Menu

Mode Gelap
Minat Kereta Priority Melonjak 88 Persen, Jadi Pilihan Keluarga untuk Liburan Sekolah KA Siliwangi Makin Diminati, Angkut 680 Ribu Penumpang dalam Lima Bulan dengan Tarif Mulai Rp2.000 Ekspor Lampung Bergeliat, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs KAI: Jangan Terburu-buru di Perlintasan Kereta Saat Libur Sekolah, Berhenti Sejenak Bisa Selamatkan Nyawa PNM dan Mandiri Taspen Dorong Kemandirian Difabel Lewat Pelatihan Operator Jahit Sepatu di Brebes Soekarno-Hatta Dibidik Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia pada 2029

Uncategorized

KA Siliwangi Makin Diminati, Angkut 680 Ribu Penumpang dalam Lima Bulan dengan Tarif Mulai Rp2.000

badge-check


 KA Siliwangi Makin Diminati, Angkut 680 Ribu Penumpang dalam Lima Bulan dengan Tarif Mulai Rp2.000 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kereta Api (KA) Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat pulang pergi (pp) terus menjadi pilihan transportasi masyarakat berkat tarifnya yang terjangkau.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan kereta ekonomi lokal ini melayani 680.541 pelanggan atau meningkat 5,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pada periode Januari–Mei 2025 jumlah pelanggan KA Siliwangi tercatat sebanyak 643.564 orang. Kenaikan jumlah penumpang tahun ini menunjukkan layanan kereta ekonomi lokal masih menjadi andalan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

“Pertumbuhan pelanggan KA Siliwangi menunjukkan bahwa layanan kereta ekonomi lokal tetap dibutuhkan masyarakat untuk perjalanan harian, akses keluarga, pendidikan, perdagangan kecil, hingga wisata jarak dekat, terutama saat libur sekolah,” ujar Anne.

Menurutnya, tarif yang sangat terjangkau menjadi salah satu daya tarik utama KA Siliwangi, khususnya bagi masyarakat yang ingin bepergian bersama keluarga selama masa liburan.

“Dengan tarif mulai Rp2.000 hingga Rp5.000, KA Siliwangi memberi ruang bagi keluarga untuk merencanakan perjalanan yang hemat, tertib, aman, dan nyaman. Relasi Sukabumi–Cipatat pp juga membantu masyarakat menjangkau Cianjur dan wilayah sekitarnya dengan biaya yang ringan,” katanya.

KA Siliwangi melayani enam perjalanan setiap hari, terdiri dari tiga perjalanan Sukabumi–Cipatat dan tiga perjalanan Cipatat–Sukabumi. Kereta ini berhenti di sejumlah stasiun, yakni Sukabumi, Gandasoli, Cireungas, Lampegan, Cibeber, Cianjur, Ciranjang, Cipeuyeum, hingga Cipatat.

Dari sisi tarif, pelanggan cukup membayar Rp3.000 untuk relasi Sukabumi–Cianjur, Rp2.000 untuk Cianjur–Cipatat, dan Rp5.000 untuk perjalanan penuh Sukabumi–Cipatat. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI.

Secara bulanan, jumlah pelanggan KA Siliwangi mencapai 148.777 orang pada Januari 2026, sebanyak 120.875 pelanggan pada Februari, 153.729 pelanggan pada Maret, 122.038 pelanggan pada April, dan 135.122 pelanggan pada Mei.

Anne menilai, libur sekolah menjadi momen yang tepat bagi orang tua untuk mengajak anak mengenal transportasi kereta api sekaligus menanamkan budaya tertib selama perjalanan.

“Libur sekolah bisa menjadi waktu yang baik bagi orang tua untuk mengenalkan anak pada perjalanan kereta api. Anak dapat belajar datang lebih awal, antre dengan tertib, duduk sesuai tempat, menjaga kebersihan, serta menghargai sesama pelanggan selama perjalanan,” ujarnya.

Selain menjadi sarana transportasi, KA Siliwangi juga berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sukabumi, Cianjur, hingga Cipatat. Kereta ini memudahkan akses menuju pusat pendidikan, pasar, layanan publik, kawasan permukiman, serta berbagai destinasi wisata di sepanjang lintasannya.

Kehadiran KA Siliwangi juga memberikan dampak ekonomi bagi kawasan sekitar stasiun. Aktivitas penumpang turut menggerakkan usaha kuliner, transportasi lanjutan, hingga perdagangan lokal.

“KA Siliwangi dekat dengan rutinitas masyarakat. Ada pelanggan yang berangkat sekolah, bekerja, berdagang, berkunjung ke keluarga, hingga berwisata bersama anak-anak. Dengan tarif yang ramah kantong, layanan ini menjadi pilihan yang relevan untuk menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan selama masa libur sekolah,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

4 Emas di Nagoya 2026: Target Realistis atau Bukti Mundur Indonesia ikuti Asian Games? 

24 Juni 2026 - 19:51 WIB

Kemenhub Tegaskan Komitmen Perlindungan dan Penguatan Daya Saing Pelaut

24 Juni 2026 - 07:56 WIB

Gapasdap Sebut Perlunya Pembenahan Sistem Tarif Angkutan Penyeberangan

24 Juni 2026 - 07:44 WIB

PNM dan Danantara Perluas Dampak Pemberdayaan, Jangkau 23,1 Juta Pelaku Usaha Ultra Mikro

23 Juni 2026 - 22:39 WIB

Bisnis Jersey Persija Tembus Rp100 Miliar, Ekosistem Liga Jalan di Tempat

23 Juni 2026 - 00:18 WIB

Peserta dan Undangan PPN XIV Tiba di Bandara Iskandar Muda, Disambut Hangat Panitia

22 Juni 2026 - 14:36 WIB

Pergi ke Kebun, Pulang Rumah Tinggal Abu: Kisah Pilu Keluarga Amri di Paya Tumpi

21 Juni 2026 - 23:28 WIB

Insentif 50% Pajak Film DKI: Murah di Tiket, Rapuh di Layar

21 Juni 2026 - 21:02 WIB

Ketua DPP dan DPW Sulawesi Bersatu Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di Jalan Alauddin 3

21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Hari Pertama Pembagian Jadup Tahap II pascabanjir, Walikota Langsa Tinjau Langsung 

20 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Uncategorized