Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

BANDARA

Rakorwil OBU Padang: Komit Perkuat Penanganan Bencana

badge-check


 Rakorwil OBU VI Padang Perbesar

Rakorwil OBU VI Padang

Wartatrans.com, PADANG – Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen dalam memperkuat kesiapan sistem transportasi udara di wilayah rawan bencana.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah Kerja (Rakorwil) Kantor Otoritas Bandar Udara (KOBU) Wilayah VI Padang Tahun 2026 yang digelar di Padang, Sumatera Barat, 2–3 Februari 2026.

Rakorwil dibuka Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo, dan dihadiri pemerintah daerah, TNI/Polri, operator bandar udara, AirNav Indonesia, BMKG, maskapai penerbangan, Unit Penyelenggara Bandar Udara di wilayah kerja OBU VI serta pemangku kepentingan sektor penerbangan lainnya.

Mengusung tema “Kesiapan Transportasi Udara di Kawasan Rawan Bencana: Selamat, Aman, dan Pulih Lebih Cepat,” kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.

Achmad Setiyo menyampaikan, Indonesia berada di kawasan ring of fire dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari gempa bumi, tsunami, hingga bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim.

Dalam kondisi tersebut, transportasi udara memegang peran vital sebagai jalur kehidupan (lifeline) saat akses darat dan laut terganggu.

“Transportasi udara menjadi tulang punggung dalam evakuasi korban, distribusi bantuan kemanusiaan, mobilisasi personel, serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana,” tegas Sesditjen.

Sebagai langkah konkret, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) bersama pengelola bandar udara terus memperkuat konsep resilient infrastructure, dengan menjadikan bandara tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga pusat respon bencana dan logistik kemanusiaan.

Sejumlah bandara di wilayah Sumatera, telah disiapkan agar tetap mampu beroperasi dalam kondisi darurat.

Pada kesempatan yang sama Kepala OBU Wilayah VI Purnama Pangalinan menyampaikan Rakorwil menyepakati hasil dan rekomendasi sebagai berikut:
1. Penguatan koordinasi, kompetensi SDM, serta protokol terpadu lintas instansi (BNPB/BPBD, TNI, POLRI, BASARNAS, BMKG, AirNav) untuk menjamin kesiapan transportasi udara yang cepat, aman, dan terkoordinasi saat darurat bencana.

2. Peningkatan kapasitas teknis personel otoritas bandar udara di bidang kelaikudaraan dan pengoperasian pesawat udara, termasuk pengawasan penerbangan sipil asing pada kondisi darurat dan bencana.

3. Integrasi tata kelola dan SOP operasi udara lintas instansi serta pelaksanaan latihan kesiapsiagaan secara berkala guna memastikan respon bencana yang konsisten dan efektif.

4. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pelatihan penerbangan, antara lain PPI Curug dan Poltekbang Palembang, dalam penyelenggaraan pelatihan dan simulasi terpadu penanggulangan bencana.

5. Penyusunan, standardisasi, dan evaluasi berkala dokumen Get Airport Ready for Disaster (GARD) untuk menjamin keselamatan dan kesinambungan operasi penerbangan darurat.

6. Penguatan pengawasan dan koordinasi penyelenggaraan angkutan udara yang difokuskan pada kesiapsiagaan, penanganan, dan pemulihan operasi penerbangan serta pelayanan penumpang secara terpadu

7. Optimalisasi kesiapsiagaan bandar udara di wilayah rawan bencana melalui peningkatan infrastruktur, SDM, dan layanan operasional penerbangan.

“Kami berharap semua pemangku kepentingan yang hadir dalam Rakorwil ini dapat menjalankan hasil rekomendasi dalam memperkuat ketangguhan sistem transportasi udara di kawasan rawan bencana,” ujarnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global

1 Oktober 2026 - 08:12 WIB

AirNav-Airbus Teken MoU Efisiensi dan Keberlanjutan Ruang Udara Indonesia

30 September 2026 - 07:31 WIB

Menhub Dudy Galang Dukungan Keanggotaan Indonesia di Dewan ICAO

29 September 2026 - 21:23 WIB

Kemenhub Pastikan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri Berjalan Lancar

29 September 2026 - 09:36 WIB

Dampak Erupsi Gunung Dukono, Bandara Morotai Ditutup Mulai Hari Ini

26 September 2026 - 15:36 WIB

Top! Layanan Contact Center InJourney Airports Bertahan Tetap jadi Terbaik di Indonesia

26 September 2026 - 15:28 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

Bukaka Pasok 56 Garbarata Generasi Baru untuk Terminal 3 Changi

25 September 2026 - 21:31 WIB

Indonesia AirAsia Sabet Penghargaan Best Low-Cost Airline di Indonesia dari Skytrax

24 September 2026 - 17:00 WIB

Bandara Internasional Soekarno-Hatta Latihan Penanganan Keadaan Darurat

24 September 2026 - 15:49 WIB

Trending di BANDARA