Menu

Mode Gelap
Perkuat Penegakan Hukum Berbasis Teknologi, Kemenhub Luncurkan ETLE HUB AMY Hadiahi Motor Listrik untuk Guru Inovatif SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan Catatan Iwan Piliang: Cipta Kondisi Total Football dan Perang Melawan Bumerang Peradaban Gawat! Pelaku Pemotongan Kabel Persinyalan Kereta Api di Cikarang-Tambun Sudah Diamankan KAI, 2 Masih Buron Fikar W Eda Baca Puisi di Acara Silaturahmi Kebangsaan Menyongsong 5 Abad Jakarta dan 81 Tahun Kemerdekaan RI SETARA Institute Soroti Independensi Penanganan Perkara Mantan Jampidsus

RAGAM

AMY Hadiahi Motor Listrik untuk Guru Inovatif SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan

badge-check


 AMY Hadiahi Motor Listrik untuk Guru Inovatif SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan Perbesar

Wartatrans.com, PEKALONGAN —Komitmen untuk memberikan apresiasi terhadap inovasi di dunia pendidikan diwujudkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf dengan memberikan hadiah berupa motor listrik kepada Ratno Kumarjaya, guru Bahasa Indonesia SMA Negeri 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas inovasi sederhana yang dilakukan Ratno dalam membangun komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Hadiah motor listrik itu kemudian diantarkan secara langsung oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Pekalongan Wahyudi Karyanto ke SMA Negeri 1 Kajen pada 6 Agustus 2026.

Wahyudi mengatakan, inovasi yang dilakukan Ratno menunjukkan bahwa kreativitas seorang guru tidak selalu harus diwujudkan melalui metode yang rumit. Langkah sederhana, apabila dilakukan dengan ketulusan dan berorientasi pada kebutuhan siswa serta orang tua, dapat memberikan dampak positif bagi proses pendidikan.

“Hari ini kami datang langsung ke SMA Negeri 1 Kajen dalam rangka menyampaikan apresiasi dari Presiden PKS terkait dengan prestasi atau sesuatu yang dilakukan istimewa oleh salah satu guru di SMA 1 Kajen, Bapak Ratno Kumar,” ujar Wahyudi.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan berarti guru lain tidak memiliki prestasi. Menurutnya, apresiasi kepada Ratno justru diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pendidik lainnya untuk terus melakukan inovasi.

“Kami mewakili Presiden PKS AMY menyampaikan apresiasi kepada Pak Kumar. Bukan berarti yang lain tidak berprestasi. Harapannya, ini menjadi pemantik dan penyemangat bagi teman-teman guru yang lain untuk bisa berinovasi dan punya cara-cara sederhana tetapi bermakna bagi anak-anak dan orang tua,” katanya.

Wahyudi menilai, inovasi dalam proses pembelajaran maupun komunikasi dengan wali murid memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hubungan yang baik antara guru, siswa, dan orang tua pada akhirnya dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih positif dan mendorong peningkatan prestasi siswa.

Ratno Kumarjaya mengaku tidak menyangka video singkat mengenai inovasi yang dilakukannya mendapat perhatian hingga kemudian memperoleh apresiasi dari Presiden PKS.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Bagi Ratno, apresiasi itu bukan semata-mata mengenai hadiah yang diterima, tetapi menjadi dorongan untuk terus memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.

“Ini adalah sesuatu yang saya tidak sangka-sangka, mendapat apresiasi dari Presiden PKS. Saya mengajak teman-teman sesama pendidik untuk terus bersemangat dalam mengajar dan melakukan inovasi walaupun sederhana,” ujar Ratno.

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan pelajaran bahwa sesuatu yang terlihat sederhana dalam keseharian seorang guru ternyata dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ratno berharap para guru tidak berhenti berkreasi dan terus mencari pendekatan-pendekatan baru yang dapat membuat proses belajar menjadi lebih bermakna bagi siswa.

Mendorong Budaya Inovasi di Sekolah

Pemberian apresiasi tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kebijakan, tetapi juga oleh kreativitas serta keteladanan para pendidik di ruang kelas.

PKS berharap penghargaan kepada Ratno Kumarjaya dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi para guru di berbagai daerah untuk menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran maupun dalam membangun komunikasi dengan orang tua siswa.

Langkah tersebut juga sejalan dengan semangat untuk mendorong pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pelajaran, tetapi juga menjadi penghubung penting antara sekolah, siswa, dan keluarga.

Dengan semakin banyaknya guru yang berani mencoba pendekatan baru, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang lebih kreatif, komunikatif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi serta karakter siswa.

Apresiasi kepada Ratno Kumarjaya menjadi contoh bahwa inovasi tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Dari langkah sederhana seorang guru, inspirasi dan perubahan positif dapat tumbuh dan menyebar lebih luas.*** (Dull)

Baca Lainnya

Catatan Iwan Piliang: Cipta Kondisi Total Football dan Perang Melawan Bumerang Peradaban

10 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Fikar W Eda Baca Puisi di Acara Silaturahmi Kebangsaan Menyongsong 5 Abad Jakarta dan 81 Tahun Kemerdekaan RI

10 Agustus 2026 - 12:08 WIB

SETARA Institute Soroti Independensi Penanganan Perkara Mantan Jampidsus

10 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Generasi Muda Harus Jadi Motor Transformasi Energi Nasional

10 Agustus 2026 - 11:48 WIB

KNG Raya Cabang Bogor Hadiri Raker 2026, Perkuat Program untuk Kemajuan Koperasi

10 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Srikandi KNG Raya di Balik Suksesnya Raker 2026

9 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Raker KNG Raya 2026: Konsolidasi dan Langkah Strategis Menuju Koperasi yang Lebih Maju

9 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Prof. Rahmat Salam: Raker KNG Raya 2026 Harus Melahirkan Langkah Nyata untuk Kemajuan Koperasi

9 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Jeget, 96 Kios dan Ruko Dilaporkan Ludes

9 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Haji Fikri Dorong Penyelesaian Persoalan Lingkungan dan Infrastruktur di Cileungsi

9 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Trending di RAGAM