Wartatrans.com, MAGELANG — Sukun Badak dengan Tirta Bhagasasi berebut tiket final turnamen voli SBY Cup 2026, pada Sabtu (16/5/2026). Pertandingan berlangsung di GOR Samapta Kota Magelang, Jawa Tengah. Tirta Bhagasasi menang comeback 3 – 2 (17-25, 19-25, 25-17, 25-18, 15-11).
Sukun Badak sudah menang di dua set awal dengan skor 25 – 17 dan 25 – 19. Tapi selanjutnya Tirta Bhagasasi bangkit dan bermain luar biasa. Mereka berhasil menyamakan kedudukan 2 – 2.

Tiket final Sukun Badak yang sudah di depan mata hilang karena di set kelima mereka kalah dengan skor 15 – 11. Tirta Bhagasasi yang akhirnya ke final
Perjuangan luar biasa Tirta Bhagasasi disyukuri sang Kapten, Fahry Septian Putratama. Timnya hampir kalah tapi bangkit dan menang untuk selanjutnya melangkah ke final. “Ini karena Tirta Bhagasasi menerapkan sistem kekeluargaan. Semua sama dan setingkat. Yang tampil mengalami kekurangan kita bantu, pokoknya kerja sama satu pemain dengan yang lain,” katanya.
Selain itu, Tirta menerapkan tagline SBY yaitu Yang Menyerah Kalah, Yang Berjuang Menang. Harus diakui, di. SBY Cup ada level diantara delapan tim peserta. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai penggagas turnamen menyadarinya. Tapi menurut Presiden ke 6 Indonesia, ini tidak masalah asal tim tidak menyerah dan terus berjuang.
Terbukti DPUPR Alib (Grobogan), Sukun Badak (Kudus), Tirta Bhagasasi (Bekasi) adalah tim lokal namun berhasil masuk semi final dengan mengalahkan tim nasional.

Peserta unggulan yang masih bertahan untuk memperebutkan juara SBY Cup 2026 hanya LavAni (Jakarta). Tiket final berhasil diraih setelah mengalahkan DPUPR Alib dengan skor 3-0 (25-18, 25-17, 25-18), Sabtu malam (16/5/2026).
Di partai puncak, LavAni ditantang Tirta Bhagasasi pada Minggu (17/5/2026). Pemenang dinobatkan menjadi juara SBY Cup 2026 dan mendapat uang pembinaan 500 juta sedang runner up diganjar 300 juta. Hadiah ini yang terbesar sepanjang penyelenggaraan turnamen voli di Indonesia.*** (Slamet Widodo)





























