Wartatrans.com, JAKARTA — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), organisasi perempuan tertua di Indonesia yang dibesut dua srikandi bangsa, Prof. Dr. Kemala Motik dan Dr. Dewi Motik Pramono, M.Si, terus menunjukkan eksistensinya di usia emas 51 tahun. Dengan anggota mencapai ribuan yang tersebar di seluruh Indonesia hingga mancanegara, IWAPI tetap kokoh sebagai wadah perjuangan dan penguatan peran perempuan pengusaha nasional.
Didirikan pada 10 Februari 1975, IWAPI telah melalui perjalanan panjang penuh dinamika dan tantangan. Berbagai persoalan organisasi, perubahan zaman, hingga krisis ekonomi nasional dan global tak menyurutkan langkah IWAPI untuk tetap berdiri dan berkembang. Justru dari setiap ujian, IWAPI mampu bangkit dan meraih “emas” berupa kepercayaan publik serta kontribusi nyata bagi perekonomian bangsa.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum IWAPI Ir. Nita Yudi, IWAPI terus melakukan transformasi organisasi dengan menyesuaikan diri pada era digital, penguatan UMKM perempuan, serta peningkatan kapasitas anggota agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 pada tahun 2026, IWAPI menjadikan momentum ini sebagai tonggak penguatan peran perempuan pengusaha dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. IWAPI terus mendorong inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing anggota.
Pengurus IWAPI, Halimah Munawir, menegaskan bahwa usia 51 tahun bukan sekadar angka, melainkan bukti ketangguhan organisasi dalam menjaga konsistensi perjuangan ekonomi perempuan.
“IWAPI telah membuktikan bahwa perempuan pengusaha Indonesia mampu bertahan, bangkit, dan terus berkembang di tengah berbagai tantangan. Di usia emas ini, IWAPI berkomitmen memperkuat UMKM perempuan agar naik kelas dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Halimah Munawir.
Menurutnya, semangat para pendiri IWAPI harus terus diwariskan kepada generasi muda perempuan pengusaha agar IWAPI tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan zaman, khususnya di era transformasi digital dan ekonomi global.
IWAPI kini tidak hanya menjadi organisasi pengusaha perempuan, tetapi juga simbol ketangguhan, solidaritas, dan keberlanjutan peran perempuan Indonesia dalam pembangunan nasional. Di usia emasnya, IWAPI menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.*** (PG)




















