Menu

Mode Gelap
Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang ASDP Perkuat Sinergi Lancarkan Mobilitas dan Arus Logistik di Pelabuhan Ketapang Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder Kemenhub Instruksikan Perketat Pemeriksaan Mandiri dan Latihan Darurat Kapal Secara Masif Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir HUT ke-81, KAI Catat 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026

NASIONAL

Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam

badge-check


 Modeling Budi Daya Kementerian-KP Suplai Kebutuhan Lobster untuk Imlek di Batam Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Hasil modeling budi daya lobster yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan berkontribusi men-suplai kebutuhan lobster untuk perayaan tahun baru Imlek 2026 di Kota Batam, Kepulauan Riau. Selain lobster, bawal bintang hasil budi daya juga diminati pasar.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu, menjelaskan produksi budi daya lobster di Balai Perikanan Budi Daya Laut Batam (BPBL Batam) konsisten dijalankan. Proses budi daya dimulai dari tahapan pendederan benih bening lobster (BBL), lalu pembesaran hingga memasuki ukuran konsumsi yakni di atas 50 gram per ekor.

“Alhamdulillah saya mendengar langsung dari pembeli hasil budi daya di sini, bahwa hasil modeling terbukti produktif dan berperan dalam menyuplai kebutuhan lobster di Kota Batam, khususnya di Imlek,” ungkapnya dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Batam dipilih sebagai lokasi modeling karena daya dukung lingkungan yang optimal, serta integrasi penyediaan pakan melalui budi daya kekerangan yang turut memberdayakan masyarakat pesisir. Lobster sendiri termasuk komoditas perikanan unggulan ekspor yang trennya meningkat setiap tahun. Pada 2023 nilai ekspor lobster mencapai USD 23,93 juta dari produksi 1.144 ton. Kemudian di tahun 2024 meningkat menjadi USD 67,83 juta dari produksi 2.120 ton.

Pihaknya juga terus melakukan evaluasi di lapangan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan, termasuk rencana perubahan Permen No. 7 Tahun 2024 tentang Tata Kelola Lobster, Kepiting, dan Rajungan. Harapannya, budi daya dalam negeri semakin masif, tertata, dan berkelanjutan.

Selain lobster, sambung Tebe, pihaknya juga meningkatkan produksi budi daya ikan laut, diantaranya bawal bintang dan kakap putih di BPBL Batam. Dua komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan peminatnya juga tinggi di pasar ekspor maupun domestik.

“Penguatan budi daya bawal bintang dan kakap putih sejalan dengan strategi ekonomi biru yang digagas Pak Menteri Sakti Wahyu Trenggono, yakni menjaga ekologi, meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan mendorong inovasi teknologi. Budi daya laut harus menjadi salah satu penggerak produksi perikanan nasional,” tegas Tebe.

Kepala BPBL Batam, Ipong Adi Guna, menjelaskan modeling budi daya lobster dikelola di lahan seluas 3 hektare dengan 144 lubang karamba jaring apung (KJA), satu unit nursery, dan satu unit cold room. Teknologi pendederan mampu menghasilkan benih ukuran 5 gram dan pembesaran lobster dengan target produktivitas 40–50 kilogram per lubang KJA ukuran 3×3 meter.

Sementara itu, Zaenal, pengepul hasil perikanan di Kota Batam menyerap 200 kilogram lobster dan 200 kilogram bawal bintang dari BPBL Batam KKP baru-baru ini. Minat masyarakat tinggi terhadap dua komoditas tersebut untuk disajikan sebagai menu makanan pada perayaan Imlek 2026.

Lobster dan bawal bintang yang dihasilkan BPBL Batam dinilainya memiliki tekstur daging lebih tebal dan masuk kategori kualitas premium.

Sebagai informasi, BPBL Batam berperan sebagai Unit Pelaksana Teknis pembenihan ikan laut yang memastikan ketersediaan induk dan benih unggul ikan laut yang berkualitas, efisien, serta tahan penyakit. Produksi benih ikan laut BPBL Batam 2025 mencapai 279.000 ekor, melampaui target 250.211 ekor. Hasil produksi didistribusikan kepada Kelompok Pembudi daya Ikan (Pokdakan) di Batam, Lingga, Karimun, Bintan, dan Kepulauan Meranti.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder

23 September 2026 - 12:18 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KKP Amankan 1.048 Ton Udang Impor di Jatim, Potensi Kerugian Negara Rp405,8 Miliar

22 September 2026 - 12:23 WIB

KKP Musnahkan 1.075 Kg Pakan Ikan Ilegal dan 15 Alat Tangkap Merusak di Banda Aceh

22 September 2026 - 12:18 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

Perkuat Tata Kelola & Kepatuhan, PT Federal International Finance Raih Sertifikasi ISO 37301:2021

21 September 2026 - 09:39 WIB

Menjaga Mereka yang Setiap Hari Menjaga Perjalanan: DAMRI Hadirkan Unit Kesehatan Kerja

19 September 2026 - 21:46 WIB

Hari Perhubungan Nasional 2026, DAMRI Raih Penghargaan atas Pengabdian, Inovasi, dan Keselamatan Transportasi

19 September 2026 - 21:24 WIB

Trending di NASIONAL