Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

SENI BUDAYA

Halimah Munawir Apresiasi Kirab Mahkota Binokasih 2026: Warisan Leluhur Harus Dihidupkan Kembali

badge-check


 Halimah Munawir Apresiasi Kirab Mahkota Binokasih 2026: Warisan Leluhur Harus Dihidupkan Kembali Perbesar

Wartatrans.com, SUMEDANG — Kirab budaya Mahkota Binokasih resmi dimulai di Sumedang pada 2 Mei 2026. Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ini menjadi simbol kuat pelestarian budaya Sunda sekaligus pengingat kejayaan Kerajaan Pajajaran.

Namun lebih dari sekadar seremoni, kirab ini mendapat sorotan khusus dari pinisepuh Sunda, Halimah Munawir, yang menilai kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam merawat ingatan kolektif masyarakat terhadap akar budaya.

Halimah Munawir (sebelah kanan) – bersama rekan di acara kirab budaya.

Dalam keterangannya, Halimah Munawir menyampaikan bahwa kirab Mahkota Binokasih bukan hanya perjalanan simbolik, melainkan bentuk nyata “ngamumule” atau memuliakan warisan leluhur.

“Mahkota Binokasih bukan sekadar benda pusaka, tetapi lambang kedaulatan, kehormatan, dan nilai-nilai luhur masyarakat Sunda. Kirab ini menghidupkan kembali kesadaran sejarah yang mulai pudar,” ujar Halimah.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan langsung Dedi Mulyadi yang menunggang kuda putih mengawal kereta kencana pembawa mahkota. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen pemimpin daerah dalam menjaga identitas budaya.

Kirab ini akan menempuh perjalanan panjang ke delapan titik di Jawa Barat, meliputi Ciamis, Tasikmalaya, Cianjur, Bogor, Depok, Karawang, Cirebon, hingga berakhir di Bandung pada 18 Mei 2026. Momentum ini sekaligus bertepatan dengan perayaan Milangkala Tatar Sunda serta hari jadi Kabupaten Sumedang ke-448.

Halimah Munawir (sebelah kiri) – bersama istri Raja Sumedang (sebelah kanan)

Halimah menekankan bahwa kegiatan semacam ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai sarana edukasi generasi muda.

“Anak-anak kita harus tahu dari mana mereka berasal. Jika sejarah dijauhkan dari masyarakat, maka identitas akan ikut hilang. Kirab ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini,” tambahnya.

Selain aspek budaya, kirab Mahkota Binokasih juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pariwisata lokal di berbagai daerah yang dilalui. Pertunjukan seni tradisional yang mengiringi perjalanan kirab menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Dengan dukungan tokoh adat seperti Halimah Munawir, kirab ini tidak hanya menjadi peristiwa budaya, tetapi juga gerakan kolektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal Sunda di tengah arus modernisasi.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

2 Juli 2026 - 22:05 WIB

Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan

2 Juli 2026 - 21:58 WIB

Tangis Haru Iringi Peresmian Akses Enang-Enang, Gotong Royong Akhiri Keterisolasian Warga

2 Juli 2026 - 16:23 WIB

Kepala BNN RI Hadiri Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 13:08 WIB

Gelar RUPS Tahunan, PT Pelindo Solusi Maritim Catat Pertumbuhan Kinerja Positif pada 2025

2 Juli 2026 - 13:06 WIB

Yayasan HAkA Dampingi Perempuan Beutong Bersatu Bangun Kemandirian Ekonomi

2 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pemko Subulussalam Dikritik: Ikut Kegiatan APEKSI di Medan di Tengah Keterbatasan Anggaran

2 Juli 2026 - 11:20 WIB

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Trending di SENI BUDAYA