Menu ✖

Mode Gelap
Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Pengembangan Panas Bumi,  Intensifkan Pengeboran di Sejumlah Wilayah Operasional Dihadiri Lebih Dari 157 Ribu Penonton, DAMRI Dukung Mobilitas Penonton Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 KAI Services Perkuat Kompetensi Petugas Keamanan untuk Tingkatkan Layanan Pelanggan Krisis Air Bersih Ganggu Pelayanan RSUD Fakfak, Jam Besuk Pasien Dihentikan Sementara Pemerintah Bentuk Satgas Pemberantasan Penyelundupan Benih Lobster KAI Raih Dua Penghargaan CX100 2026, Peringkat ke-7 BUMN Terbaik dalam Pengalaman Pelanggan

OLAH RAGA

Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

badge-check


 Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan reformasi regulasi secara besar-besaran untuk mempercepat pertumbuhan industri olahraga nasional. Langkah ini ditempuh guna mengubah paradigma olahraga dari sekadar sektor yang bergantung pada anggaran negara menjadi industri yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus memperkuat citra Indonesia di tingkat global.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengatakan transformasi birokrasi menjadi langkah penting agar Indonesia mampu memanfaatkan potensi industri olahraga yang terus berkembang. Menurutnya, olahraga kini tidak lagi dipandang sebagai beban anggaran, melainkan sebagai sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Persepsinya selalu olahraga itu dilihat sebagai beban, tetapi sebenarnya olahraga hari ini adalah sebuah pendapatan serta national branding,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sebagai bagian dari reformasi tersebut, Kemenpora memangkas regulasi internal dari 191 aturan yang memuat sekitar 1.500 pasal menjadi hanya empat aturan dengan total 600 pasal. Penyederhanaan regulasi ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan birokrasi sekaligus membuka ruang investasi swasta di sektor olahraga.

Langkah deregulasi tersebut dilakukan seiring besarnya peluang industri olahraga global. Nilai pasar olahraga dunia diproyeksikan mencapai 599,9 miliar dolar Amerika Serikat dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sekitar 8 persen, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global.

Dosen Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon, Wahyu Erfandy, menilai potensi ekonomi olahraga di Indonesia sangat besar, terutama dari sektor sport tourism, penyelenggaraan event, hingga industri manufaktur peralatan olahraga. Namun, menurutnya, pengembangan ekosistem olahraga masih belum terintegrasi.

“Potensi ratusan triliun rupiah dari sport tourism dan manufaktur alat olahraga kita masih berjalan sendiri-sendiri tanpa cetak biru yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyederhanaan regulasi perlu diikuti dengan kebijakan yang konsisten, termasuk pemberian insentif kepada penyelenggara ajang olahraga di daerah agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak menjadi aset yang terbengkalai.

Pemerintah juga mulai membatasi pembangunan infrastruktur olahraga baru yang tidak memiliki rencana bisnis jangka panjang. Sebaliknya, optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia akan didorong melalui kerja sama dengan sektor swasta guna mengurangi beban biaya pemeliharaan yang selama ini ditanggung APBD.

Dari sisi birokrasi, reformasi yang dilakukan Kemenpora memangkas sekitar 97,9 persen jumlah regulasi, dari 191 menjadi empat aturan utama. Sebanyak 1.440 pasal yang dinilai tumpang tindih dihapus sehingga hanya tersisa 600 pasal operasional yang diharapkan lebih sederhana, adaptif, dan mampu meningkatkan daya tarik investasi di sektor olahraga nasional.*** (Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup

7 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Suasana Tegang Menyelimuti Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026 di Kantor Gubernur Jateng

6 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Timnas Juara FIFA ASEAN Cup, Presiden Siapkan Bonus Ekstra

6 Oktober 2026 - 07:54 WIB

AFC Dorong Asian Nations League, Beban Biaya Perjalanan jadi Sorotan

5 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Indonesia 9-2 Bangladesh, FIFA ASEAN Cup Turut Dorong Ekonomi Bandung

2 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi

1 Oktober 2026 - 08:21 WIB

BNI Apresiasi Pembinaan PBSI, Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali di Asian Games 2026

30 September 2026 - 10:44 WIB

Indonesia-Malaysia Imbang 0-0 di Laga Kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026

29 September 2026 - 07:21 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

Gasak Singapura 2-0, Indonesia Full Skuad 10 Starter Naturalisasi

26 September 2026 - 07:07 WIB

Trending di OLAH RAGA