Wartatrans.com, JAKARTA – Komite Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial melalui Program Bina Lingkungan. Kali ini, total bantuan senilai Rp 220 juta disalurkan kepada empat lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan disabilitas.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Ruang Rapat Daop 1 Jakarta dan dihadiri oleh jajaran manajemen, termasuk Deputy 2 KAI Daop 1 Jakarta Deddy Hendradi, Manager Humas Ixfan Hendriwintoko, serta Tim Komite TJSL.

Deputy 2 Deddy Hendradi menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata peran KAI di luar layanan transportasi.
“Kontribusi sosial merupakan bagian penting dari peran KAI selain menyediakan layanan transportasi yang andal dan aman bagi masyarakat,” ungkapnya dalam sambutan.
Empat lembaga penerima bantuan adalah:
1. SLB Rumah Melati – Bekasi (Rp 10 juta)
2. PPDFI – Jakarta (Rp 10 juta)
3. Masjid Miftahul Khair – Karawang (Rp 100 juta)
4. Ponpes Hasanuddin – Bogor (Rp 100 juta)
Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut tidak sekadar menjadi angka, tapi berdampak nyata.
“Melalui Tim TJSL, kami menyalurkan bantuan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Salah satu penerima, Ketua Umum PPDFI Mahmud Fasa, menyampaikan rasa terima kasih dan harapan atas kelangsungan kepedulian KAI.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Semoga KAI Daop 1 Jakarta terus diberikan keselamatan, kelancaran, dan selalu dalam lindungan Tuhan YME,” tuturnya.
Menariknya, hingga November 2025, realisasi Program Bina Lingkungan KAI Daop 1 Jakarta sudah tembus Rp 2,18 miliar—lebih dari dua kali lipat dari alokasi awal sebesar Rp 1 miliar. Ini menandakan bahwa kontribusi sosial bukan hanya formalitas, tapi bagian dari napas kerja perusahaan.(****)





















