Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Perkuat Keselamatan Transportasi, Anggaran Rp32,93 Triliun, KNKT hingga Investigasi Virgo Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet  Dari Sabut Kelapa ke Harapan Baru, Iga Rangkul Anak Putus Sekolah PT Bumi Flora Aceh Timur Memanas! Kantor dan Alat Berat Diduga Dibakar Massa HUT ke-81 KAI, Daop 1 Jakarta Usung Semangat “Semakin Melayani”, Angkutan Penumpang Tumbuh 6 Persen dan Barang 20 Persen Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

SENI BUDAYA

Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum

badge-check


 Dulu Markas Para Maestro, Rumah Bing Slamet Kini Jadi Museum Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Siapa sangka, sebuah rumah sederhana di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, pernah menjadi tempat berkumpulnya para maestro seni Indonesia.

Dari ruang tamu dan teras rumah itulah, obrolan, canda, musik hingga gagasan kreatif para seniman melahirkan karya-karya yang kemudian dikenang hingga hari ini.

Kini, rumah peninggalan maestro Bing Slamet tersebut resmi menjadi Museum Bing Slamet.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikannya pada Minggu (27/9/2026), bertepatan dengan hari lahir Bing Slamet sekaligus peringatan Hari Komedi Nasional.

“Rumah ini adalah tempat perjumpaan. Tempat bertemu, berdialog dan berdiskusi para seniman dan budayawan, khususnya pada tahun 50-an, 60-an, dan 70-an,” ujar Fadli.

Bagi keluarga, perubahan rumah menjadi museum bukan sekadar mengabadikan sosok Bing Slamet. Anak Bing Slamet, Adi Bing Slamet, menyebut rumah tersebut merupakan markas kreatif yang pernah menjadi saksi lahirnya berbagai gagasan besar dunia hiburan Indonesia.

“Dari tempat sederhana ini, lahir ide-ide besar, karya yang melegenda, serta naskah komedi yang menghibur jutaan rakyat,” kata Adi.

Museum Bing Slamet kini menyimpan berbagai peninggalan sang maestro, mulai dari gitar, piringan hitam, pakaian, piagam, foto keluarga, surat pribadi, poster film hingga berbagai memorabilia.

Yang menarik, sejumlah bagian asli rumah, termasuk tangga dan ruang-ruang keluarga, tetap dipertahankan.

Museum juga dibuat lebih dekat dengan generasi muda melalui berbagai fasilitas interaktif seperti radio lama, headphone bergaya vintage, AI photo booth, dubbing suara hingga peta digital Jakarta tempo dulu.

Bing Slamet sendiri merupakan sosok seniman multitalenta. Ia dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, aktor sekaligus komedian. Kiprahnya di dunia lawak antara lain bersama Trio Los Gilos dan Kuartet Jaya.

Fadli berharap Museum Bing Slamet tidak menjadi tempat yang hanya mengenang masa lalu.

“Yang paling penting masyarakat mendukung supaya museum ini menjadi salah satu pusat budaya, tempat untuk belajar, mengapresiasi, mengenang, dan memberikan inspirasi agar lahir seniman dan budayawan seperti Bing Slamet di masa mendatang,” katanya.

Dari rumah tempat para maestro bertukar gagasan, kini lahir sebuah ruang baru untuk generasi berikutnya mengenal, belajar, dan meneruskan jejak kreativitas Bing Slamet.

Museum telah berdiri, persoalan kemudian muncul soal parkir pengunjung nantinya, karena museum berdiri ditengah lingkungan yang padat

“Nanti kami carikan solusinya, agar pengunjung nyaman ketika berkunjung kesini,” pungkas Fadli Zon.*** (Byl)

Baca Lainnya

Jaja Mihardja Mengidolakan Almarhum Bing Slamet 

29 September 2026 - 03:02 WIB

Grup Musik ‘Dua’ Beranggotanan Naila dan Dhimas Rilis Anthem Gen Z Bertitel ‘Let Go’ Diproduser Ady Ex Naff

28 September 2026 - 19:05 WIB

Ranni Pancarani Bikin Murid 50-an Berani Nyanyi Live, Bukan Karaoke!

28 September 2026 - 14:08 WIB

Museum Bing Slamet Terwujud, Adi Bing Slamet Justru Menangis Kenang Sang Kakak

28 September 2026 - 13:02 WIB

Dica Melo Drum Competition 2026. Lahirkan Talenta Drumer Cilik, Usia 5 Tahun Sabet Best of the Best

27 September 2026 - 05:23 WIB

Surat Tak Digubris Gubernur, Seniman Jakarta Gelar Aksi Damai “Baca Puisi di Balai Kota”

26 September 2026 - 21:45 WIB

KAI Heritage Week 2026 Telusuri Jejak Awal Perkeretaapian Indonesia dari Semarang

26 September 2026 - 00:32 WIB

Dua Koper Jimmy Silaen Membaca Wajah Kota: Antara Pembangunan dan Rumah yang Dipertahankan

24 September 2026 - 19:11 WIB

ASDP Ajak Masyarakat Nikmati Keseruan di Bakauheni Harbour City

24 September 2026 - 13:37 WIB

IMAJINESIA: Ketika Berita Menjadi Seni, Membayangkan Indonesia di Masa Depan

24 September 2026 - 10:39 WIB

Trending di RAGAM