Menu

Mode Gelap
Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi SBY Cup 2026 Berakhir Sukses, LavAni Meraih Juara dan Empat Penghargaan Individual Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029 KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

RAGAM

Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi

badge-check


 Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Bedah buku Diplomasi Sengketa 4 Pulau karya Murizal Hamzah berlangsung hangat di Jakarta, Senin (18/5/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Merawat Data Mencegah Sengketa Batas Wilayah” itu dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Aceh yang menetap di ibu kota.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Taman Iskandar Muda Muslim Armas dan Ketua Seuramoe Masyarakat Lhokseumawe Zulkifli Ibrahim.

Sebelum acara utama dimulai, suasana semakin khidmat dengan pembacaan puisi oleh empat penyair perempuan Aceh, yakni D. Kemalawati, Helfi Tiana Rosa, Fatin Hamama, dan Devie Matahari. Puisi-puisi yang dibacakan banyak menyoroti persoalan sengketa empat pulau yang belakangan menjadi perhatian publik.

Dalam paparannya yang dipandu sastrawan Fikar W. Eda, Murizal Hamzah mengatakan buku tersebut disusun sebagai arsip dokumentasi agar persoalan serupa tidak terus berulang di masa mendatang.

“Ini bukan sengketa pertama. Karena itu, informasi yang benar dan terdokumentasi sangat penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Murizal juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang beredar di ruang publik, terutama di media sosial. Menurut dia, pejabat publik pun harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Muslim Armas menilai buku Diplomasi Sengketa 4 Pulau layak diapresiasi karena memuat banyak dokumen dan data penting terkait persoalan batas wilayah.

Menurutnya, sengketa tersebut tidak bisa dilepaskan dari kepentingan ekonomi yang melatarbelakanginya.

“Karena seperti berita yang beredar, pulau tersebut memiliki kandungan minyak. Sebenarnya masalahnya di situ,” kata Muslim.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Fajri menyebut empat pulau yang berada dalam wilayah administratif Kabupaten Aceh Singkil memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata.

Namun, menurut alumni Jerman itu, pengembangan tersebut membutuhkan keseriusan serta kerja sama lintas pihak, termasuk membuka peluang investasi.

“Kita panggil investor, buat kerja sama untuk tujuan pariwisata,” ujarnya.*** (Pane)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop

18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029

18 Mei 2026 - 11:43 WIB

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

MATRA Gelar Rangkaian Festival Budaya Nusantara Sambut Satu Dekade Pengabdian

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

AHY: Agung Nugroho Bisa Jadi Teladan Kader Demokrat di Daerah

17 Mei 2026 - 16:54 WIB

Abu Mudi: Hidupkan Pengajian hingga ke Desa-desa

16 Mei 2026 - 21:40 WIB

Halimah Munawir Podcast Hadirkan “Rasa, Kata & Karya” di Kanal Sosialita TV

16 Mei 2026 - 17:01 WIB

PT Pelindo Jasa Maritim Perkuat Kompetensi SDM melalui Endorsement Pandu Batch 1

16 Mei 2026 - 16:57 WIB

IPC TPK Panjang Perbesar Kapasitas Bongkar Muat dengan QCC Post Panamax

16 Mei 2026 - 16:55 WIB

AHY dan Jajaran Kemenko Infrastruktur Hadiri Ratas Bersama Presiden Prabowo

15 Mei 2026 - 16:02 WIB

Trending di RAGAM