Wartatrans.com, JATENG — Belum selesai investigasi kecelakaan kereta api di Bekasi Timur (27/4/2026), terkini terjadi lagi musibah serupa. Sebuah mobil Avanza tertabrak kereta api Argo Bromo Anggrek di Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar jam 02.45 WIB, tepatnya di perlintasan sebidang yang berada di Dusun Jetis, Desa Sidorejo, Kecamatan Pulokulon, Grobogan.

Kendaraan yang tertabrak membawa delapan orang penumpang. Kardi (50) sang pengemudi selamat namun empat orang meninggal dunia. Mereka adalah Nayla Dwi Kartika (10), Mukamat Sakroni (51), Dalni (51), dan Shazia Belvania Mutia seorang bayi berumur 2 tahun.
Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kasat Lantas AKP Kumala Enggar Anjarani menjelaskan kronologinya. Dikatakannya mobil Avanza melaju dari selatan menuju utara dengan kecepatan sedang.
Saat mendekati perlintasan kereta api, dari arah barat melaju kereta api Argo Bromo Anggrek. Jarak yang sudah dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
Detailnya, lokomotif kereta api membentur bagian depan kiri kendaraan. Saking kerasnya, mobil terpental lebih dari 20 meter dan terjatuh ke persawahan sisi selatan rel.
“Diduga pengemudi mobil kurang berhati – hati saat melintasi perlintasan sebidang. Dia tidak menyadari datangnya kereta api,” demikian Polisi murah senyum ini menjelaskan.
Dalam kesempatan yang sama, AKP Kumala menyampaikan belasungkawa. Tidak lupa juga menghimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas. Apalagi saat melintas di perlintasan kereta api.
“Utamakan keselamatan, berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Disiplin berlalu lintas merupakan bagian dari upaya mewujudkan kamseltibcarlantas,” tandasnya.
Kamseltibcarlantas adalah singkatan dari Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas. Ini tujuan utama tugas Polantas yaitu menciptakan situasi jalan yang aman, nyaman, dan minim kecelakaan.
Pantauan Wartatrans.com, petugas dari Polsek Pulokulon bersama Unit Gakkum Polres Grobogan, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban.
Agar kejadian tabrakan susulan tidak terjadi seperti di Bekasi Timur, bangkai mobil langsung disingkirkan dan kereta api meneruskan perjalanan. (M Sahri / Slamet Widodo)





























