Menu ✖

Mode Gelap
Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster KAI Raih Dua Penghargaan CX100 2026, Peringkat ke-7 BUMN Terbaik dalam Pengalaman Pelanggan

Uncategorized

Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang

badge-check


 Puisi Menemukan Realitasnya di Aceh, Ahmadun: Satu Pekan PPN XIV Terasa Kurang Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Ketua Mandataris Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) XIV, Ahmadun Yosi Herfanda, menilai Aceh telah menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi para penyair. Menurutnya, puisi yang selama ini identik dengan dunia imajinasi justru menemukan realitasnya di Tanah Rencong.

Hal itu disampaikan Ahmadun dalam sambutan pada malam penutupan PPN XIV Aceh di Taman Sari Gunongan, Banda Aceh, Minggu (28/6/2026).

“Di tempat lain puisi sering kali penuh imajinasi. Tetapi di Aceh, imajinasi itu menjadi realita. Apa yang ditulis dalam puisi seolah hadir dan dapat dirasakan langsung,” ujarnya.

Selama sepekan pelaksanaan PPN XIV, para penyair dari Indonesia dan berbagai negara mengikuti rangkaian kegiatan yang digelar di sejumlah daerah, mulai dari Banda Aceh, Aceh Tengah, Aceh Utara hingga Bireuen. Perjalanan lintas kota yang panjang dan penuh tantangan justru menjadi pengalaman yang membekas bagi para peserta.

Ahmadun mengaku terkesan dengan konsep penyelenggaraan PPN XIV yang tidak terpusat di satu lokasi. Menurutnya, para peserta diajak menyaksikan langsung kekayaan alam, budaya, sejarah, serta keramahan masyarakat Aceh, sehingga puisi tidak hanya dibacakan, tetapi juga dihidupi.

Ia bahkan merasa waktu penyelenggaraan selama satu pekan belum cukup untuk menikmati seluruh pengalaman yang ditawarkan Aceh.

“Satu minggu acara PPN di Aceh rasanya kurang,” cetus Ahmadun yang disambut tepuk tangan para peserta.

PPN XIV di Aceh sendiri menjadi perhelatan sastra terbesar yang mempertemukan penyair dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara sahabat. Selain pembacaan puisi, kegiatan juga diisi seminar, pertunjukan seni, diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas disiplin seni sebagai upaya memperkuat ekosistem sastra dan mempererat persaudaraan melalui puisi.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Indonesia Raih Kenaikan Kuota Tuna Sirip Biru Selatan 25 Persen, Jadi 1.670 Ton per Tahun

12 Oktober 2026 - 14:21 WIB

KKP Siapkan Produk Lele dan Nila Siap Masak untuk SPPG

10 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trenggono Tekankan Komunikasi Publik untuk Kawal Enam Program Prioritas KKP

8 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

6 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Alutsista Indonesia Makin Modern: Rafale, A400M, Scorpene hingga Kapal Induk Pertama Perkuat Pertahanan Nasional

5 Oktober 2026 - 20:21 WIB

760 Ribu WNA Gunakan Layanan KAI Group hingga Agustus 2026, Perjalanan Wisata Antarkota Terus Tumbuh

4 Oktober 2026 - 14:05 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Ucapkan Selamat atas Pelantikan Plt. Kepala Dinas Pertanian

1 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Fakfak Prioritaskan Pembenahan Data demi Bantuan Tepat Sasaran

28 September 2026 - 16:04 WIB

Penumpang Melahirkan di Kereta KRL Rute Serpong

24 September 2026 - 18:46 WIB

Afternoon Coffee KSOP Muara Angke, Bahas Manifest, Kespel, dan Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 22:25 WIB

Trending di Uncategorized