Menu ✖

Mode Gelap
Joumpa Masuk di Layanan wondr, BNI Perluas Ekosistem Perjalanan Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan Travelator Integrasi Karet-Sudirman Baru Mulai Dirakit, KAI Kejar Penyelesaian Akhir Tahun KKP Perketat Perlindungan dan Perekrutan Awak Kapal Perikanan Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

RAGAM

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

badge-check


 Teater Ruang Baca - Anggota Komunitas Ruang Baca mementaskan teater tentang perjalanan sembilan tahun komunitas tersebut di hadapan pengunjung di Kota Langsa, Sabtu malam (3/10/2026). Foto: Dok. /Ricky Syahrudi Perbesar

Teater Ruang Baca - Anggota Komunitas Ruang Baca mementaskan teater tentang perjalanan sembilan tahun komunitas tersebut di hadapan pengunjung di Kota Langsa, Sabtu malam (3/10/2026). Foto: Dok. /Ricky Syahrudi

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Komunitas Ruang Baca memperingati sembilan tahun berdirinya dengan doa bersama dan pameran dokumentasi aksi kemanusiaan, sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai bencana yang melanda Indonesia.

Di tengah kemeriahan acara syukuran sembilan tahun berdirinya Komunitas Ruang Baca di Keude Kupi Rumoh Aceh, Kota Langsa, Sabtu (3/10/2026), para peserta dan pengurus merapatkan barisan untuk menggelar doa bersama.

Aksi doa bersama ini digelar sebagai bentuk empati atas maraknya musibah yang melanda berbagai daerah belakangan ini, mulai dari banjir bandang, gempa bumi, kebakaran hutan, hingga angin puting beliung.

“Kita haturkan doa bersama untuk negeri yang akhir-akhir ini dilanda musibah,” tutur Ketua Panitia Acara, Tabir sabtu malam.

Kepekaan terhadap isu bencana sangat terasa di lokasi acara. Deretan foto dokumentasi aksi nyata mereka saat terjun sebagai relawan di area bencana. Tak hanya itu, berjejer pula potret berbagai peristiwa bencana yang menimpa Indonesia beberapa waktu belakangan.

Di lokasi acara, barisan foto-foto tersebut dipajang rapi di bawah pancaran cahaya lampu kuning.

Di antara pajangan visual tersebut, anggota komunitas, Agnes, turut memamerkan esai personalnya kala terjun langsung dalam penanganan banjir Aceh Tamiang.

“Ini pengalaman selama jadi relawan banjir kemarin. Lewat momen ini kami pengen unjuk gigi dan membagikan warna-warna kehidupan baru yang kami temui di lapangan,” kata Agnes.

Pengalaman reflektif yang dipadukan dengan visualisasi ciamik tersebut menyita perhatian pengunjung. Riska (24), seorang mahasiswi yang hadir di lokasi, menyebut aksi ini memberi warna lain pada gerakan literasi anak muda.

“Membaca karya tulis ini bikin sadar kalau komunitas buku di sini aksinya nyata. Mereka nggak cuma bicara teori di kertas, tapi juga peka dan turun langsung pas ada bencana,” kata Riska.

Melalui doa bersama, rekam visual perjuangan, dan pameran karya ini, Komunitas Ruang Baca menegaskan bahwa gerakan literasi yang mereka usung senantiasa berjalan berdampingan dengan rasa kepedulian sosial.(ricky)

Baca Lainnya

Sepuluh Tahun Menanti, Masjid Giok Jadi Saksi Perjalanan Luhay Ahmad Memeluk Islam

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Catatan Halimah Munawir: Congklak – Tradisi Nusantara, Tetapi Bukan Berasal dari Nusantara?

5 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Kamaksi Harapkan Kepentingan Masyarakat Harus Prioritas Utama dan Buka Dialog Soal Pengembangan Geotermal

5 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Air Menjadi Perjuangan Kedua Pengungsi Gempa Flores

5 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Wahyu Zein, Penyany Sekaligus Komposer Rilis EP dan Sukses Tembus 8 Ribuan Montly Listeners di Spotify

5 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Digelar di USK, Hadirkan Seniman dari Berbagai Negara

5 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat

4 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi

4 Oktober 2026 - 21:15 WIB

OPINI: Peralihan Pucuk Pimpinan Polri – Murni Bebenah atau Sekadar Alat Kekuasaan Baru?

4 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Trending di RAGAM