Menu ✖

Mode Gelap
DAMRI Perkuat Komitmen Keselamatan dan Kesiapan Layanan Jelang Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pengawasan Pemerintahan Bersama FORKABI di Cibinong, Soroti Kualitas Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap dan Ditahan di Mako Brimob Sumpah Alternatif Atau Pilihan Terakhir Penyelesaian Perkara Di Masyarakat Gayo

PERON

Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Ekstensi Senilai Rp80 Miliar, TOD Ditargetkan Rampung 18 Bulan

badge-check


 Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Ekstensi Senilai Rp80 Miliar, TOD Ditargetkan Rampung 18 Bulan Perbesar

Wartatrans.com, BEKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri groundbreaking pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk di Bekasi Selatan, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).

Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan kawasan Summarecon Bekasi dengan Stasiun Bekasi guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan KRL.

AHY mengatakan pengembangan kawasan berbasis transit tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang semakin terhubung.

“Saya hari ini bisa secara langsung berada di lokasi groundbreaking pengembangan kawasan berbasis transit atau TOD, Transit Oriented Development di Kota Bekasi, Jawa Barat, di mana Summarecon akan membangun stasiun kereta ekstensi,” kata AHY.

Menurut AHY, pengembangan TOD tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar tercipta kawasan perkotaan yang saling terintegrasi melalui berbagai moda transportasi.

“Kami semua menyepakati bahwa pembangunan dan pengembangan kawasan TOD ini memang harus melalui sebuah sinergi dan kolaborasi yang baik antara semua stakeholders. Tujuannya sama, kita ingin menghadirkan kota yang semakin terintegrasi satu sama lain melalui moda-moda transportasi dan pusat-pusat yang menghubungkan satu sama lain,” ujar AHY.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengungkapkan pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi membutuhkan investasi sekitar Rp78 miliar hingga Rp80 miliar dengan target penyelesaian selama 18 bulan.

“Stasiun ekstensi ini kita akan bangun dalam waktu 18 bulan, dan kita akan memanfaatkan sebuah investment sekitar Rp 80 miliar. Luas tahannya sekitar 7.000 m2 dan luas bangunannya sekitar 6.000 m2,” ucap Adrianto.

Ia menjelaskan, kehadiran Stasiun Bekasi Ekstensi tidak akan menggantikan maupun mengurangi fungsi operasional Stasiun Bekasi yang sudah ada. Kawasan tersebut justru akan menjadi titik penampung penumpang dari kawasan Summarecon Bekasi yang selanjutnya terhubung ke Stasiun Bekasi melalui sky bridge sepanjang sekitar 300 meter.

“Jadi stasiun extension ini dibangun, tapi tidak mengurangi fungsi stasiun yang sudah ada. Karena masyarakat yang ada di sini ditangkap, itu dia juga akan jalan kaki lewat bridge ke sana (Stasiun Bekasi), sky bridge 300 meter jauhnya,” jelasnya.

Adrianto menambahkan, penumpang tetap akan menggunakan layanan KRL dari Stasiun Bekasi karena pembangunan peron baru di lokasi ekstensi akan memerlukan perubahan sistem persinyalan.

“Sampai sana (Stasiun Bekasi) dia akan pakai kereta turunnya di sana, karena kalau kita minta kereta api turunnya di sini, itu akan mengubah seluruh sinyal. Makanya namanya stasiun extension, tapi fungsinya sebagai penangkapan masyarakat yang dari daerah sana (Summarecon Bekasi),” ujar Adrianto lagi.

Selain meningkatkan akses menuju KRL, kawasan TOD tersebut juga dirancang terhubung dengan layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang akan menghubungkan Bekasi Utara, Summarecon Bekasi, kawasan TOD Stasiun Bekasi Ekstensi, hingga Stasiun LRT Jabodebek.

“Transportasi publik yang menghubungkan Bekasi Utara melewati Summarecon Bekasi, melewati TOD tempat ini, kemudian ke arah selatan sampai dengan stasiun LRT Jabodebek,” terangnya.(fahmi)

 

Baca Lainnya

KAI Group Layani 442,5 Juta Pelanggan hingga Oktober 2026, Naik 6,86 Persen

3 November 2026 - 20:21 WIB

GAPEKA 2026: KAI Tambah Pemberhentian Kereta Jarak Jauh di Bekasi, Cikarang, dan Jatinegara

3 November 2026 - 18:54 WIB

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

KAI Siapkan 250 Hunian di Senen untuk Warga yang Tinggal di Bantaran Rel, 181 Unit Masih Kosong

3 November 2026 - 12:09 WIB

Danantara Tinjau Hunian Senen, Siapkan Fasilitas Olahraga dan Relokasi Warga Bantaran Rel

3 November 2026 - 11:48 WIB

Danantara Siapkan Lapangan Mini Soccer di Hunian Senen, KAI Data Warga Bantaran Rel untuk Direlokasi

3 November 2026 - 11:39 WIB

Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini

2 November 2026 - 19:28 WIB

Naik Kereta Saat Hamil Ada Aturannya, KAI Wajibkan Surat Kesehatan dan Pendamping

2 November 2026 - 10:46 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta untuk Keberangkatan 1 Desember 2026, Cek Jadwal Baru GAPEKA

1 November 2026 - 17:22 WIB

Trending di PERON