Menu

Mode Gelap
Ramaikan GBK, Penonton Pertandingan Persija-Persib Tembus 58.961 Aceh Coffee Day Rayakan Dua Tahun Hari Kopi Aceh Dihelat 15 September 2026 Bidik Ekosistem Umrah Terintegrasi, JARDY Travel Gandeng BPRS Harum Hikmahnugraha Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Buka Akses Masyarakat Saksikan Langsung MTQ Nasional XXXI di Semarang KAI Daop 4 Semarang Siap Layani Mobilitas Masyarakat pada MTQ Nasional XXXI, Penumpang Melonjak Naik KAI Daop 1 Jakarta Gunakan 6,5 Juta Liter B50, Operasional KA Tetap Lancar

Uncategorized

Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai

badge-check


 Sri Mulyati Buat Kreasi Mozaik Bunga dari Plastik Bekas, Bukti Sampah Bisa Menjadi Karya Seni Bernilai Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Seniman mozaik daur ulang Sri Mulyati kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui sebuah karya bertajuk “Bunga Teratai” yang seluruhnya dibuat dari potongan plastik bekas.

Karya tersebut tidak lahir dalam waktu singkat. Dengan ketelatenan dan kesabaran, Sri Mulyati menyusun satu per satu potongan plastik hingga akhirnya membentuk bunga teratai yang sedang mekar.

Menurut Sri Mulyati, bagi sebagian orang plastik bekas mungkin hanya dipandang sebagai sampah. Namun di balik setiap potongannya masih tersimpan peluang untuk diolah menjadi karya seni yang memiliki nilai estetika sekaligus pesan lingkungan.

“Teratai mengajarkan bahwa keindahan dapat tumbuh dari tempat yang sederhana. Begitu pula kehidupan, selalu ada harapan bagi siapa saja yang mau berproses,” ujar Sri Mulyati, Jumat (7/8/2026).

Sri Mulyati memproses sampah menjadi karya seni.

Ia menuturkan, proses kreatif karya tersebut menjadi perjalanan panjang yang turut disaksikan oleh sahabat dan para pengikutnya di media sosial, mulai dari tahap sketsa hingga penyelesaian akhir.

Sri Mulyati juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa selama proses penciptaan karya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi untuk terus berkarya sekaligus mengampanyekan pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan seni.

Melalui mozaik “Bunga Teratai”, Sri Mulyati berharap masyarakat semakin menyadari bahwa pelestarian lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk memanfaatkan limbah plastik menjadi karya yang bernilai seni.

Karya ini sekaligus menjadi contoh bahwa praktik daur ulang tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik, tetapi juga mampu melahirkan kreativitas tanpa batas serta memberi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Dengan semangat eco art, Sri Mulyati membuktikan bahwa dari sesuatu yang kerap dianggap tidak berguna dapat lahir sebuah karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga membawa pesan tentang harapan, ketekunan, dan kecintaan terhadap bumi.*** (MY)

Baca Lainnya

Tsunami’ Dugaan Keracunan Menu MBG Melanda 4 Wilayah Pantura Jawa Tengah

11 September 2026 - 05:26 WIB

Cerita Bupati Madina Jumpa Mantan: Ada Bibik-bisik Soal Bandara, Pelabuhan dan BUMD?

7 September 2026 - 16:04 WIB

Dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon , 81 Penyair Bicara Tentang Indonesia ‘Merdeka Katamu’

7 September 2026 - 08:02 WIB

Catatan Halimah Munawir: Narosan – Ketika Tradisi Menjadi Jalan Menuju Keluarga

6 September 2026 - 16:59 WIB

Peringatan Maulid Nabi di Rumah Qur’an DKM Masjid Annur Purigading Berlangsung Khidmat

6 September 2026 - 10:49 WIB

Dari Dapur Kecil ke Produksi 3.000 Bolu Sehari, Kisah Dermiyanti Menaklukkan Pasar Jambi

4 September 2026 - 21:04 WIB

Jakarta Butuh Hub Logistik

30 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Manusia Di Antara Dua Setan 

30 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Radio Rimba Raya Resmi Ditetapkan Sebagai Situs Cagar Budaya

28 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Di Upacara Peringatan HUT ke 81 Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi Pamer Keberhasilan

20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Trending di Uncategorized