Wartatrans.com, MAGELANG — Turnamen voli SBY Cup 2026 di GOR Samapta Magelang berakhir Minggu (17/5/2026). LavAni keluar sebagai juara setelah di pertandingan final mengalahkan Tirta Bhagasasi 3 – 0 (25-19, 25-18, 25-20). Diperebutan tempat ketiga, Sukun Badak mengeliminasi DPUPR Alib dengan skor ketat 3 – 2 (25-19, 20-25, 20-25, 25-22, 15-11).
Pelatih LavAni, Erwin Rusni mengungkap rahasia keberhasilan timnya. Anak asuhnya tampil habis-habisan di laga final karena termotivasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kedatangan Presiden ke-6 Indonesia di setiap pertandingan memberi semangat tambahan ke pemain.

Juara satu memperoleh uang pembinaan 500 juta, kedua 300 juta, seterusnya 200 dan 100 juta. Sementara itu empat tim seperti Samator, Bank Jateng, Ghaneksa Bhumikarta, dan Pasundan masing-masing mendapatkan 50 juta. Semua dalam yang dalam bentuk rupiah.
Di SBY Cup 2026 juga memberikan penghargaan individual kepada pemain dan pelatih. Boy Arnez dari LavAni terpilih sebagai Outside Hitter terbaik, sekaligus MVP SBY Cup 2026.

Teman satu timnya, Dio Zulfikri menjadi Setter terbaik. Sedangkan Hendra Kurniawan dan Muhammad Malizi terpilih sebagai Middle Blocker terbaik. Prestasi LavAni dilengkapi dengan dianugerahinya Erwin Rusni sebagai Pelatih terbaik.
Tim lain seperti DPUPR Alib juga dapat, Libero terbaik diberikan pada Yenuri Nur Fadli. Dari Tirta Bhagasasi, Fahry Septian memperoleh penghargaan individu Outside Hitter terbaik. Selanjutnya pemain Sukun Badak, Diki Rifki Ferdianto menjadi Opposite Hitter terbaik.
Ketua Pelaksana SBY Cup 2026, Ossy Dermawan mengatakan antusiasme masyarakat menyaksikan sangat tinggi. Jumlah penonton tambah hari tambah banyak. Di hari terakhir pertandingan, kurang dari satu jam tiket sudah habis terjual.
“Alhamdulillah antusiasme masyarakat terhadap SBY Cup 2026 luar biasa. Total lebih dari 10 ribu penonton datang ke GOR Samapta sejak hari pertama hingga final. Mereka berasal tidak saja dari Magelang saja tapi juga Semarang, Wonosobo, Temanggung, Purwokerto, Kudus, Grobogan, bahkan Jawa Timur dan Barat,” kata Ossy.
Selain langsung datang di GOR, Ossy menyebut juga ada penonton daring. Yang menyaksikan melalui siaran televisi dan platform live streaming dilaporkan mencapai angka yang 30 juta viewers.
Ossy menambahkan, SBY Cup 2026 juga memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. 20 UMKM lokal menggelar dagangannya di area GOR Samapta. Dari puluhan booth tersebut, omzet yang dihasilkan mencapai Rp 25 juta per hari.
Di sektor hotel, kuliner, hingga transportasi disebut juga mengalami peningkatan selama turnamen berlangsung. “Hotel dan penginapan juga ramai, kuliner hidup, transportasi bergerak, dan mudah-mudahan roda ekonomi Kota Magelang ikut tumbuh,” tutup sang Wakil Menteri ATR / BPN.*** (Slamet Widodo)





























