Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan Kereta Api (KA) Sangkuriang pada 1 Mei 2026 yang melayani rute langsung Bandung–Ketapang, Banyuwangi pulang pergi (PP).
Kereta ini menjadi salah satu layanan perjalanan terjauh tanpa transit yang dihadirkan KAI, sekaligus menawarkan berbagai pilihan kelas, termasuk suite compartment untuk relasi tersebut.

Dalam rangka memeriahkan peluncuran, KAI Services menghadirkan program “Legendary Culinary” yang menyajikan beragam kuliner khas daerah untuk dinikmati penumpang selama perjalanan. Sajian yang tersedia antara lain Batagor H Isan dan Bakso Tahu Tulen khas Bandung, serta Tahu Walik dan Nasi Tempong khas Banyuwangi.
Program ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan, sekaligus menghadirkan cita rasa kampung halaman bagi para penumpang. Salah satu penumpang KA Sangkuriang, Yuli Sabrina, mengaku terbantu dengan kehadiran menu khas Banyuwangi di dalam kereta.
“Tadi saya cobain Tahu Walik, rasanya enak dan bikin nagih. Senang rasanya menikmati sajian khas daerah sambil menikmati perjalanan yang panjang dari Jakarta ke Banyuwangi,” ujar Yuli.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan program Legendary Culinary dihadirkan secara khusus selama periode peluncuran KA Sangkuriang, yakni mulai 1 hingga 3 Mei 2026.
“Kami ingin memanjakan para penumpang KA Sangkuriang dengan kuliner khas daerah. Mulai dari Batagor H Isan, Bakso Tahu Tulen, Nasi Tempong, hingga Tahu Walik, semuanya bisa dipesan penumpang saat berada di KA Sangkuriang. Kehadiran program Legendary Culinary ini hanya sampai tanggal 3 Mei 2026,” ujar Nyoman.
Dengan peluncuran KA Sangkuriang dan program kuliner tersebut, KAI berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga kaya akan cita rasa khas Nusantara.(fahmi)































