Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Komunitas Ruang Baca memperingati sembilan tahun berdirinya dengan doa bersama dan pameran dokumentasi aksi kemanusiaan, sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai bencana yang melanda Indonesia.
Di tengah kemeriahan acara syukuran sembilan tahun berdirinya Komunitas Ruang Baca di Keude Kupi Rumoh Aceh, Kota Langsa, Sabtu (3/10/2026), para peserta dan pengurus merapatkan barisan untuk menggelar doa bersama.
Aksi doa bersama ini digelar sebagai bentuk empati atas maraknya musibah yang melanda berbagai daerah belakangan ini, mulai dari banjir bandang, gempa bumi, kebakaran hutan, hingga angin puting beliung.
“Kita haturkan doa bersama untuk negeri yang akhir-akhir ini dilanda musibah,” tutur Ketua Panitia Acara, Tabir sabtu malam.
Kepekaan terhadap isu bencana sangat terasa di lokasi acara. Deretan foto dokumentasi aksi nyata mereka saat terjun sebagai relawan di area bencana. Tak hanya itu, berjejer pula potret berbagai peristiwa bencana yang menimpa Indonesia beberapa waktu belakangan.
Di lokasi acara, barisan foto-foto tersebut dipajang rapi di bawah pancaran cahaya lampu kuning.
Di antara pajangan visual tersebut, anggota komunitas, Agnes, turut memamerkan esai personalnya kala terjun langsung dalam penanganan banjir Aceh Tamiang.
“Ini pengalaman selama jadi relawan banjir kemarin. Lewat momen ini kami pengen unjuk gigi dan membagikan warna-warna kehidupan baru yang kami temui di lapangan,” kata Agnes.
Pengalaman reflektif yang dipadukan dengan visualisasi ciamik tersebut menyita perhatian pengunjung. Riska (24), seorang mahasiswi yang hadir di lokasi, menyebut aksi ini memberi warna lain pada gerakan literasi anak muda.
“Membaca karya tulis ini bikin sadar kalau komunitas buku di sini aksinya nyata. Mereka nggak cuma bicara teori di kertas, tapi juga peka dan turun langsung pas ada bencana,” kata Riska.
Melalui doa bersama, rekam visual perjuangan, dan pameran karya ini, Komunitas Ruang Baca menegaskan bahwa gerakan literasi yang mereka usung senantiasa berjalan berdampingan dengan rasa kepedulian sosial.(ricky)























