Wartatrans.com, KALTIM — Antusiasme pecinta musik dangdut kembali terlihat dalam gelaran audisi offline D’Academy 8 yang berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (2/5/2026). Sejak pagi hari, lokasi audisi di Hotel Horison Sagita Balikpapan dipadati peserta yang datang untuk mengadu bakat dan meraih peluang tampil di panggung dangdut nasional.
Peserta audisi tidak hanya berasal dari Balikpapan, tetapi juga datang dari berbagai daerah lain seperti Tarakan, Palangkaraya, hingga sejumlah kota di Kalimantan. Kehadiran mereka mencerminkan besarnya minat generasi muda terhadap musik dangdut sebagai bagian dari industri hiburan Tanah Air.

Semangat para peserta semakin meningkat dengan hadirnya dua alumni D’Academy, yakni Fildan Rahayu dan Valen DA7. Keduanya tak hanya menyapa, tetapi juga memberikan motivasi langsung kepada peserta yang tengah menunggu giliran audisi.
Fildan menekankan pentingnya kepercayaan diri dan keunikan dalam penampilan. Ia mengingatkan peserta agar tidak terlalu tegang saat tampil di hadapan juri. “Yang penting percaya diri dan jadi diri sendiri. Ciptakan karakter yang membedakan kalian dari penyanyi lain,” ujarnya.
Sementara itu, Valen menyampaikan optimismenya terhadap potensi peserta dari Kalimantan. Ia berharap dari Balikpapan akan lahir talenta baru yang mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional melalui ajang D’Academy 8.
Panitia menyampaikan, rangkaian audisi offline akan terus berlanjut di sejumlah kota hingga 10 Mei 2026. Berikut jadwal audisi selanjutnya:
Kabupaten Cirebon, Jawa Barat — Stadion Watubelah, Ahad (3/5/2026)
Juri: Melly Lee
Bintang tamu: April DA7
Surabaya, Jawa Timur — Gedung Giri Loka UPN Veteran, Sabtu (9/5/2026)
Juri: Fildan Rahayu
Bintang tamu: Mila DA7
Jakarta — Studio Emtek City, Ahad (10/5/2026)
Juri: Melly Lee
Bintang tamu: Tasya DA7
Penyelenggara juga menegaskan bahwa proses audisi D’Academy 8 tidak dipungut biaya. Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui situs resmi Indosiar dan dibawa langsung ke lokasi audisi.
Adapun persyaratan peserta antara lain berusia 14 hingga 23 tahun, warga negara Indonesia, memiliki kemampuan menyanyi dangdut atau melayu, serta tidak terikat kontrak dengan label rekaman maupun manajemen artis.*** (Buyil)




























