Menu ✖

Mode Gelap
Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

ANJUNGAN

Kinerja Gemilang, Tiga Terminal Petikemas PT Terminal Teluk Lamong Raih Rekor Throughput Tertinggi

badge-check


 Kinerja Gemilang, Tiga Terminal Petikemas PT Terminal Teluk Lamong Raih Rekor Throughput Tertinggi Perbesar

Wartatrans.com, SURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali mencatatkan kinerja positif dengan membukukan rekor throughput petikemas tertinggi hingga Juli 2026. Secara konsolidasi, arus petikemas di tiga terminal yang dikelola TTL mencapai 1.753.203 TEUs, tumbuh 13,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1.547.561 TEUs.

Capaian tersebut merupakan kinerja tertinggi sepanjang pengelolaan TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian dalam satu pengelolaan terintegrasi. Pertumbuhan didorong oleh peningkatan arus petikemas internasional dan domestik, penambahan layanan pelayaran, optimalisasi jaringan layanan, serta peningkatan produktivitas bongkar muat di ketiga terminal.

TPK Teluk Lamong mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 23,6%, dengan throughput mencapai 644.432 TEUs, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 521.451 TEUs. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan arus petikemas internasional serta hadirnya dua layanan baru yang semakin memperkuat konektivitas TPK Teluk Lamong dengan jaringan pelayaran global.

Layanan pertama adalah CSE Service melalui skema joint slot antara COSCO dan OOCL dengan rata-rata muatan sekitar 1.200 TEUs per call. Layanan kedua adalah SCJX/SIX Service melalui joint slot GSL dan XPF dengan rata-rata muatan sekitar 1.100 TEUs per call. Kinerja internasional juga diperkuat oleh 22 international ad hoc calls hingga Juli 2026 yang memberikan tambahan volume sebesar 14.020 TEUs.

Sementara itu, TPK Nilam membukukan throughput sebesar 321.604 TEUs, tumbuh sekitar 19,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 268.852 TEUs. Pertumbuhan terutama berasal dari peningkatan aktivitas petikemas domestik, antara lain layanan Meratus tujuan Kendari dan Tanto tujuan Ambon. Capaian tersebut semakin memperkuat peran TPK Nilam dalam mendukung distribusi logistik dari Surabaya menuju kawasan Indonesia Timur.

TPK Berlian turut menunjukkan kinerja positif dengan mencatat throughput sebesar 787.167 TEUs, meningkat sekitar 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 757.258 TEUs. Peningkatan kinerja didukung oleh optimalisasi penerapan berthing window serta kesiapan peralatan bongkar muat berupa 15–16 unit Harbour Mobile Crane (HMC) dan 1 unit Container Crane (CC). Optimalisasi tersebut mendukung percepatan penyelesaian bongkar muat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional terminal.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat konektivitas logistik.

“Rekor throughput hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi mulai memberikan hasil yang semakin kuat. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan konektivitas internasional di TPK Teluk Lamong, optimalisasi layanan domestik di TPK Nilam dan TPK Berlian, serta peningkatan produktivitas operasional secara berkelanjutan. Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa,” ujar David.

Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong akan terus meningkatkan produktivitas operasional, memperkuat konektivitas pelayaran, serta mengoptimalkan kapasitas dan utilisasi ketiga terminal. Sinergi TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian diharapkan semakin memperkuat peran Surabaya sebagai salah satu hub dan simpul logistik strategis Indonesia, khususnya dalam mendukung konektivitas perdagangan domestik dan internasional.

Dengan capaian tersebut, TTL optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026 sekaligus memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap efisiensi rantai logistik nasional dan peningkatan daya saing perdagangan Indonesia.(ahmad)

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%

6 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private

6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di RAGAM