Wartatrans.com, JAKARTA – Mobilitas masyarakat menggunakan Kereta Cepat Whoosh meningkat selama libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Dalam dua hari, Jumat-Sabtu, 14-15 Agustus 2026, jumlah penumpang Whoosh mencapai 45.889 orang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, rata-rata volume penumpang Whoosh selama dua hari tersebut mencapai sekitar 23 ribu orang per hari. Angka itu naik sekitar 15 persen dibandingkan rata-rata penumpang pada akhir pekan biasa yang berada di kisaran 20 ribu orang per hari.

Menurut Eva, peningkatan tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian.
“Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk bepergian menggunakan Whoosh. Kami terus memantau pergerakan penumpang dan memastikan kesiapan layanan agar perjalanan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan nyaman,” ujar Eva, Ahad (16/8/2026).
Pada Jumat, 14 Agustus 2026, Whoosh melayani 22.632 penumpang. Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 23.257 penumpang pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Stasiun Halim menjadi titik keberangkatan dengan jumlah penumpang terbanyak pada Sabtu. Tercatat 13.934 penumpang atau hampir 60 persen dari total penumpang berangkat dari stasiun tersebut.
Sementara itu, Stasiun Padalarang mencatat 6.513 penumpang, disusul Stasiun Tegalluar Summarecon sebanyak 1.788 penumpang dan Stasiun Karawang sebanyak 1.022 penumpang.
Untuk perjalanan Ahad, 16 Agustus 2026, penjualan tiket Whoosh hingga pagi hari telah mencapai lebih dari 10 ribu tiket.
KCIC memperkirakan jumlah penumpang Whoosh pada hari tersebut dapat mencapai sekitar 21 ribu orang. Volume perjalanan juga diprediksi masih tinggi hingga Senin, 17 Agustus 2026, seiring berlangsungnya rangkaian libur panjang HUT ke-81 RI.
Setelah periode libur berakhir, KCIC memperkirakan arus perjalanan menuju Jakarta akan mulai mengalami peningkatan karena masyarakat kembali dari berbagai daerah.
Untuk memenuhi kebutuhan perjalanan selama periode tersebut, KCIC mengoperasikan 62 perjalanan Whoosh setiap hari. Seluruh petugas juga disiagakan untuk memastikan operasional dan pelayanan tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya jumlah penumpang.
KCIC mengimbau masyarakat yang masih berencana bepergian agar melakukan pemesanan tiket lebih awal. Langkah tersebut penting terutama bagi calon penumpang yang mengincar jadwal keberangkatan favorit karena berpotensi lebih cepat terisi.
Tiket Whoosh dapat dipesan melalui Aplikasi Whoosh, situs ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, wondr by BNI, Tiket.com, Traveloka, Trip.com, serta loket dan Ticket Vending Machine (TVM) yang tersedia di stasiun.
Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari atau menuju pusat Kota Bandung, KCIC juga mengimbau penumpang memanfaatkan layanan KA Feeder Whoosh melalui Stasiun Padalarang.
Penggunaan KA Feeder dapat menjadi alternatif untuk mengurangi potensi kepadatan lalu lintas dan kemacetan di jalan raya selama periode libur panjang.
Selain itu, penumpang diminta datang ke stasiun setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Waktu tersebut diperlukan agar penumpang memiliki cukup waktu untuk menjalani proses pemeriksaan hingga boarding.
KCIC mengingatkan bahwa boarding gate Whoosh akan ditutup lima menit sebelum jadwal keberangkatan.
“KCIC akan terus memastikan seluruh layanan Whoosh selama periode libur panjang berjalan dengan optimal. Kami berkomitmen untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dan momentum liburan dengan lebih baik,” kata Eva.(fahmi)






























