Menu

Mode Gelap
Libur Panjang Maulid, KAI Daop 1 Catat 38.842 Pelanggan Berangkat dalam Sehari Kereta Compartment Suite Cetak Rekor Pelanggan Tertinggi, Naik 51,47% hingga Juli 2026 Mantap, Bank Berebut Ekosistem Suporter di Kompetisi Super League 2026/2027 Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing Bantuan Perbaikan Rumah Rp30 Juta bagi Korban Gempa NTT Presiden Prabowo Tinjau Karhutla Kalimantan

Uncategorized

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

badge-check


 Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Ketua Mandataris Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV, Ahmadun Yosi Herfanda, menilai Aceh telah menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para penyair. Menurutnya, puisi yang selama ini identik dengan dunia imajinasi justru menemukan realitasnya di Tanah Rencong.

Hal itu disampaikan Ahmadun dalam sambutan pada malam penutupan PPN XIV Aceh di Taman Sari Gunongan, Banda Aceh, Minggu (28/6/2026).

“Di tempat lain puisi sering kali penuh imajinasi. Tetapi di Aceh, imajinasi itu menjadi realita. Apa yang ditulis dalam puisi seolah hadir dan dapat dirasakan langsung,” ujarnya.

Selama sepekan pelaksanaan PPN XIV, para penyair dari Indonesia dan berbagai negara mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di sejumlah daerah, mulai dari Banda Aceh, Aceh Tengah, Aceh Utara hingga Bireuen. Perjalanan lintas kota yang panjang dan penuh tantangan justru menjadi pengalaman yang membekas bagi para peserta.

Ahmadun mengaku terkesan dengan konsep penyelenggaraan PPN XIV yang tidak terpusat di satu lokasi. Menurutnya, para peserta diajak menyaksikan langsung kekayaan alam, budaya, sejarah, serta keramahan masyarakat Aceh, sehingga puisi tidak hanya dibacakan, tetapi juga dihidupi.

Ia bahkan merasa waktu penyelenggaraan selama satu pekan belum cukup untuk menikmati seluruh pengalaman yang ditawarkan Aceh.

“Satu minggu acara PPN di Aceh rasanya kurang,” cetus Ahmadun yang disambut tepuk tangan para peserta.

PPN XIV di Aceh sendiri menjadi perhelatan sastra terbesar yang mempertemukan penyair dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara sahabat. Selain pembacaan puisi, kegiatan juga diisi seminar, pertunjukan seni, diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas disiplin seni sebagai upaya memperkuat ekosistem sastra dan mempererat persaudaraan melalui puisi.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Kibarkan Merah Putih di Perairan Teluk Banten

19 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Penyair LK Ara dan Salman Yoga Baca Puisi di Hari Didong

16 Agustus 2026 - 16:35 WIB

TNI dan Polisi Lepas Tembakan, Peringatan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman jadi Ricuh

15 Agustus 2026 - 15:08 WIB

Dari Lilitan Utang, Ibu Rini Kini Tekuni Bisnis Gitar dan Perjuangkan Masa Depan Anak

14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bandara Husein Mulai Layani Pesawat Jet dengan 12 Rute Domestik

14 Agustus 2026 - 16:54 WIB

“Duta” Radio Rimba Raya Hadiri Transformasi Kreator Indonesia di RRI Pusat

13 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Raup Suara Mayoritas Tantan Sulthon Nakhodai PWI Jabar Periode 2026-2031

13 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

7 Agustus 2026 - 10:58 WIB

MK: Transparansi Penyebab Delay Pesawat Perlu Diperkuat

6 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Trending di Uncategorized