Menu

Mode Gelap
Halimah Munawir: IWAPI di Usia Emas 51 Tahun, Tetap Eksis dan Menjadi Pilar Ekonomi Perempuan Indonesia Kemenhub dan IATA Sepakati MoU Kerja Sama ASDP: Pendaftaran Mudik Gratis Libur Lebaran Mulai 12 Februari ASDP Dukung Stimulus Transportasi Lebaran, Siap Hadirkan Layanan Mudik Aman dan Terjangkau Klub Sepakbola Persiwah Mempawah Kalimantan Barat Siap Melaju di Kejuaraan Nasional. KAI Daop 1 Jakarta Umumkan Daftar KA Diskon 30 Persen, Berlaku Mulai 14-29 Maret 2026

KABIN

Kemenhub dan IATA Sepakati MoU Kerja Sama

badge-check


 Dirjen Hubud dan IATA Perbesar

Dirjen Hubud dan IATA

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyepakati kerja sama dengan International Air Transport Association (IATA) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kantor Kementerian Perhubungan, Selasa (10/2/2026).

MoU ini merupakan dasar pelaksanaan kerja sama pengembangan penerbangan sipil di Indonesia untuk mendukung terwujudnya sistem penerbangan nasional yang aman, selamat, efisien, dan berkelanjutan

Penandatanganan kerja sama dilakukan Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa dan Regional Vice President Asia Pasific IATA, Sheldon Hee.

“Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi penerbangan internasional dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, serta kualitas layanan penerbangan sipil di Indonesia,” tutur Lukman F. Laisa.

Sejumlah bidang kerja sama telah disepakati oleh kedua pihak, meliputi keselamatan dan keamanan penerbangan, harmonisasi regulasi, studi dan konsultasi operasional penerbangan sipil, serta berbagi pengetahuan, keahlian, dan best practices sesuai standar internasional.

Dia bilang, bentuk kegiatan kerja sama dapat mencakup penyediaan data dan informasi penerbangan, potensi pemberian diskon biaya untuk layanan airport intelligence services, serta pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kapasitas yang dimiliki oleh IATA.

“Dengan mendukung peningkatan kompetensi SDM penerbangan dan memperkuat pengambilan kebijakan berbasis data, Kami berharap kolaborasi dengan IATA ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri penerbangan Indonesia,” kata dia.

Dari sisi pembiayaan, MoU ini dilaksanakan berdasarkan ketersediaan anggaran masing-masing pihak dan tidak menimbulkan kewajiban finansial yang mengikat, serta menegaskan komitmen para pihak dalam menghormati Hak Atas Kekayaan Intelektual serta menjaga kerahasiaan pertukaran data dan informasi.

Sementara itu, Regional Vice President Asia Pasific IATA Sheldon Hee menyampaikan bahwa IATA siap mendukung pengembangan penerbangan sipil Indonesia melalui keahlian teknis dan pengalaman global yang dimiliki IATA.

“IATA berkomitmen bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam mendukung penguatan sistem penerbangan Indonesia agar selaras dengan praktik dan standar internasional,” ujarnya.

MoU ini berlaku selama lima tahun, dan dapat diperpanjang selama tiga tahun berdasarkan hasil evaluasi dan kesepakatan para pihak. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Lebaran, Indonesia AirAsia Beri Diskon Tiket Pesawat Mulai 17%

10 Februari 2026 - 18:35 WIB

Gerai Warteg Gate 37 InJourney Airports Sedot Perhatian Pengunjung INACRAFT 2026

8 Februari 2026 - 18:43 WIB

Rakorwil OBU Padang: Komit Perkuat Penanganan Bencana

4 Februari 2026 - 15:58 WIB

PTDI-ShinMaywa Jepang Teken Kontrak Pengadaan Komponen Aerostructure

4 Februari 2026 - 14:09 WIB

Sekarga dan IKAGI Dukung Transformasi Garuda Indonesia

3 Februari 2026 - 10:23 WIB

Trending di EKOBIS