Menu

Mode Gelap
Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

ANJUNGAN

Mantap! Penumpang Angkutan Umum Hari H Lebaran Capai 873 Ribu

badge-check


 Penumpang di Bandara Perbesar

Penumpang di Bandara

Wartatrans.com, JAKARTA – Mantap! Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran, Sabtu (21/3) mencapai 873.916 orang.

Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau masih cukup tinggi di sejumlah simpul transportasi.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Ernita Titits Dewi di Jakarta, Ahad (22/3/2026).

Menurutnya, berdasarkan data harian, pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran pada moda kereta api sebanyak 364.649 orang, terdiri atas 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan regional.

Keberangkatan dengan angkutan udara sebanyak 206.785 orang, terdiri atas 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional.

Keberangkatan dengan angkutan laut sebanyak 21.141 orang dan angkutan penyeberangan sebanyak 177.564 orang.

Sementara itu, keberangkatan dengan moda angkutan darat (penumpang bus) sebanyak 103.777 orang.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga hari H Lebaran (21 Maret 2026) mencapai 10.887.584 orang.

“Jumlah ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 yang sebanyak 10.027.482 orang,” ungkapnya.

Adapun, distribusi kumulatif per moda meliputi moda kereta api sebanyak 3.349.343 orang, naik 13,46% dari 2.952.055 orang pada tahun sebelumnya; angkutan udara sebanyak 2.397.192 orang, naik 2,95% dari 2.328.551 orang; angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, naik 14,01% dari 2.336.619 orang; angkutan bus sebanyak 1.693.931 orang, naik 9,37% dari 1.548.874 orang; dan angkutan laut sebanyak 783.114 orang.

Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau di sejumlah simpul transportasi.

Pada hari H Lebaran, kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Jakarta tercatat sebanyak 193.237 unit, sementara kendaraan yang masuk mencapai 122.074 unit.

Total pergerakan kendaraan keluar dan masuk pada gerbang Tol Jabodetabek tercatat sebanyak 380.753 unit, dan pada gerbang Tol Non-Jabodetabek sebanyak 353.546 unit.

“Di ruas arteri, kendaraan yang keluar dari Jabodetabek tercatat sebanyak 601.275 unit, dan yang masuk sebanyak 460.089 unit. Sementara itu, pergerakan kendaraan di ruas arteri Non-Jabodetabek mencapai 607.366 unit,” imbuh dia.

Kemenhub juga mencatat kinerja ketepatan waktu (on time performance/OTP) angkutan umum pada hari H Lebaran.

OTP pada angkutan perkeretaapian antarkota sebesar 97,70%, moda perkeretaapian regional 99,40%, moda udara domestic sebesar 88.09%, dan moda udara internasional 69,31%.

Sementara OTP untuk moda angkutan laut mencapai 95,92%, angkutan penyeberangan mencapai 93,20%, dan angkutan darat sebesar 64,97%.

Pihaknya terus memastikan penyelenggaraan Angkutan Lebaran berjalan dengan mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kelancaran melalui koordinasi lintas sektor serta pemantauan intensif di seluruh simpul transportasi.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk mulai mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3).

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik lebih awal menghindari waktu-waktu puncak, serta mempertimbangkan alternatif jadwal perjalanan guna mengurangi kepadatan serta memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman. Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan juga menjadi kunci dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan selama arus balik Lebaran 2026,” ujar Titis.

Dia juga mengingatkan agar masyarakat memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, membawa obat-obatan pribadi, serta memastikan kesiapan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan moda transportasi yang resmi dan berizin serta memanfaatkan informasi terkini dari kanal resmi pemerintah. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

22 September 2026 - 15:37 WIB

KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo

22 September 2026 - 14:21 WIB

Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat

22 September 2026 - 13:50 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

22 September 2026 - 13:10 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Ditjen Hubdat Dorong Sertifikasi Kompetensi SMK PAU Direksi Perusahaan Angkutan Umum

22 September 2026 - 12:03 WIB

KAI Daop 1 Catat 16 Kasus Pencurian Kabel Rel Kereta Api

22 September 2026 - 11:38 WIB

Trending di PERON