Menu

Mode Gelap
Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Pelayanan & Pengamanan Penumpang Kapal Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen Liburan Hemat dari Jakarta ke Purwakarta Mulai Rp8.000, Perjalanan Singkat dengan KRL dan KA Lokal ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Siwa–Kolaka, Tetap Jaga Kelancaran Layanan Operasional

EKOBIS

METI Dorong Aceh Jadi Provinsi Percontohan Energi Terbarukan

badge-check


 METI Dorong Aceh Jadi Provinsi Percontohan Energi Terbarukan Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Aceh mendorong Pemerintah Aceh untuk menjadikan energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai pilar utama pembangunan daerah. Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi provinsi percontohan pengembangan energi bersih di Indonesia.

Wakil Ketua METI Aceh, Ihsyanudin Zulkarnaen, mengatakan Aceh memiliki keunggulan geografis dan sumber daya alam yang sangat mendukung pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, surya, angin, biomassa hingga energi laut.

“Aceh punya modal alam yang lengkap. Sungai-sungai besar bisa dikembangkan menjadi PLTA dan mikrohidro, wilayah pesisir memiliki potensi angin dan gelombang laut, sementara energi surya sangat cocok untuk menjangkau daerah terpencil,” kata Ihsyanudin, Selasa (28/01/2026).

Menurutnya, pengembangan EBT tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang untuk mewujudkan kemandirian energi Aceh. Akses energi yang andal dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah pedalaman dan perdesaan.

“Dengan energi terbarukan, desa bisa berkembang. UMKM, sektor pertanian, perikanan, hingga industri kreatif akan tumbuh karena pasokan energi tersedia dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ihsyanudin juga menekankan bahwa status kekhususan Aceh membuka ruang besar bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan progresif di sektor energi. Ia menilai Aceh berpeluang menjadi lumbung energi hijau nasional bahkan mengekspor energi ke wilayah lain dan negara tetangga.

“Aceh memiliki hak dan peluang untuk mengusulkan proyek strategis energi terbarukan langsung ke pemerintah pusat. Jika dikelola serius, Aceh bukan hanya mandiri energi, tapi juga bisa menjadi pemasok energi hijau,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan EBT, seperti keterbatasan infrastruktur, pendanaan, serta kesiapan sumber daya manusia. Untuk itu, METI mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, swasta, dan lembaga pendidikan.

“Kunci keberhasilan transisi energi ada pada sinergi. Regulasi harus dipermudah, investasi diberi insentif, dan SDM lokal harus dipersiapkan agar masyarakat Aceh menjadi pelaku utama, bukan hanya penonton,” tegas Ihsyanudin.

METI Aceh berharap pembangunan energi terbarukan dapat dimasukkan secara konsisten dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) dan menjadi bagian dari agenda prioritas pembangunan berkelanjutan.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

The Meru Sanur Sabet Penghargaan Best New Hotel Indonesia 2026

12 April 2026 - 12:47 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Pelabuhan Pangkal Balam Perkuat Komitmen Jaga Layanan Bersama Mitra

11 April 2026 - 11:39 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Tinggi, ASDP Dinilai Sukses Kelola Mudik 2026

10 April 2026 - 20:20 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Trending di ANJUNGAN