Wartatrans.com, JAKARTA – Pelanggan kereta api yang mengalami perubahan rencana perjalanan kini dapat membatalkan tiket atau mengubah jadwal keberangkatan dengan lebih mudah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyediakan kedua layanan tersebut melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun yang melayani pembatalan dan perubahan jadwal.

Layanan ini memberikan fleksibilitas kepada pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan tanpa harus mengurusnya secara rumit, sekaligus menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan KAI melalui pemanfaatan teknologi digital.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, kebutuhan perjalanan pelanggan dapat berubah setelah tiket dibeli sehingga KAI berupaya menyediakan layanan yang memungkinkan pelanggan melakukan penyesuaian secara mudah.
“Setiap pelanggan memiliki kebutuhan perjalanan yang dinamis. Melalui layanan pembatalan dan perubahan jadwal, KAI memberikan ruang bagi pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan dengan lebih mudah, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun layanan petugas di stasiun,” ujar Franoto.
Untuk pembatalan melalui Access by KAI, pelanggan dapat mengajukan pembatalan paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Tiket yang dibatalkan harus berstatus telah dibayar (paid).
Prosesnya dilakukan dengan membuka menu Tiket Saya, memilih tiket yang akan dibatalkan, kemudian masuk ke fitur Kelola Pesanan dan mengikuti tahapan pembatalan yang tersedia.
Pembatalan tiket dikenakan biaya sebesar 25 persen dari harga tiket di luar biaya pemesanan. Dana pengembalian akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pelanggan yang ingin melakukan pembatalan secara langsung dapat mendatangi loket stasiun yang melayani pembatalan tiket di wilayah KAI Daop 1 Jakarta. Layanan tersebut tersedia antara lain di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Cikampek, Bogor Paledang, dan Sukabumi.
Pelanggan wajib membawa identitas asli sesuai nama yang tercantum pada tiket serta bukti pemesanan atau kode booking. Jika pembatalan diwakilkan, pihak yang mewakili harus membawa surat kuasa bermaterai, identitas asli pemberi kuasa, identitas penerima kuasa, serta dokumen pendukung sesuai ketentuan.
Pembatalan melalui loket stasiun dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. KAI mengimbau pelanggan datang lebih awal untuk menghindari antrean dan memastikan proses pelayanan berjalan optimal.
Selain pembatalan, perubahan jadwal perjalanan (reschedule) juga dapat dilakukan melalui Access by KAI paling lambat dua jam sebelum keberangkatan, selama memenuhi ketentuan dan kursi pada perjalanan pengganti masih tersedia.
Pelanggan cukup membuka menu Tiket Saya, memilih tiket yang akan diubah, lalu menggunakan fitur Ubah Jadwal. Layanan ini dikenakan biaya sebesar 25 persen dari tarif kereta api di luar biaya pemesanan. Jika tarif perjalanan pengganti berbeda, pelanggan mengikuti ketentuan pembayaran selisih tarif.
Franoto mengingatkan pelanggan agar memeriksa kembali detail perjalanan sebelum melakukan transaksi, termasuk tanggal keberangkatan, stasiun asal dan tujuan, waktu perjalanan, serta data penumpang.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Access by KAI karena berbagai kebutuhan perjalanan dapat dikelola dengan lebih mudah dalam satu aplikasi. Namun bagi pelanggan yang membutuhkan layanan langsung, petugas KAI di stasiun siap memberikan bantuan dan informasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta memastikan peningkatan layanan terus dilakukan melalui transformasi digital dan penguatan pelayanan pelanggan guna menciptakan perjalanan kereta api yang semakin mudah, aman, dan nyaman.(fahmi)






























