Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

Uncategorized

Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN

badge-check


 Kartunis Imam Yunni Akan Meriahkan Pameran JAKARTUN Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Kartunis Imam Yunni akan ambil bagian dalam pameran kartun JAKARTUN – Jakarta Dalam Kartun – yang dalam waktu dekat digelar di Jakarta dalam rangka HUT Jakarta ke-499 Juni mendatang.

Kehadiran kartunis Tempo ini menjadi salah satu sorotan dalam ajang yang mempertemukan para perupa satire dan ilustrator editorial dari berbagai daerah.

Imam Yunni dikenal sebagai kartunis yang konsisten menghadirkan kritik sosial melalui karya-karya visual bercorak satir, jenaka, sekaligus reflektif. Dalam berbagai karya editorialnya di Tempo, ia kerap mengangkat isu sosial, politik, kemanusiaan, hingga dinamika kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dengan gaya gambar yang sederhana namun kuat dalam menyampaikan pesan, karya-karya Imam Yunni dinilai mampu menghadirkan kritik tanpa kehilangan unsur humor dan sentuhan artistik. Kehadirannya dalam JAKARTUN disebut menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi kartun editorial Indonesia.

Selain Imam Yunni, sejumlah kartunis lain yang turut memeriahkan pameran ini antara lain Non O, Jan Praba, Ifoed, Putra Gara, Slamet Widodo, Yoyo, serta Munadi.

Menurut Putra Gara, selaku koordinator Pameran JAKARTUN, pameran ini dirancang sebagai ruang apresiasi bagi perkembangan seni kartun dan ilustrasi Indonesia. Ajang ini juga menjadi medium pertemuan lintas generasi kartunis dalam menyuarakan kritik sosial melalui bahasa visual yang ringan namun tajam.

Bagi Imam Yunni, kartun bukan sekadar gambar humor, melainkan medium ekspresi yang mampu merekam dinamika zaman sekaligus menyuarakan keresahan publik. Melalui JAKARTUN, para kartunis berharap karya mereka dapat semakin mendekatkan seni satire kepada masyarakat luas.*** (Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Kebijakan Subsidi Kendaraan Listrik Dinilai Belum Berpihak pada Transportasi Massal

30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Akhirnya Dunia Usaha Ekonomi Kreatif Cilacap Punya Payung Hukum

29 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lima Hari Terkatung di Jalan, Penumpang Bus Putra Pelangi Keluhkan Armada Sering Mogok 

29 Juni 2026 - 13:03 WIB

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

28 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Uncategorized