Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

SENI BUDAYA

Dunia Hiburan Aceh Berduka Bang Tompul Telah Tiada

badge-check


 Dunia Hiburan Aceh Berduka Bang Tompul Telah Tiada Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Langit duka kembali menyelimuti dunia hiburan Tanah . Senyum dan tawa yang selama ini hadir dari sosok Suwanda, atau yang lebih dikenal sebagai Bang Tompul, kini tinggal kenangan. Aktor komedi legendaris Aceh itu dikabarkan telah berpulang pada Senin (4/5/2026).

Kabar kepergian Bang Tompul pertama kali disampaikan oleh anggota DPD RI/MPR RI, H. Sudirman (Haji Uma), melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan duka mendalam atas kepergian sosok yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh melalui dunia hiburan.

Bang Tompul dikenal luas lewat perannya dalam film komedi Aceh Eumpang Breuh, sebuah karya yang begitu melekat di hati masyarakat. Dengan gaya khas, ekspresi polos, serta humor yang sederhana namun mengena, ia mampu menghadirkan tawa di tengah kehidupan masyarakat.

“Dengan rasa duka yang mendalam, saya melepaskan kepergian Suwanda (Bang Tompul), salah satu legenda komedi Aceh. Tawa yang beliau hadirkan dalam ‘Eumpang Breuh’ akan selalu hidup dalam kenangan kami,” tulis Haji Uma.

Bagi banyak orang, Bang Tompul bukan sekadar aktor. Ia adalah representasi dari hiburan rakyat—sosok sederhana yang mampu membuat siapa saja tersenyum tanpa harus banyak kata.

Perannya tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat Aceh, terutama di masa kejayaan film-film lokal yang beredar melalui VCD.

Di media sosial, ucapan belasungkawa mengalir deras. Banyak yang mengenang beliau sebagai pribadi yang rendah hati, dekat dengan masyarakat, dan tidak pernah kehilangan sisi humornya bahkan di luar layar.

Kepergian Bang Tompul menjadi kehilangan besar bagi dunia seni dan budaya Aceh. Namun, karya dan tawa yang telah ia hadirkan akan terus hidup, menjadi cerita yang akan dikenang dari generasi ke generasi.

Selamat jalan, Bang Tompul. Terima kasih atas tawa yang pernah kau titipkan di hati kami.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Trending di SENI BUDAYA