Menu

Mode Gelap
Green SM Perbesar Bisnis Fleet EV, 500 Limo Green Masuk Jakarta Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat Buntut OTT KPK Di Kantor ATR/BPN Cibinong , HPPMI Dan LIRA Gelar Syukuran Serta Potong Domba.  SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

PERON

KAI Commuter Uji Coba Teknologi Penghilang Bau di KRL, Penumpang Jadi Lebih Nyaman

badge-check


 KAI Commuter Uji Coba Teknologi Penghilang Bau di KRL, Penumpang Jadi Lebih Nyaman Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – KAI Commuter mulai melakukan uji coba sistem pemurni udara berteknologi nanoe X di dalam rangkaian Commuter Line. Inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas udara di kabin penumpang sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih sehat dan nyaman.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, penerapan teknologi pemurni udara ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan layanan transportasi publik sekaligus mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek lingkungan.

Menurutnya, alat pemurni udara berteknologi nanoe X tersebut mampu menjaga kualitas udara di dalam kabin kereta dengan menghambat pertumbuhan jamur, serbuk sari, bakteri, virus, serta partikel udara kotor lainnya yang tidak terlihat oleh mata.

“Selain efektif membunuh bakteri dan virus di dalam kabin penumpang, alat pemurni udara ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta, teknologi ini dipastikan sangat baik untuk mendukung kesehatan seluruh pengguna Commuter Line,” jelas Karina, Jumat (10/7).

Karina menjelaskan, pada tahap awal pemasangan alat tersebut masih dilakukan secara terbatas dalam bentuk uji coba pada satu rangkaian KRL terlebih dahulu. Perangkat pemurni udara dipasang pada rangkaian KRL seri JR205 formasi 12 kereta (SF12) yang melayani lintas Bogor.

Saat ini, KAI Commuter masih melakukan pemantauan terhadap efektivitas dan kinerja perangkat tersebut selama dioperasikan di lapangan.

“Saat ini kami tengah melakukan uji coba pemasangan pada satu rangkaian Commuter Line untuk memantau efektivitas dan kinerjanya secara langsung di lapangan,” ujar Karina.

Apabila hasil uji coba menunjukkan hasil yang optimal, KAI Commuter berencana memperluas pemasangan teknologi tersebut ke seluruh armada Commuter Line.

“KAI Commuter berencana untuk memperluas fasilitas ini dengan memasang alat ini di seluruh rangkaian Commuter Line lainnya,” tambah Karina.

Sebagai informasi, perangkat nanoe X memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya bebas perawatan karena menggunakan metode pelepasan mandiri sehingga tidak mudah mengalami kerusakan. Teknologi tersebut juga memiliki daya tahan hingga sekitar enam kali lebih lama dibandingkan ion udara biasa, sehingga distribusi udara bersih di dalam kabin dapat berlangsung lebih luas dan merata

Teknologi nanoe X sendiri telah digunakan secara luas pada berbagai moda transportasi modern di Jepang, termasuk layanan kereta komuter.

Melalui inovasi tersebut, KAI Commuter berharap kualitas layanan kepada pelanggan dapat semakin meningkat, terutama dalam menciptakan lingkungan perjalanan yang lebih sehat dan nyaman.

“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,” tandas Karina.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KRL Jabodetabek Kembali Layani 1.065 Perjalanan, Empat Jadwal Bogor Dipulihkan

21 September 2026 - 11:22 WIB

Sambut HUT ke-81, KAI Siapkan Nusantara Explorer untuk Perjalanan Wisata Indonesia

21 September 2026 - 05:11 WIB

KAI Gagalkan Dugaan Pencurian Kabel Bonding di Stasiun Kampung Bandan

20 September 2026 - 17:49 WIB

Satu KRL CLI-225 Kembali Beroperasi, Commuter Line Bogor Tambah 4 Perjalanan

19 September 2026 - 11:34 WIB

Akses Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Whoosh Padalarang Disiapkan, Ada Skybridge

18 September 2026 - 07:54 WIB

KAI Catat 182.208 Pelanggan Manfaatkan Kereta Ekonomi Kerakyatan

18 September 2026 - 07:19 WIB

Kereta Makan M1 Kian Nyaman, KAI Services Perkuat Pengalaman Kuliner Penumpang

18 September 2026 - 06:44 WIB

KAI Services Perkuat Konsep Integrated Services untuk Perluas Bisnis

17 September 2026 - 16:04 WIB

Tarif Rp3.000, Kereta Petani dan Pedagang KAI Telah Layani 43.780 Pelanggan

17 September 2026 - 14:53 WIB

KAI Operasikan 113 PLTS di 92 Lokasi, Total Kapasitas Capai 4,43 MWp

17 September 2026 - 14:39 WIB

Trending di PERON