Menu ✖

Mode Gelap
Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen Tarif TransJakarta Disesuaikan 2027 Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

RAGAM

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

badge-check


 Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Sabtu (15/8/2026) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Tengah Yusmanto dan Kementerian Pekerjaan Umum menyambut baik pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen Jakarta (14/8/2026). Prabowo mengatakan akan menindaklanjuti pembangunan giant sea wall di Jateng.

Seperti diketahui, penurunan muka tanah yang melanda Pantai Utara (Pantura) Jateng semakin mengkhawatirkan. Di Kabupaten Demak dan kota Pekalongan, tanah amblas 16 sentimeter setiap tahunnya. Sedang Semarang di angka 12 sentimeter. Wilayah pesisir mulai Brebes, Kendal, hingga Rembang mengalami hal sama tapi dengan tingkat keparahan berbeda.

Celakanya lagi, turunnya permukaan tanah diikuti dengan naiknya permukaan air laut akibat perubahan iklim. Dampak ke depannya adalah rob di kawasan pantura tidak lagi bersifat musiman tapi sudah menjadi ancaman permanen.

Yusmanto berharap persoalan ini harus segera ditangani karena Pantura merupakan pusat pertumbuhan industri dan perdagangan, serta merupakan kabupaten / perkotaan yang memiliki peran strategis bagi perekonomian Jawa Tengah.

“Jangan sampai karena abrasi, potensi ekonomi hilang serta kerugian akibat banjir rob semakin terasa. Karena itu kita mendukung pemerintah yang lewat jajaran Kemenko Infrastruktur / Pembangunan Kewilayahan RI menyiapkan skema penanganan, mulai tanggul laut hybrid hingga giant sea wall,” demikian Yusmanto.

Secara terpisah Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan siap melaksanakan perintah Presiden Prabowo, Sabtu (16/8/2026). Dirinya telah mengunjungi Semarang beberapa kali untuk melihat langsung persiapannya. Menurutnya, perubahan iklim menghadirkan tantangan untuk membangun kawasan Pantura Jateng utamanya Semarang menjadi lebih baik.

“Banjir, rob, kenaikan muka air laut, penurunan muka tanah, serta curah hujan ekstrem dampaknya pada lingkungan, aktivitas ekonomi, lahan pertanian, hingga layanan pendidikan dan kesehatan masyarakat. Karenanya, bencana ini harus segera ditanggulangi,” kata Dody.

Namun menurut Dody, kemampuan fiskal pemerintah pusat saat ini belum memungkinkan pembangunan giant sea wall secara menyeluruh. Sebab itu pemerintah mendorong pembangunan tanggul laut di dekat garis pantai melalui kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan pengelola kawasan.

Menteri dari Partai Demokrat ini menilai dengan penanganan yang kolaboratif akan terwujud kebijakan pembangunan yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim, penanganan bencana secara baik, pengelolaan kawasan pesisir yang bermanfaat, serta masyarakat yang memiliki mata pencaharian berkelanjutan.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

118 Bus Shuttle DAMRI Siap Layani Mobilitas Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

6 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM