Menu

Mode Gelap
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Menguat, DAMRI Layani Lebih dari 31 Ribu Pelanggan Menuju Jakarta Stasiun Integrasi Dorong Lonjakan Pengguna Commuter Line saat Lebaran, Manggarai Mencapai Layani 201.617 Orang Dirut KAI Tinjau Layanan Lebaran di Sumut, Pastikan Perjalanan Pelanggan Tetap Lancar dan Nyaman Patroli Intensif Polres Priok, Jaga Keamanan Permukiman Ditinggal Mudik Lebaran Jelang Puncak Arus Balik Libur Lebaran, Menhub Dudy Serukan Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Operasional Mudik Nyaman, Lingkungan Tetap Terjaga: Jejak Keberlanjutan KAI Jaga Ekosistem Transportasi di Tengah Lonjakan Lebaran

PERON

Mudik Nyaman, Lingkungan Tetap Terjaga: Jejak Keberlanjutan KAI Jaga Ekosistem Transportasi di Tengah Lonjakan Lebaran

badge-check


 Mudik Nyaman, Lingkungan Tetap Terjaga: Jejak Keberlanjutan KAI Jaga Ekosistem Transportasi di Tengah Lonjakan Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Suasana Lebaran 2026 menghadirkan pergerakan masyarakat yang sangat tinggi di seluruh wilayah. Di balik setiap perjalanan pulang ke kampung halaman, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan bahwa mobilitas yang meningkat tetap berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Momentum Hari Air Sedunia pada 22 Maret 2026 kemarin menjadi pengingat bahwa pengelolaan sumber daya, khususnya air, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem transportasi. Di tengah lonjakan perjalanan Lebaran, efisiensi air menjadi bagian dari strategi KAI dalam menghadirkan layanan yang bertanggung jawab.

Hingga 23 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran mencapai 4.028.839 tiket atau 89,6 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk. Pada layanan Kereta Api Jarak Jauh, penjualan telah mencapai 3.507.988 tiket atau 98,2 persen dari kapasitas yang tersedia.

Puncak pergerakan terjadi pada 22 Maret 2026 dengan volume 242.773 pelanggan dalam satu hari dan tingkat okupansi mencapai 150,7 persen. Secara kumulatif selama 11–22 Maret 2026, KAI telah melayani 2.519.508 pelanggan, terdiri dari 2.131.656 pelanggan KA Jarak Jauh dan 387.852 pelanggan KA Lokal.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa peningkatan volume pelanggan menjadi indikator kuat bahwa transportasi massal semakin dipercaya masyarakat sekaligus menuntut pengelolaan operasional yang efisien dan berkelanjutan.

“Pergerakan pelanggan yang tinggi pada masa Lebaran menunjukkan bahwa kereta api menjadi pilihan utama masyarakat. Di sisi lain, hal ini mendorong kami untuk memastikan setiap proses operasional berjalan efisien, termasuk dalam penggunaan sumber daya seperti air,” ujar Anne, Senin (23/3/2026).

Dalam aspek lingkungan, kereta api memiliki karakteristik emisi yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi lain. Sepanjang 2025, total emisi KA Jarak Jauh tercatat sekitar 127.315.192 kg CO₂e, dengan tingkat emisi sekitar tiga kali lebih rendah dibandingkan bus antarkota dan puluhan kali lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi.

Pengelolaan air menjadi bagian penting dalam operasional KAI yang melayani jutaan pelanggan setiap hari. Air digunakan untuk kebutuhan pelanggan di stasiun seperti toilet dan fasilitas ibadah, serta untuk operasional seperti pencucian sarana.

Sepanjang 2024, total penggunaan air KAI mencapai 920,23 megaliter yang terdiri dari air permukaan sebesar 114,41 megaliter, air tanah sebesar 626,25 megaliter, dan air PDAM sebesar 179,57 megaliter. Skala penggunaan ini menggambarkan pentingnya pengelolaan air yang terukur dalam sistem transportasi massal.

Anne menjelaskan bahwa KAI terus melakukan efisiensi melalui inovasi teknologi dan pengelolaan operasional.

“KAI mendorong penggunaan air secara bijak di seluruh lini operasional. Melalui penerapan teknologi seperti sistem pencucian kereta otomatis yang dilengkapi pengolahan air, penggunaan air dapat ditekan dan dimanfaatkan kembali secara optimal,” jelas Anne.

Teknologi Automatic Train Wash Plant (ATWP) memungkinkan air bekas pencucian kereta diolah kembali melalui proses filtrasi sehingga dapat digunakan ulang. Sistem ini mendukung pengurangan konsumsi air baru sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

Di sisi layanan pelanggan, KAI juga telah menghadirkan 81 unit Water Station di 23 stasiun yang menyediakan akses air minum langsung bagi pelanggan. Inisiatif ini turut mendorong pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Penguatan aspek lingkungan juga dilakukan melalui kerja sama dengan Perumda Paljaya dalam pengelolaan air limbah domestik. Kolaborasi ini difokuskan pada pengelolaan limbah di stasiun dan fasilitas operasional agar memenuhi standar baku mutu serta terintegrasi dengan sistem sanitasi perkotaan.

Anne menambahkan bahwa pengelolaan air limbah menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional.

“Pengelolaan air limbah yang terstandar memastikan bahwa aktivitas operasional tetap menjaga kualitas lingkungan. Ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam mendukung transportasi yang berkelanjutan,” tambah Anne.

Efisiensi air yang dilakukan juga memberikan dampak ekonomi melalui pengurangan biaya operasional, baik dari penggunaan air PDAM maupun energi untuk pemompaan air tanah.

Dalam suasana arus balik Lebaran yang terus meningkat, setiap langkah efisiensi memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan sistem transportasi. Pengelolaan sumber daya yang tepat membantu menjaga keseimbangan antara layanan dan lingkungan.

“Melalui berbagai upaya ini, KAI terus memastikan bahwa transportasi massal dapat berjalan dengan efisien, ramah lingkungan, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tutup Anne.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Stasiun Integrasi Dorong Lonjakan Pengguna Commuter Line saat Lebaran, Manggarai Mencapai Layani 201.617 Orang

23 Maret 2026 - 20:43 WIB

Dirut KAI Tinjau Layanan Lebaran di Sumut, Pastikan Perjalanan Pelanggan Tetap Lancar dan Nyaman

23 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pecah Rekor Lebaran, KAI Angkut Lebih 242 Ribu Penumpang KA Jarak Jauh dalam Sehari

23 Maret 2026 - 11:38 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Siap Hadapi Puncak Arus Balik, Kedatangan Penumpang Tembus 51 Ribu per Hari

23 Maret 2026 - 10:04 WIB

Pergerakan Mudik Tinggi, KAI Imbau Penumpang Jaga Barang Bawaan

23 Maret 2026 - 06:41 WIB

Penumpang Commuterline Jabodetabek, Wilayah 1 Merak, dan Commuter Line Basoetta Capai 268 Ribu

23 Maret 2026 - 06:32 WIB

Mantap! Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Capai 873 Ribu

22 Maret 2026 - 21:21 WIB

Okupansi KA Daop 1 Jakarta Tembus 73 Persen, Arus Balik Mulai Ramai

22 Maret 2026 - 17:17 WIB

Arus Balik Memuncak, Lebih dari 221 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Dijadwalkan Berangkat

22 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenhub Ajak Masyarakat Pantau Pergerakan Angleb Real Time melalui Nusantara Hub

22 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trending di ANJUNGAN