Menu ✖

Mode Gelap
RAW Merealisasi Bakti ke Masyarakat Semarang Lurah Mampang Depok Darmawansyah Mengajak Warga Dukung Program Pemkot Depok Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pedagang Kecil Fakfak Menanti Kepastian Nasib Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia, Dorong Produk Lokal Mendunia Catatan Iwan Piliang: Keanoniman dan Sumber Anonim dalam Bermedsos, Disanalah Kredibilitas Dipertaruhkan Walikota Semarang Sikapi Protes Padat dan Ribetnya Kegiatan PKK 

KABIN

Penerbangan Lion Air Group Bertahap Beroperasi Kembali dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim

badge-check


 Armada Batik Air member of Lion Air Group (ilustrasi/dok) Perbesar

Armada Batik Air member of Lion Air Group (ilustrasi/dok)

Wartatrans.com, JAKARTA – Penerbangan Lion Group dari dan menuju Jakarta mulai dibuka kembali secara bertahap melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP).

Pembukaan kembali ini menurut Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro, mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan dan perkembangan kondisi
wilayah udara di sekitar Jakarta.

Pembukaan penerbangan dilakukan secara bertahap karena kondisi setiap penerbangan perlu dinilai berdasarkan perkembangan abu vulkanik dan kesiapan operasional.

“Pertimbangan tersebut mencakup kondisi wilayah udara, kesiapan bandar udara dan fasilitas pendukung, kondisi pesawat, serta kesiapan awak pesawat,” katanya.

Dia mengatakan, Abu vulkanik merupakan salah satu kondisi yang perlu diperhatikan dalam penerbangan karena dapat memengaruhi pengoperasian pesawat bila berada pada jalur penerbangan.

Oleh karena itu, penerbangan hanya dibuka setelah kondisi dan aspek pendukungnya dinilai memungkinkan.

“Pendekatan ini merupakan bagian dari upaya Lion Group untuk memastikan keselamatan dan keamanan pelanggan, awak pesawat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penerbangan,” imbuhnya.

Seiring dengan pemulihan kondisi penerbangan di Jakarta, layanan penerbangan Lion Group kembali tersedia secara bertahap.

Pelanggan yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk memeriksa status penerbangannya sebelum menuju bandara dan mengikuti informasi terbaru.

Aplikasi BookCabin dapat digunakan pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan, mulai dari pemesanan tiket, check-in online, hingga berbagai fitur perjalanan lainnya.

“Lion Group mengimbau pelanggan untuk
berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan Lion Group,” ujarnya.

Lion Group akan terus menyampaikan pembaruan apabila terdapat perubahan kondisi yang berdampak pada operasional penerbangan.

“Setiap keputusan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktual dan informasi resmi yang tersedia, dengan keselamatan dan keamanan sebagai dasar utama,” tutup Danang.

Contact Center Resmi Lion Group hanya WhatsApp Chat: +62 811-1938-0888. Pelanggan tidak perlu
memberikan data pribadi, kode booking, kode OTP, maupun melakukan transaksi kepada pihak yang tidak resmi. (omy)

Baca Lainnya

Insiden Pesawat Asian One di Papua Tengah, Kemenhub Penumpang dan Awak Pesawat Selamat

24 Oktober 2026 - 12:13 WIB

AirNav Bersama Malaysia Perkuat Koordinasi Pelayanan Navigasi Penerbangan

23 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Indonesia AirAsia Dukung Kebijakan Pemerintah, Libur Nataru Harga Tiket Domestik Turun Mulai dari 12%

23 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Asap Karhutla Meluas hingga NTT, Pengguna Jasa Agar Cek Status Penerbangan

23 Oktober 2026 - 08:03 WIB

TNI AU Uji Pendaratan Pesawat Tempur di Tol Paspro

23 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Kemenpar: Penerbangan Shenzhen–Jakarta Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Tiongkok

22 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Kemenhub dan TNI AD Kerja Sama Pemanfaatan Aset Negara di Bandara Kalimarau

21 Oktober 2026 - 18:20 WIB

AirNav Tegaskan Komitmen Penguatan Layanan Navigasi Penerbangan

20 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Dampak Karhutla Ganggu 2.604 Penerbangan, Kemenhub Perkuat Mitigasi dan Pengawasan Keselamatan

20 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Dampak Karhutla pada Penerbangan Meluas hingga Sulawesi dan Sumatera Bagian Utara

18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Trending di BANDARA