Menu

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan 2 Isu Mengemuka Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Apa Saja? KAI Commuter Kembali Operasikan KRL CLI 225 di Lintas Bogor HUT ke-81, KAI Dorong Transformasi Transportasi Berkelanjutan Jenazah ABK Arupadhatu di Enggano Jadi Petunjuk Jalur Hanyut Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran

EKOBIS

Jalankan Program TJSL, ASDP Tanam 2.500 Mangrove di Pagimana Sulteng

badge-check


 Penanaman Mangrove di Pagimana (omy) Perbesar

Penanaman Mangrove di Pagimana (omy)

Wartatrans.com, PAGIMANA – Komitmen dukung pelestarian alam, PT ASDP Indonesia Ferry melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lakukan penanaman 2.500 pohon mangrove di kawasan pesisir Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (23/7/2026).

Sebagai perusahaan yang menghubungkan ribuan pulau di Indonesia, ASDP meyakini bahwa pembangunan konektivitas harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan yang mengusung tema “Connecting Sustainability, Growing Net Zero” ini menjadi wujud nyata kontribusi ASDP dalam mendukung aksi mitigasi perubahan iklim melalui solusi berbasis alam (nature-based solutions).

“Penanaman mangrove diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekosistem pesisir, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” jelas Direktur Utama ASDP Heru Widodo.

Menurutnya, keberlanjutan telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan.

Sebagai BUMN yang mengemban peran strategis dalam menghubungkan wilayah kepulauan Indonesia, ASDP terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.

“Keberlanjutan bukan lagi menjadi pilihan, melainkan sebuah tanggung jawab. Mobilitas dan konektivitas yang kami bangun harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui penanaman 2.500 pohon mangrove di Pagimana ini, ASDP ingin memberikan kontribusi nyata dalam mendukung aksi iklim sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujarnya.

Mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami yang melindungi wilayah pesisir dari abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi habitat bagi berbagai biota laut, serta memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah yang tinggi.

Oleh karena itu, rehabilitasi ekosistem mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang mampu memberikan manfaat ekologis, sosial, maupun ekonomi secara berkelanjutan.

“Keberhasilan menjaga lingkungan tidak mungkin dicapai oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang
kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai mitra strategis,” ungkap Heru.

Untuknya, dalam pelaksanaan program ini, ASDP menggandeng Jejakin sebagai mitra teknologi untuk menghadirkan sistem Digital Monitoring & Reporting.

“Usai menanam mangrove ini, kami bekerjasama dengan Jejakin akan terus memantau dan mengawasi pertumbuhan pohon ini,” kata dia.

Business Development Manager Jejakin Andrian Benhard menjelaskan, pemantauan dengan sistem ini dijalankan agar setiap pohon yang ditanam dapat dipantau secara transparan mulai dari lokasi penanaman, perkembangan pertumbuhan, hingga estimasi penyerapan karbon yang dihasilkan melalui pemanfaatan teknologi berbasis satelit dan Artificial Intelligence (AI).

“Pendekatan berbasis data ini memastikan bahwa setiap langkah konservasi yang dilakukan dapat diukur dampaknya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun pada tahun ini, menurut Heru, ASDP menyiapkan program TJSL senilai Rp12,5 miliar. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu sebesar Rp10 miliar.

Dekarbonasi Nasional

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan, melalui program ini, ASDP berharap dapat memperluas tutupan hijau di kawasan pesisir, meningkatkan kualitas lingkungan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon sebagai bagian dari dukungan terhadap target dekarbonisasi nasional.

“Program penanaman mangrove ini juga merupakan bentuk implementasi nyata pada prinsip Environmental, Social, and Governance(ESG) yang terus diintegrasikan dalam setiap aspek operasional perusahaan,” ucapnya.

Selain memberikan manfaat ekologis bagi kawasan pesisir, inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 Ekosistem Laut, dan SDG 15 Ekosistem Darat melalui upaya konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.

Komitmen program ini nyatanya juga mendapat apresiasi Kepala Desa Lambangan, Marwan Zaman terhadap kepedulian ASDP dalam mendukung pelestarian ekosistem mangrove di wilayahnya.

Menurutnya, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menunjukkan keseriusan perusahaan melalui proses survei lapangan sebelum kegiatan dilaksanakan.

Ke depan, ASDP akan terus memperkuat berbagai program keberlanjutan sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju bisnis tangguh dan ramah lingkungan.

Melalui semangat “Connecting Sustainability, Growing Net Zero”, ASDP optimistis setiap langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan kontribusi besar bagi terciptanya masa depan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan. (omy)

Baca Lainnya

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Trending di EKOBIS