat dan diuji, sedangkan komponen yang telah mencapai batas pemakaian diperbaiki atau diganti. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kereta melewati pemeriksaan kualitas sebelum kembali dioperasikan,” jelas Anne.

Selain merawat kereta, Balai Yasa Manggarai juga menyelesaikan pemeliharaan kategori medium overhaul dan general overhaul (MO/GO) terhadap 26 unit genset atau setara 89,6 persen dari target 29 unit. Genset tersebut berperan penting dalam menyuplai kebutuhan listrik untuk pendingin udara, penerangan, dan fasilitas pelayanan lainnya selama perjalanan.

Pada Semester I 2026, Balai Yasa Manggarai juga menangani 302 pekerjaan perbaikan kereta dan genset, meningkat sekitar 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau mencapai 127 persen dari capaian sebelumnya. Mayoritas pekerjaan, yakni sekitar 67 persen, berkaitan dengan pembubutan dan penggantian roda.

Pembubutan roda dilakukan untuk mengembalikan profil roda sesuai standar teknis setelah mengalami perubahan akibat kontak terus-menerus dengan rel selama operasional. Langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas interaksi roda dan rel sehingga mendukung keselamatan serta kenyamanan perjalanan.

Dari sisi pengembangan sarana, Balai Yasa Manggarai berhasil menuntaskan modifikasi enam unit Kereta Ekonomi Kerakyatan atau 100 persen dari target Semester I 2026. Lima kereta disiapkan untuk mendukung Angkutan Lebaran 2026, sementara satu unit lainnya selesai pada Mei 2026.

Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil peningkatan kualitas layanan kereta ekonomi dengan interior yang lebih nyaman. Kereta ini dilengkapi 93 kursi berkonfigurasi 3-2 dengan posisi kursi yang dapat disesuaikan mengikuti arah perjalanan.

Pada periode yang sama, Balai Yasa Manggarai juga menyelesaikan pemasangan genset berkapasitas 650 kVA pada empat kereta pembangkit untuk mendukung Angkutan Lebaran 2026. Sementara itu, program penyesuaian genset 500 kVA telah mencapai progres 90 persen dan modernisasi terhadap 30 kereta kelas eksekutif masih berlangsung secara bertahap.

Dari aspek tata kelola, penyerapan anggaran kerja Balai Yasa Manggarai mencapai 86,6 persen. Tiga dari empat program investasi tahun 2026 juga tengah berjalan dengan progres keseluruhan mencapai 35,2 persen. Investasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas fasilitas, kualitas perawatan, dan kemampuan internal dalam pengembangan sarana.

Nilai historis Balai Yasa Manggarai juga terus dijaga. Salah satu peninggalan penting berupa Menara Air Balai Yasa Manggarai telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 403 Tahun 2025.

“Balai Yasa Manggarai mempertemukan pengalaman lebih dari satu abad dengan kompetensi teknis yang terus berkembang. KAI akan melanjutkan peningkatan fasilitas, kemampuan Insan perawatan, penerapan teknologi, dan pengendalian mutu agar setiap sarana yang kembali melayani pelanggan berada dalam kondisi andal, aman, serta nyaman,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Kaji Penguatan Konektivitas Logistik KITB Batang ke Tanjung Priok, Patimban hingga Tanjung Perak

25 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Puncak Arus Balik Maulid, 37.964 Pelanggan Tiba di Jakarta

25 Agustus 2026 - 11:25 WIB

KAI Sederhanakan Nama Kereta Semarang-Gambir, Argo Muria hingga Merbabu Jadi KA Muria

24 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Commuter Run 2026 Berhadiah Umrah, KAI Commuter Siapkan Doorprize untuk 2.500 Pelari

24 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Commuter Run 2026 Kembali Digelar KAI Commuter Lakukan Edukasi dan Sosialisasi layanan Commuter Line Melalui Event Lari

24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

11 Juta Warga Indonesia Jadi Komuter, KAI Catat 242,9 Juta Pelanggan hingga Juli 2026

24 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Arus Balik Libur Panjang Maulid Menguat, 34.997 Pelanggan Diprediksi Tiba di Jakarta

24 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Loko Café dan Kuliner Kereta Ramaikan BNI wondrX 2026 di ICE BSD, Ada Kopi Best Seller hingga Cuank! Enak

23 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Libur Panjang Maulid, KAI Daop 1 Catat 38.842 Pelanggan Berangkat dalam Sehari

23 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Kereta Compartment Suite Cetak Rekor Pelanggan Tertinggi, Naik 51,47% hingga Juli 2026

23 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di PERON