Menu

Mode Gelap
Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026 Mempawah Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 6 Oktober Silaturahmi BRSN DPP ke DPW PKS DKI Jakarta, Perkuat Konsolidasi Relawan dan Saksi Menuju 2029 Kabut Asap Karhutla di Fakfak: Kesiapsiagaan Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama.

SUMBER DAYA

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

badge-check


 Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi PKS, Haji Fikri Hudi Oktiarwan, S.Sos, menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pendanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan mulai APBN Tahun 2028 harus disikapi secara bijaksana dan penuh kehati-hatian oleh pemerintah.

Menurut Haji Fikri, sebagai tokoh politik Kabupaten Bogor, kebijakan tersebut memiliki dampak strategis terhadap kualitas pendidikan sekaligus kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah perlu segera menyiapkan langkah-langkah yang terukur agar proses transisi berjalan tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan maupun keberlangsungan pemberian makanan bergizi untuk anak.

“Putusan Mahkamah Konstitusi harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola anggaran negara. Pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama, sementara Program pemberian makan bergizi juga harus terus berjalan secara optimal karena keduanya sama-sama berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” ujar Haji Fikri.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bogor dengan jumlah peserta didik yang sangat besar membutuhkan kepastian kebijakan agar sekolah tetap mampu meningkatkan mutu pembelajaran, kesejahteraan tenaga pendidik terus meningkat, dan peserta didik tetap memperoleh asupan gizi yang memadai untuk mendukung proses belajar.

Mantan ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor itu berharap pemerintah segera menyusun roadmap yang komprehensif sebagai pedoman implementasi kebijakan tersebut. Roadmap tersebut harus memuat skema pendanaan yang berkelanjutan, pembagian kewenangan yang jelas antara pemerintah pusat dan daerah, serta mekanisme pengawasan agar pelaksanaan Program MBG tetap efektif dan tidak mengganggu alokasi anggaran pendidikan.

Menurutnya, investasi pada sektor pendidikan dan pemenuhan gizi anak merupakan dua hal yang saling melengkapi. Pendidikan yang berkualitas memerlukan peserta didik yang sehat, sementara peningkatan kualitas sumber daya manusia hanya dapat diwujudkan apabila keduanya berjalan secara beriringan.

“Jangan sampai terjadi dikotomi antara pendidikan dan pemenuhan gizi. Keduanya merupakan investasi jangka panjang bangsa yang harus dijaga bersama. Pemerintah perlu memastikan seluruh kebijakan berpihak pada kepentingan generasi masa depan,” tegasnya.

Haji Fikri optimistis, apabila pemerintah mampu menyusun perencanaan yang matang dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, putusan MK justru akan menjadi titik awal lahirnya sistem pembiayaan yang lebih akuntabel, efektif, dan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa putusan tersebut harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memastikan pendidikan Indonesia semakin berkualitas, guru semakin sejahtera, serta setiap anak Indonesia tetap memperoleh akses terhadap makanan bergizi. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045 dapat dicapai secara lebih optimal.*** (Dull)

Baca Lainnya

Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran

23 September 2026 - 18:36 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Mempawah Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 6 Oktober

23 September 2026 - 17:23 WIB

Silaturahmi BRSN DPP ke DPW PKS DKI Jakarta, Perkuat Konsolidasi Relawan dan Saksi Menuju 2029

23 September 2026 - 16:59 WIB

Kabut Asap Karhutla di Fakfak: Kesiapsiagaan Kesehatan Menjadi Prioritas Bersama.

23 September 2026 - 16:50 WIB

HUT ke 477 Kabupaten Kudus Diwarnai Ziarah, Ada Rencana Tanggal Lahir Diganti

23 September 2026 - 16:37 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Infotainment Awards 2026: Ketika Popularitas, Fandom dan Media Sosial Menentukan Siapa yang Jadi Bintang

23 September 2026 - 13:44 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi melalui Sharing with Stakeholder

23 September 2026 - 12:18 WIB

KAI-KCIC Ajak 607 Anak Panti Asuhan Menjajal Kereta Cepat Whoosh

23 September 2026 - 10:34 WIB

Trending di PERON