Menu

Mode Gelap
Dinkes Kabupaten Bogor Buka Tiga Posko Kesehatan, Tangani Dampak Asap Kebakaran TPA Galuga Bakomstra Partai Demokrat Klarifikasi Anggapan AHY Sibuk Nyapres 2029 AirNav Indonesia Resmi Operasikan Jarkompenas Dari Bungbulang Menembus Pasar Ekspor, Gula Aren Susanti Dilirik Eksportir ASDP Pastikan Antrean Ketapang-Gilimanuk Berhasil Terurai Mantap! PTP Nonpetikemas Terus Catat Kinerja Positif, Throughput Juli 2026 Naik 17,85%

BANDARA

Alhamdulillah, Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kembali Dibuka

badge-check


 Menhub Dudy aaat tinjau kesiapan Bandara Soetta jelang dibuka kembali pascaerupsi GAK Perbesar

Menhub Dudy aaat tinjau kesiapan Bandara Soetta jelang dibuka kembali pascaerupsi GAK

Wartatrans.com, TANGERANG – Alhamdulillah penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berakhir.

Mulai Selasa (8/9) pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal seperti sedia kala.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pembukaan kembali operasional bandara dari Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (8/9/2026) dini hari.

“Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung dinyatakan aktif kembali. Menyusul Bandara Budiarto Curug Banten dan Bandara Pondok Cabe Banten juga kembali dibuka pada pukul 02.25 WIB,” urai Menhub.

Sementara bandara Bandara Radin Inten II Lampung serta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangannya, pembukaan bandara ini juga disertai dengan sejumlah catatan.

“Pertama, Otoritas Bandara bersama dengan maskapai harus melakukan inspeksi terhadap semua armada pesawat,” ungkapnya.

Kedua, pilot dan kru operasional pesawat wajib mengetahui restricted polygon, yakni wilayah udara berbentuk poligon (banyak sudut) yang dibatasi atau dilarang oleh otoritas terkait untuk dilintasi karena terdeteksi mengandung sebaran abu vulkanik.

Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berdampak pada ruang udara dan operasional bandar udara sejak Sabtu (5/9/2026).

Sebanyak delapan bandara, meliputi Bandara Soekarno-Hatta Banten, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Banten, Bandara Pondok Cabe Banten.

Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel mengalami penutupan operasional.

Berdasarkan pembaruan kondisi operasional, bandara Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan yang sempat ditutup, sudah dapat beroperasi secara normal per Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.

Menhub meminta maskapai terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas serta instansi terkait untuk memastikan operasional dapat dilakukan secara aman dan selamat. (omy)

 

Baca Lainnya

AirNav Indonesia Resmi Operasikan Jarkompenas

8 September 2026 - 17:32 WIB

Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup

8 September 2026 - 14:30 WIB

AirAsia Kembali Mengoperasikan Penerbangan dari Bandara Terdampak Erupsi GAK

8 September 2026 - 14:20 WIB

Bandara Radin Inten II dan 4 Lainnya Menyusul Dibuka Kembali Hari Ini

8 September 2026 - 11:13 WIB

Penerbangan Lion Air Group Bertahap Beroperasi Kembali dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim

8 September 2026 - 09:53 WIB

Citilink Operasikan Kembali Penerbangan dari dan ke Jakarta juga Bandung

8 September 2026 - 09:40 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi, Pelita Air Siap Layani Pelanggan dari dan ke Jakarta

8 September 2026 - 08:36 WIB

3 Bandara Kembali Layani Penerbangan Usai Penutupan Dampak Erupsi GAK, Seluruh Fasilitas Dipastikan Siap

8 September 2026 - 05:34 WIB

Terdampak Erupsi GAK, Lion Air Group: Keselamatan dan Keamanan jadi Prioritas Utama

7 September 2026 - 21:09 WIB

InJourney Airports Siapkan Bandara Alternatif di Yogyakarta, Solo, Kertajati, Semarang dan Surabaya

7 September 2026 - 20:49 WIB

Trending di BANDARA