Wartatrans.com, JAKARTA — Pameran drawing “Guru Inspiratif: Merayakan Guru, Merayakan Garis Kehidupan” yang dibuka Sabtu (2/5/2026) di Galeri Ruang Darmin menjadi bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional. Di antara deretan karya yang dipamerkan, karya Deden Hamdani berjudul “Alif Lam Mim” mencuri perhatian pengunjung.
Di bawah kurasi Yuli Riban, karya ini hadir dengan pendekatan reflektif yang mengaitkan nilai spiritual dan proses pendidikan. Terinspirasi dari Al-Qur’an, khususnya rangkaian huruf “Alif Lam Mim” yang sarat makna misteri, Dani menghadirkan tafsir visual tentang perjalanan manusia dalam memahami kehidupan.

Narasi yang menyertai karya tersebut menekankan bahwa tidak semua hal dapat dimaknai secara instan. Seperti halnya ayat pembuka yang maknanya hanya diketahui oleh Tuhan, proses hidup dan pendidikan pun berjalan dalam tahapan yang tidak selalu bisa dihakimi secara sederhana.
Dalam konteks pendidikan, karya ini menyuarakan gagasan bahwa tidak ada label mutlak terhadap peserta didik. Proses belajar dipandang sebagai perjalanan panjang menuju pemahaman, bukan sekadar penilaian benar atau salah. Perspektif ini sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional yang menempatkan pendidikan sebagai ruang pembentukan manusia secara utuh.
Pameran yang digagas Galeri Ruang Darmin bersama Perupa Kota ini menghadirkan karya-karya yang berangkat dari pengalaman personal para seniman terhadap sosok guru. Dukungan juga datang dari HIPTA, ARTCHIPELAGO, PERUJA, Jakarta Raya Menggambar, serta Indonesia Menggambar.
Melalui karya “Alif Lam Mim”, Deden Hamdani tidak hanya menghadirkan visual, tetapi juga mengajak publik merenungkan kembali hakikat pendidikan—bahwa tujuan akhirnya adalah memahami, bukan menghakimi. Pameran ini berlangsung hingga 14 Mei 2026 dan terbuka untuk umum.*** (PG)





























