Menu

Mode Gelap
Pelindo Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Sulsel, Target Rampung Juni 2026 Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman Respon Cepat Pengaduan Layanan Polri 110, Polisi Datangi Mess ABK di Muara Angke Jakut Kemenhub Dorong Penerapan PWMP untuk Pengelolaan Sampah di Laut Kartunis Dorong Pameran “JAKARTUN” untuk HUT Jakarta ke-499 INACA Minta Revisi Fuel Surcharge dan TBA Disesuaikan Kenaikan Avtur juga Kurs USD

SENI BUDAYA

Halimah Munawir Apresiasi Kirab Mahkota Binokasih 2026: Warisan Leluhur Harus Dihidupkan Kembali

badge-check


 Halimah Munawir Apresiasi Kirab Mahkota Binokasih 2026: Warisan Leluhur Harus Dihidupkan Kembali Perbesar

Wartatrans.com, SUMEDANG — Kirab budaya Mahkota Binokasih resmi dimulai di Sumedang pada 2 Mei 2026. Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini menjadi simbol kuat pelestarian budaya Sunda sekaligus pengingat kejayaan Kerajaan Pajajaran.

Namun lebih dari sekadar seremoni, kirab ini mendapat sorotan khusus dari pinisepuh Sunda, Halimah Munawir, yang menilai kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap akar budaya.

Halimah Munawir (sebelah kanan) – bersama rekan di acara kirab budaya.

Dalam keterangannya, Halimah Munawir menyampaikan bahwa kirab Mahkota Binokasih bukan hanya perjalanan simbolik, melainkan bentuk nyata “ngamumule” atau memuliakan warisan leluhur.

“Mahkota Binokasih bukan sekadar benda pusaka, tetapi lambang kedaulatan, kehormatan, dan nilai-nilai luhur masyarakat Sunda. Kirab ini menghidupkan kembali kesadaran sejarah yang mulai pudar,” ujar Halimah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan langsung Dedi Mulyadi yang menunggang kuda putih mengawal kereta kencana pembawa mahkota. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen pemimpin daerah dalam menjaga identitas budaya.

Kirab ini akan menempuh perjalanan panjang ke delapan titik di Jawa Barat, meliputi Ciamis, Tasikmalaya, Cianjur, Bogor, Depok, Karawang, Cirebon, hingga berakhir di Bandung pada 18 Mei 2026. Momentum ini sekaligus bertepatan dengan perayaan Milangkala Tatar Sunda serta hari jadi Kabupaten Sumedang ke-448.

Halimah Munawir (sebelah kiri) – bersama istri Raja Sumedang (sebelah kanan)

Halimah menekankan bahwa kegiatan semacam ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai sarana edukasi generasi muda.

“Anak-anak kita harus tahu dari mana mereka berasal. Jika sejarah dijauhkan dari masyarakat, maka identitas akan ikut hilang. Kirab ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini,” tambahnya.

Selain aspek budaya, kirab Mahkota Binokasih juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pariwisata lokal di berbagai daerah yang dilalui. Pertunjukan seni tradisional yang mengiringi perjalanan kirab menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Dengan dukungan tokoh adat seperti Halimah Munawir, kirab ini tidak hanya menjadi peristiwa budaya, tetapi juga gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal Sunda di tengah arus modernisasi.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kartunis Dorong Pameran “JAKARTUN” untuk HUT Jakarta ke-499

5 Mei 2026 - 13:46 WIB

Pase Raya Gelar Halal Bihalal, Pererat Warga Aceh Utara di Perantauan

5 Mei 2026 - 10:55 WIB

Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026

4 Mei 2026 - 23:46 WIB

Dunia Hiburan Aceh Berduka Bang Tompul Telah Tiada

4 Mei 2026 - 23:38 WIB

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

4 Mei 2026 - 22:40 WIB

Audisi D’Academy 8 di Balikpapan Diserbu Peserta, Fildan dan Valen DA7 Suntikkan Semangat

4 Mei 2026 - 13:28 WIB

Soliditas Jadi Kunci Bertahan Forwan

4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Neno Warisman Diharapkan Perkuat Dukungan Negara dalam Pencanangan Bulan Ismail Marzuki

4 Mei 2026 - 11:19 WIB

Musda Demokrat Sulteng Segera Dilaksanakan, Talitti Paluge : Kolaborasi Figur Baru Memperkuat Kerja kerja Partai

4 Mei 2026 - 09:36 WIB

May Day dan Hari Kebebasan Pers, Koalisi Jurnalis Sulteng Soroti Ancaman Kebebasan Pers

4 Mei 2026 - 09:03 WIB

Trending di RAGAM