Menu ✖

Mode Gelap
Hajatan FIFGROUP Pondok Gede Hadirkan Beragam Promo, Hiburan, dan Kegiatan Sosial untuk Masyarakat Apresiasi Pencapaian Prestasi Bank Jakarta oleh Kamaksi Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang OPINI: Peralihan Pucuk Pimpinan Polri – Murni Bebenah atau Sekadar Alat Kekuasaan Baru? Tanjung Lesung Kini Terhubung Dengan Bandara Soekarno-Hatta Melalui Layanan DAMRI Viral Dugaan Penganiayaan Awak Kapal, KKP Amankan KM Maulana 23 di Laut Aru

PERON

KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta

badge-check


 KAI Kembangkan TOD Manggarai Seluas 129 Hektare, Integrasikan KRL hingga TransJakarta Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengembangkan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD) Manggarai, Jakarta Selatan, dengan memperkuat integrasi antara stasiun, konektivitas pejalan kaki, perpindahan antarmoda, ruang publik, hunian, dan aktivitas perkotaan.

Stasiun Manggarai saat ini melayani sekitar 162 ribu pelanggan per hari dengan sekitar 700–750 perjalanan kereta api setiap hari.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan tingginya mobilitas tersebut menjadi alasan penting bagi KAI untuk mengembangkan kawasan Manggarai secara lebih terintegrasi.

“Manggarai memiliki peran besar dalam mobilitas masyarakat Jabodetabek. Karena itu, pengembangannya perlu melihat stasiun dan kawasan di sekitarnya sebagai satu kesatuan agar perpindahan antarmoda, akses pejalan kaki, dan aktivitas masyarakat semakin terhubung,” ujar Bobby, Rabu (19/8/2026).

Aktivitas pelanggan KRL yang melakukan gate in di Stasiun Manggarai tercatat 5.142.739 pelanggan pada 2023, meningkat menjadi 5.575.711 pelanggan pada 2024 atau naik sekitar 8,42 persen. Pada 2025 jumlahnya mencapai 5.456.309 pelanggan, sedangkan Januari–Juni 2026 telah mencapai 2.716.932 pelanggan.

Peran Manggarai juga diperkuat layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Layanan tersebut melayani 1.970.531 pelanggan pada 2023, meningkat menjadi 2.242.536 pelanggan pada 2024, dan kembali naik menjadi 2.346.934 pelanggan pada 2025. Khusus di Stasiun Manggarai, sebanyak 230.314 pelanggan tercatat sepanjang Januari–Juni 2026.

Secara keseluruhan, kawasan TOD Manggarai memiliki delineasi sekitar 129 hektare, dengan sekitar 64 hektare merupakan lahan KAI. Pengembangannya dilakukan secara bertahap dan diarahkan untuk memperkuat konektivitas dengan KRL Commuter Line, Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, serta rencana LRT Jakarta.

“KAI ingin memastikan pertumbuhan mobilitas di Manggarai diikuti dengan kualitas konektivitas kawasan yang semakin baik. Tujuannya agar masyarakat semakin mudah menggunakan transportasi publik dan menjalani aktivitas sehari-hari,” tutup Bobby.(fahmi)

Baca Lainnya

Jejak Kereta Api di Ujung Jawa dan Sumatra: Merak, Ketapang, Krueng Mane dan Tanjungkarang

4 Oktober 2026 - 19:58 WIB

KA Mutiara Timur Catat 304.522 Pelanggan, Banyuwangi Makin Terhubung dengan Surabaya

4 Oktober 2026 - 17:26 WIB

KAI Catat 11,34 Juta Pergerakan Pelanggan di Sumatra, Naik 12,02 Persen

4 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Commuter Run 2026 Diikuti 2.500 Peserta, KAI Commuter Dorong Gaya Hidup Sehat dan Transportasi Publik

4 Oktober 2026 - 09:07 WIB

KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

3 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Dilema Aturan Impor KRL Bekas dan Kebutuhan Layanan Publik

3 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Angkutan Non-Batu Bara KAI Capai 9,15 Juta Ton, Hasil Pertanian Banyuwangi–Jakarta Mulai Dibidik

2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Keributan Terjadi di Eskalator Stasiun Bekasi, Diduga Dipicu Perselisihan Pasangan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Trending di PERON