Menu

Mode Gelap
Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok Gempa di Kepulauan Seribu, BMKG: Guncangan Jauh Hingga Ratusan KM Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda Gempa M6,5 Guncang Laut Jawa, Getaran Dirasakan di Jakarta hingga Jawa Tengah KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Pati Ditetapkan Sebagai Kejadian Luar Biasa, Korban Bertambah Banyak

ANJUNGAN

Serukan Peningkatan Keselamatan Transportasi, Menhub Dudy Kumpulkan UPT se-Jawa Timur

badge-check


 Menhub Dudy bersama UPT Jawa Timur Perbesar

Menhub Dudy bersama UPT Jawa Timur

Wartatrans.com, SURABAYA – Serukan peningkatan keselamatan dalam bertransportasi, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumpulkan seluruh pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan yang bertugas di wilayah Jawa Timur.

“Kita sama-sama tahu bahwa Jawa Timur merupakan salah satu wilayah strategis, dengan pergerakan transportasi yang tergolong sibuk. Dalam konteks ini, Kementerian Perhubungan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar terkait aspek keselamatan di sektor transportasi,” tegas Menhub di Kantor Otoritas Bandara wilayah III, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026).

Keselamatan adalah prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk mematuhi pedoman yang telah dikeluarkan, yakni Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2026 tentang Peningkatan Keselamatan pada Sarana dan Prasarana Transportasi.

“Keselamatan adalah hal yang tak bisa ditawar. Jadikan keselamatan sebagai sebuah budaya, bukan sekadar kepatuhan. Saya minta seluruh jajaran UPT Kemenhub di wilayah Jawa Timur untuk meningkatkan keselamatan di semua moda transportasi dan memastikan seluruh layanan transportasi berjalan aman, nyaman, serta lancar,” urainya.

Sebagai informasi, Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2026 memuat sejumlah pedoman penting terkait keselamatan transportasi, antara lain: pemeriksaan kelaikan secara menyeluruh terhadap sarana dan prasarana transportasi sesuai kewenangan, pemeriksaan kelaikan secara random terhadap sarana transportasi sebelum berangkat dan tiba, pengawasan terhadap kepatuhan sistem keselamatan para operator sarana dan prasarana transportasi, serta pengawasan terhadap perawatan sarana transportasi sesuai tata cara yang ditetapkan.

Berikutnya, evaluasi berkala terhadap prasarana transportasi sesuai standar operasional dan prosedur, koordinasi dan tindakan dini jika ditemukan kondisi yang membahayakan keselamatan atau keamanan, pembinaan kepada aparatur pemerintahan atau operator sarana transportasi agar memahami tugas dan tanggung jawab, serta meningkatkan pengawasan kepada seluruh aparat UPT agar senantiasa mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menhub menyerukan, agar seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Darat untuk fokus melakukan pengawasan pada kelaikan kendaraan, kepatuhan operator terhadap regulasi, serta kondisi prasarana.

Di sektor transportasi laut, ia minta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran, kesiapan fasilitas pelabuhan, serta kelaikan kapal yang beroperasi.

Kemudian di sektor transportasi udara, dia minta jajaran Ditjen Perhubungan Udara untuk melakukan pengawasan terhadap pemenuhan standar keselamatan penerbangan, kesiapan fasilitas bandara, serta kepatuhan operator terhadap regulasi.

Adapun di sektor perkeretaapian, dimintanya seluruh jajaran Ditjen Perkeretaapian untuk mengawasi operasional perjalanan kereta api, pemeriksaan sarana dan prasarana secara rutin, serta mitigasi risiko di titik-titik rawan bencana.

Menhub juga meminta seluruh jajaran untuk terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya budaya keselamatan.

Dia berjanji akan melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan seluruh langkah yang telah diterapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya pengguna transportasi umum.

“Saya berharap insiden kecelakaan transportasi dapat dicegah dengan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta pengawasan yang konsisten dari seluruh jajaran Kemenhub. Kita harus samakan persepsi bahwa tujuan bersama kita adalah mewujudkan sistem transportasi nasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan,” pungkas Menhub.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan dan Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud. (omy)

 

Baca Lainnya

Jelang MotoGP Mandalika 2026: Ada 27 Penerbangan Tambahan ke Lombok

12 September 2026 - 08:44 WIB

Menunggu Penerbangan Sambil Menikmati Kopi Sanger, Kolaborasi Pelita Air dan Port & Co Hadirkan Pengalaman Berbeda

12 September 2026 - 08:19 WIB

KRL Terdampak Gempa, KAI Commuter Lakukan Pemeriksaan Jalur Sabtu Pagi

12 September 2026 - 07:14 WIB

Lawang Sewu Tarik 376 Ribu Pengunjung hingga Agustus 2026, Sejarah Kereta Api Jadi Daya Tarik

11 September 2026 - 21:59 WIB

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Target Angkut hingga 80.000 Penumpang/Hari

11 September 2026 - 21:25 WIB

Strategi Urai Kepadatan dan Perkuat Layanan Ketapang-Gilimanuk jadi Bahasan Menarik

11 September 2026 - 19:06 WIB

Kunjungi AirNav Indonesia, Presiden ICAO Apresiasi Fasilitas New JATSC

11 September 2026 - 18:57 WIB

Perkuat Konektivitas, DAMRI Hubungkan BIJB Kertajati dengan Bandung dan Indramayu

11 September 2026 - 18:18 WIB

IPCM Ajak Generasi Muda Melek Investasi, Wujudkan Generasi Cerdas Finansial

11 September 2026 - 18:10 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Operasional, IPC TPK Sabet Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

11 September 2026 - 18:01 WIB

Trending di ANJUNGAN