Menu ✖

Mode Gelap
Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK Thomas Oentoro jadi Dirut Garuda Indonesia, ini Profilnya KKP Luncurkan Aturan Pengelolaan Alat Tangkap Tertinggal, Hilang, dan Rusak

OLAH RAGA

SUAMIKU LUKAKU Gelar Kampanye CFD di 5 Kota, Soroti Pentingnya Kesehatan Mental dan Kesadaran terhadap KDRT

badge-check


 SUAMIKU LUKAKU Gelar Kampanye CFD di 5 Kota, Soroti Pentingnya Kesehatan Mental dan Kesadaran terhadap KDRT Perbesar

Aratans.com, JAKARTA — Riuh Car Free Day pada Ahad pagi, 24 Mei 2026, di lima kota berubah menjadi ruang kampanye sosial ketika film SUAMIKU LUKAKU menggelar gerakan bertajuk For Mental Health and Healthy Living. Di Jakarta, Depok, Medan, Banjarmasin, dan Palembang, kampanye itu tidak hanya mempromosikan film, tetapi juga membawa isu yang selama ini kerap disembunyikan di balik dinding rumah: kesehatan mental dan kekerasan dalam rumah tangga.

Di Jakarta, para pemain utama seperti Acha Septriasa dan Gusty Pratama hadir membaur dengan warga yang memenuhi kawasan CFD. Mereka berjalan, menyapa pengunjung, sekaligus menyampaikan pesan bahwa luka emosional sering kali tidak tampak di permukaan, namun meninggalkan bekas panjang dalam kehidupan korban.

Kampanye ini menjadi kelanjutan dari rangkaian promosi yang sebelumnya dilakukan rumah produksi SinemArt, mulai dari konferensi pers, gala premiere, psychology talkshow, hingga gerakan #memecahkankesunyian. Pilihan membawa isu itu ke ruang publik seperti CFD terasa penting: kesehatan mental dan relasi abusif masih sering dianggap persoalan privat yang tabu dibicarakan.

Film ini disutradarai Ssharad Sharaan bersama Viva Westi, dengan naskah yang ditulis Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu. Ceritanya menelusuri kehidupan Amina, diperankan Acha Septriasa, perempuan yang hidup dalam tekanan rumah tangga bersama Irfan, suaminya yang dimainkan Baim Wong. Di mata lingkungan, Irfan dikenal sebagai sosok baik. Namun di dalam rumah, ia menyimpan wajah lain yang penuh kekerasan.

Situasi menjadi semakin rumit ketika Nadia, putri mereka yang diperankan Azkya Mahira, berada dalam kondisi kritis. Dalam situasi terdesak itu, Amina berusaha mencari keberanian untuk keluar dari lingkaran kekerasan yang selama ini membungkam hidupnya.

Harapan datang lewat tokoh Zahra, pengacara yang diperankan Raline Shah, yang membantu Amina memperjuangkan hak-haknya. Namun film ini tidak menawarkan jalan keluar yang sederhana. Kebebasan digambarkan sebagai sesuatu yang harus diperjuangkan dengan risiko, ketakutan, dan luka yang tidak sedikit.

Dengan mengangkat kenyataan bahwa satu dari empat perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan, film ini mencoba bergerak melampaui hiburan. Ia hadir sebagai upaya membuka percakapan tentang trauma, ketakutan, dan keberanian untuk bersuara.

Di tengah budaya yang sering menempatkan rumah tangga sebagai wilayah tertutup, SUAMIKU LUKAKU seperti hendak mengingatkan satu hal sederhana: rumah semestinya menjadi tempat paling aman bagi seseorang, bukan sumber ketakutan yang dipendam dalam diam.

Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026.*** (SBY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

8 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Trending di RAGAM