Menu

Mode Gelap
Konektivitas Kereta dan Pelabuhan Makin Diminati, Tiga Stasiun KAI Layani 3,88 Juta Pelanggan Semester I 2026 Harga Kopi Gayo Menguat, Petani Harapkan Stabilitas Pasar dan Dukungan Pemerintah Divre III Palembang Hadirkan Rangkaian Kereta Ekonomi Premium pada KA Rajabasa, Perjalanan Kini Semakin Nyaman Yatti Surachman Resmikan Kedai Seblak Prasmanan & Ayam Penyet Sambel Ijo Gacorrr di Cipayung Tahun Ini Asia Babak Belur, FIFA Masih Pertimbangkan Kuota 12 Tiket untuk Piala Dunia 2030 Semester I 2026, KAI Group Layani Hampir 259 Juta Pelanggan, Naik 7,55 Persen

RAGAM

Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026

badge-check


 Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026 Perbesar

Wartatrans. Lcom, BANDA ACEH — Gelombang aspirasi masyarakat kembali mengemuka di jantung ibu kota provinsi. Kawasan Gedung Gubernur Aceh dipadati ratusan massa aksi, Senin (4/5/2026).

Sejak siang hari, mahasiswa bersama berbagai elemen masyarakat berkumpul, membawa satu tuntutan yang sama: mendesak Pemerintah Aceh mencabut Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh.

Aksi yang digelar oleh Aliansi Rakyat Aceh ini berlangsung dengan penuh semangat. Massa datang secara berkelompok, membawa spanduk, poster tuntutan, serta pengeras suara yang terus menggema sepanjang aksi berlangsung.

Di bawah terik matahari, para orator silih berganti menyampaikan aspirasi. Dengan nada tegas, mereka menilai kebijakan tersebut perlu dikaji ulang karena dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada kebutuhan masyarakat.

“Pergub ini harus dicabut. Pemerintah harus mendengar suara rakyat,” teriak salah satu orator, disambut sorakan peserta aksi lainnya.

Tidak hanya mahasiswa, aksi ini juga diikuti oleh masyarakat umum yang turut menyampaikan kegelisahan mereka terhadap kebijakan yang dinilai berdampak langsung pada layanan kesehatan di Aceh. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa isu yang diangkat memiliki resonansi luas di tengah masyarakat.

Sementara itu, aparat kepolisian tampak bersiaga di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi. Pengamanan dilakukan secara terbuka dengan pendekatan persuasif guna memastikan aksi berjalan tertib dan kondusif. Selain menjaga keamanan, petugas juga mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan akibat konsentrasi massa di kawasan tersebut.

Meski berlangsung dalam tensi yang cukup tinggi, aksi tetap berjalan damai. Massa menyampaikan aspirasi dengan tertib, tanpa tindakan anarkis.

Koordinator lapangan juga terlihat aktif mengingatkan peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi.

Seiring berjalannya waktu, massa memilih bertahan hingga sore hari. Mereka menunggu tanggapan resmi dari Pemerintah Aceh atas tuntutan yang disampaikan.

Hingga aksi berakhir, belum ada pernyataan langsung dari pihak pemerintah di lokasi.

Aksi ini menjadi potret nyata dinamika demokrasi di Aceh, di mana masyarakat menggunakan ruang publik sebagai sarana untuk menyuarakan aspirasi. Demonstrasi yang berlangsung menunjukkan bahwa kesadaran politik dan partisipasi publik terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda.

Di sisi lain, tuntutan pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 juga membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Diharapkan, aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan ke depan, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar seperti layanan kesehatan.

Gelombang suara dari depan Gedung Gubernur Aceh hari itu bukan sekadar aksi, tetapi juga cerminan harapan masyarakat akan kebijakan yang lebih adil dan berpihak kepada rakyat.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Pengoperasian QCC 004 Perkuat Daya Saing Pelabuhan Panjang sebagai Gerbang Logistik Sumatera

3 Juli 2026 - 13:35 WIB

13 Tahun, Mengabdi Direktur Ernawati Komit Bawa PT CMN Melayani Sepenuh Hati

3 Juli 2026 - 12:41 WIB

Cost Sharing ala Carpooling: Solusi Atasi Kemacetan, Biaya Energi dan Emisi Karbon

3 Juli 2026 - 12:28 WIB

Trending di RAGAM