Menu

Mode Gelap
BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

SENI BUDAYA

Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional

badge-check


 Karya Deden Hamdani Warnai Pameran “Guru Inspiratif” dalam Perayaan Hari Pendidikan Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pameran drawing “Guru Inspiratif: Merayakan Guru, Merayakan Garis Kehidupan” yang dibuka Sabtu (2/5/2026) di Galeri Ruang Darmin menjadi bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional. Di antara deretan karya yang dipamerkan, karya Deden Hamdani berjudul “Alif Lam Mim” mencuri perhatian pengunjung.

Di bawah kurasi Yuli Riban, karya ini hadir dengan pendekatan reflektif yang mengaitkan nilai spiritual dan proses pendidikan. Terinspirasi dari Al-Qur’an, khususnya rangkaian huruf “Alif Lam Mim” yang sarat makna misteri, Dani menghadirkan tafsir visual tentang perjalanan manusia dalam memahami kehidupan.

Narasi yang menyertai karya tersebut menekankan bahwa tidak semua hal dapat dimaknai secara instan. Seperti halnya ayat pembuka yang maknanya hanya diketahui oleh Tuhan, proses hidup dan pendidikan pun berjalan dalam tahapan yang tidak selalu bisa dihakimi secara sederhana.

Dalam konteks pendidikan, karya ini menyuarakan gagasan bahwa tidak ada label mutlak terhadap peserta didik. Proses belajar dipandang sebagai perjalanan panjang menuju pemahaman, bukan sekadar penilaian benar atau salah. Perspektif ini sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional yang menempatkan pendidikan sebagai ruang pembentukan manusia secara utuh.

Pameran yang digagas Galeri Ruang Darmin bersama Perupa Kota ini menghadirkan karya-karya yang berangkat dari pengalaman personal para seniman terhadap sosok guru. Dukungan juga datang dari HIPTA, ARTCHIPELAGO, PERUJA, Jakarta Raya Menggambar, serta Indonesia Menggambar.

Melalui karya “Alif Lam Mim”, Deden Hamdani tidak hanya menghadirkan visual, tetapi juga mengajak publik merenungkan kembali hakikat pendidikan—bahwa tujuan akhirnya adalah memahami, bukan menghakimi. Pameran ini berlangsung hingga 14 Mei 2026 dan terbuka untuk umum.*** (PG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta PPN XIV Asal Maluku: Aceh Tinggalkan Kesan Mendalam, Sastra Tak Akan Hilang Selama Kata-kata Menjadi Jalan Kemanusiaan

2 Juli 2026 - 11:12 WIB

Yuli Riban, Perupa yang Mengabdikan Seni untuk Anak-anak Disabilitas

2 Juli 2026 - 11:02 WIB

Yuli Riban Art Class Gelar Pameran Seni Rupa Perupa Disabilitas Sambut Hari Anak Nasional 2026

2 Juli 2026 - 10:56 WIB

Indra Adhari Kupas One Month One Song dan Viral Lagunya di TikTok Malaysia di Staradio Tangerang

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Pelepasan Peserta PPN XIV di Bandara SIM, Panitia Pastikan Misi Sastra dan Budaya Aceh Terus Berlanjut

1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Di SagoeTV Putra Gara dan Salman Yoga Bahas Masa Depan Sastra Aceh

29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Djamal Syarif Buka Malam Penutupan PPN XIV Aceh dengan Pembacaan Puisi

28 Juni 2026 - 22:03 WIB

Nyakman Lamjame Apresiasi Film Keumalahayati, Namun Judul “Pasukan 1000 Janda” Perlu Dikaji Kembali

28 Juni 2026 - 19:52 WIB

Jose Rizal Manua Dukung Keberatan Seniman Aceh atas Judul Film Malahayati: Pasukan 1000 Janda

28 Juni 2026 - 15:56 WIB

Yatti Surachman Tagih Janji Pembeli Rumah, Sisa Pelunasan Rp45 Juta Belum Dibayar

28 Juni 2026 - 14:29 WIB

Trending di SENI BUDAYA