Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

OLAH RAGA

Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

badge-check


 Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan reformasi regulasi secara besar-besaran untuk mempercepat pertumbuhan industri olahraga nasional. Langkah ini ditempuh guna mengubah paradigma olahraga dari sekadar sektor yang bergantung pada anggaran negara menjadi industri yang mampu menghasilkan pendapatan sekaligus memperkuat citra Indonesia di tingkat global.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengatakan transformasi birokrasi menjadi langkah penting agar Indonesia mampu memanfaatkan potensi industri olahraga yang terus berkembang. Menurutnya, olahraga kini tidak lagi dipandang sebagai beban anggaran, melainkan sebagai sektor ekonomi yang memiliki nilai tambah tinggi.

“Persepsinya selalu olahraga itu dilihat sebagai beban, tetapi sebenarnya olahraga hari ini adalah sebuah pendapatan serta national branding,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sebagai bagian dari reformasi tersebut, Kemenpora memangkas regulasi internal dari 191 aturan yang memuat sekitar 1.500 pasal menjadi hanya empat aturan dengan total 600 pasal. Penyederhanaan regulasi ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan birokrasi sekaligus membuka ruang investasi swasta di sektor olahraga.

Langkah deregulasi tersebut dilakukan seiring besarnya peluang industri olahraga global. Nilai pasar olahraga dunia diproyeksikan mencapai 599,9 miliar dolar Amerika Serikat dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sekitar 8 persen, jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global.

Dosen Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon, Wahyu Erfandy, menilai potensi ekonomi olahraga di Indonesia sangat besar, terutama dari sektor sport tourism, penyelenggaraan event, hingga industri manufaktur peralatan olahraga. Namun, menurutnya, pengembangan ekosistem olahraga masih belum terintegrasi.

“Potensi ratusan triliun rupiah dari sport tourism dan manufaktur alat olahraga kita masih berjalan sendiri-sendiri tanpa cetak biru yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyederhanaan regulasi perlu diikuti dengan kebijakan yang konsisten, termasuk pemberian insentif kepada penyelenggara ajang olahraga di daerah agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak menjadi aset yang terbengkalai.

Pemerintah juga mulai membatasi pembangunan infrastruktur olahraga baru yang tidak memiliki rencana bisnis jangka panjang. Sebaliknya, optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia akan didorong melalui kerja sama dengan sektor swasta guna mengurangi beban biaya pemeliharaan yang selama ini ditanggung APBD.

Dari sisi birokrasi, reformasi yang dilakukan Kemenpora memangkas sekitar 97,9 persen jumlah regulasi, dari 191 menjadi empat aturan utama. Sebanyak 1.440 pasal yang dinilai tumpang tindih dihapus sehingga hanya tersisa 600 pasal operasional yang diharapkan lebih sederhana, adaptif, dan mampu meningkatkan daya tarik investasi di sektor olahraga nasional.*** (Artha Tidar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Melalui Bowling Fun Games 2026, IPC TPK dan Mitra PBM Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Dorong Operational Excellence

1 Juli 2026 - 07:43 WIB

Karena MBG Indonesia Juara AVC Men’s Volleyball Club 2026.

29 Juni 2026 - 15:55 WIB

Pemanfaatan Aset DAMRI Hadirkan Fasilitas Olahraga Baru di Kawasan Wisata Yogyakarta

25 Juni 2026 - 09:11 WIB

TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Bayang-Bayang Paywall 2022 Belum Hilang

21 Juni 2026 - 05:24 WIB

Obsesi 2030 vs Realita: Timnas Belum Mampu Tembus Bayang-bayang ASEAN

20 Juni 2026 - 05:24 WIB

Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

15 Juni 2026 - 21:58 WIB

Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026

15 Juni 2026 - 15:21 WIB

Kanada Ditahan Bosnia 1-1 pada Laga Perdana Piala Dunia 2026

13 Juni 2026 - 09:25 WIB

Indonesia Tekuk Oman 3-0, Keunggulan Fisik dan Disiplin Taktik Jadi Pembeda

6 Juni 2026 - 14:27 WIB

SUAMIKU LUKAKU Gelar Kampanye CFD di 5 Kota, Soroti Pentingnya Kesehatan Mental dan Kesadaran terhadap KDRT

26 Mei 2026 - 11:03 WIB

Trending di OLAH RAGA